Posted on

Wilujeung Sumping Kereta Api Singosari Ekspress

Hatur nuhun (terima kasih) Kereta Api Krakatau, jasamu takkan pernah terlupakan terutama buat yang pernah merasakan rute terpanjang di Pulau Jawa. Sekarang waktunya kita ucapkan Wilujeung Sumping (selamat datang) Kereta Api Singosari Ekspress.

singosari

Meski sempat diprotes sebagian penggunanya sampai dibuatin segala petisi di Change.Org, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ternyata tetap pada keputusannya mengakhiri operasional Kereta Api Krakatau rute Blitar-Merak tertanggal 16 Juli 2017. Faktor finansial lagi-lagi jadi pertimbangan.

Berulangnya Kisah Kereta Api Parahyangan

Sekilas ini agak mirip sama Kereta Api Parahyangan dulu waktu mau dipensiunin setelah hampir 39 tahun beroperasi dan udah jadi legenda di jalur Priangan Barat. Okupasinya memang mulai berkurang sejak Kereta Api Argo Gede launching di tahun 1996, dan tambah merosot bahkan nyaris mencapai titik nadir ketika Tol Cipularang mulai beroperasi 2004.

Tak ada pilihan lain buat PT. Kereta Api Indonesia selain mempensiunkan Kereta Api Parahyangan. Segala upaya udah dilakukan tapi tetap tak bisa menyelamatkannya dari kerugian. Meski saat itu banyak penggunanya yang ogah ditinggal pensiun sang legenda.

Pada akhirnya sang legenda benar-benar harus pensiun dan “dikawinkan” sama saudara mudanya Kereta Api Argo Gede hingga menghasilkan Kereta Api Argo Parahyangan yang lanjutin kiprah sang legenda.

Nah kalo yang udah hampir 40 tahun aja bisa berhenti beroperasi, gimana sama Kereta Api Krakatau yang baru dinas selama 3,5 tahun? Meski digadang-gadang pegang rekor kereta penumpang dengan rute terpanjang, nyatanya kebanyakan penumpang dari arah Blitar lebih memilih turun di Stasiun Pasar Senen.

Nggak hanya itu, penumpang yang naik dari Pasar Senen juga sangat sedikit, memang sih jadwal keberangkatan dari Senen udah sekitar jam setengah sebelas malam, nyampe di Merak juga hampir 1/3 malam terakhir. Jadwal nggak bersahabat maka jangan heran berujung okupasi dibawah 60%.

So, mau dipetisi kaya apapun, mau di demo gimanapun juga tetap nggak bikin PT. Kereta Api Indonesia merubah keputusannya. Opsi penutupan rute Merak tetap harus diambil daripada terus-terusan merugi.

Kereta Api Parahyangan aja yang udah begitu melegenda dan dinas selama hampir 40 tahun aja bisa berhenti beroperasi karena terus merugi sejak 2004. Apalagi Kereta Api Krakatau yang umurnya bisa dibilang masih muda, 3,5 tahun.

Rute Dipotong, Nama jadi Kereta Api Singosari Ekspress

Ditutupnya rute dari dan ke Merak menjadikan rangkaian kereta api yang mulai dinas 23 Juli 2013 ini nggak bisa lagi menyandang nama Krakatau. Krakatau sendiri diambil dari nama Gunung Krakatau di Selat Sunda yang meletus dahsyat tahun 188. Nama tersebut memang lebih populer di daerah Kulon (Banten).

Makanya begitu rute Merak dihapus, otomatis nama Krakatau hilang, sehingga mau nggak mau memang harus diganti meski rangkaiannya masih sama. Maka dipilihlah nama Singosari sebagai pengganti Krakatau.

Singosari jelas lebih cocok, karena refer ke Kerajaan Singosari yang memang terletak di daerah Jawa Timur, ditambah lagi salah satu peninggalannya ada di daerah Blitar. Sehingga jadilah nama Kereta Api Singosari dipake gantiin Krakatau.

Jadwal, Nomor KA, Rangkaian Tetap Sama

Meski udah berubah nama jadi Kereta Api Singosari Ekspress, jadwal perjalanan berikut nomor kereta api dan rangkaian masih tetap sama kaya Krakatau. Ini yang ngebedain sama Kereta Api Parahyangan dulu, waktu pensiun dan dilanjutin Kereta Api Argo Parahyangan cuma jadwalnya yang nggak berubah.

Rangkaiannya yang tetap ketika itu cuma kelas bisnis, sementara eksekutifnya naik kelas jadi eksekutif Argo pake rangkaian ex-Argo Gede, meski ada yang tetap pake gerbong eksekutif satwa ex-Parahyangan di perjalanan tertentu.

Rangkaian kereta api Singosari Ekspress yang dari Senen tetap pake nomor KA 156 berangkat jam 12.25 WIB, nyampe di Blitar jam 03.20 keesokan harinya. Sementara untuk rangkaian kereta api dari Blitar tetap di nomor KA 155 berangkat jam 06.40 tiba di Stasiun Jakarta Pasar Senen jam 22.33 WIB.

Nah teruntuk urang Bandung InSyaaAlloh masih tetap bisa nikmatin perjalanan Kereta Api Krakatau yang udah ganti baju jadi Kereta api Singosari Ekspress, bukan lagi ke Merak ya, tapi ke Blitar buat alternatif selain naik Kereta Api Kahuripan dan Kereta Api Malabar.

Caranya, kamu bisa naik Kereta Api Pasundan ke Stasiun Kroya, dari Kroya bisa nyambung naik KA 156 dengan jadwal keberangkatan jam 18.47 WIB. Sementara untuk rute sebaliknya dengan KA 155 disarankan turun di Stasiun Kutoarjo, selanjutnya nyambung Pasundan yang berangkat dari sana jam 15.30 WIB, nyampe Kiaracondong jam 23.25 WIB.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *