Posted on

Double Track Pantura dan Tragedi Petarukan Pemalang

double-track-pantura-dan-tragedi-petarukan-pemalang

Double Track Pantura kini jadi jalur penting bahkan mau ditingkatin jadi jalur kereta cepat Jakarta Surabaya. 8 tahun silam di jalur ini pernah terjadi Tragedi Petarukan Pemalang, makan korban. 

Jalur kereta api Jakarta Surabaya via utara atau jalur kereta api Pantura kini jadi jalur penting, buat angkutan penumpang dan barang. Beda sama jalur selatan yang berbukit dan naik turun, jalur kereta api pantura ini jauh lebih datar. Memang sih ada beberapa belokan tapi masih dalam gradien datar. Inilah yang membedakan sama jalur selatan, ada tikungan juga rada nanjak atau menurun.

double-track-pantura-dan-tragedi-petarukan-pemalang

Dari segi pemandangan sendiri lebih didominasi sama pematang sawah dan perumahan penduduk. Di Cirebon kita akan liat Gunung Ciremai di kejauhan, begitu juga menjelang masuk Stasiun Tegal kita akan menyaksikan pemandangan Gunung Slamet. Secara salah satu jalur pendakian gunung tertinggi di Jawa Tengah ini ada di Tegal, tepatnya jalur Guci dan Dukuhliwung.

Pemandangan lain yang akan kita jumpai di jalur kereta api pantura ialah scrapyard atau kuburan kereta-kereta tua di Stasiun Cikaum (CKM). Semua kereta yang udah nggak layak pakai bakal dikirim ke sini untuk dirucat. Di antara kereta yang udah jadi penghuni tetap Stasiun Cikaum (CKM) ialah KRLI Prajayana karena kerusakan yang nggak bisa lagi diperbaiki, selain itu ada juga KRL Tokyu 8617F “Jalita” dan kereta bisnis Bandung KMP206501BD.

Continue reading Double Track Pantura dan Tragedi Petarukan Pemalang

Advertisements