Posted on

Kereta Jepang di Indonesia (2): KRL Rheostatik

Butuh kurang lebih 34 tahun kereta jepang di Indonesia hadir kembali. Kali ini wujudnya bukan lagi lokomotif uap tapi Electric Multiple Unit (EMU) atau Kereta Rel Listrik (KRL) Rheostatik. Datang bertahap dalam waktu 11 tahun (1976-1987)

Siapa yang nggak kenal KRL Rheostatik? Kereta Jepang di Indonesia yang satu ini cukup lama melayani masyarakat khususnya Jabodetabek sebagai kereta commuter perkotaan. Mulai 1976 sampe tahun 2014. Kini KRL Rheostatik tak lagi melayani penumpang. Perannya udah digantikan KRL Commuter Line yang juga mayoritas kereta Jepang.

Kereta Jepang di Indonesia (1/2): KRL RheostatikKRL Rheostatik Gantiin Lokomotif ESS 3200

KRL Rheostatik pertama kali datang di Indonesia tahun 1976. Waktu itu yang datang jenis KRL Rheostatik Mild Steel buatan Nippon Sharyo-Kawasaki Heavy Industries Jepang. Jenis ini datang dalam 3 batch dimana angkatan 1976 masuk batch-1, disusul 1978 (batch-2) dan 1984 (batch-3). Yang ngebedain antara Batch-1 sama 2 dan 3 dari pintunya.

Continue reading Kereta Jepang di Indonesia (2): KRL Rheostatik

Advertisements
Posted on

KRL Ekonomi Jabodetabek: “Si Kaleng” Rheostatik Stainless Steel

Salah satu armada andalan KRL Ekonomi Jabodetabek ialah Rheostatik Stainless Steel alias “Si Kaleng”. Dibeli tahun 1986 dan 1987 ternyata nggak cuma dinas sebagai KL3 (ekonomi) doang, tapi juga KL2 (bisnis) dan KL1 (eksekutif).

Masih lanjutin postingan sebelumnya “Sejuta kenangan di KRL Ekonomi Jabodetabek” kali ini kang mimin bakal ngebahas salah satu armadanya yakni “Si Kaleng” Rheostatik Stainless Steel. Memang bukan armada paling tua sih, KRL Rheostatik Stainless Steel ini dibeli dari Jepang tahun 1986-1987.

Continue reading KRL Ekonomi Jabodetabek: “Si Kaleng” Rheostatik Stainless Steel