Posted on Leave a comment

Ketika Nama Lodaya Bandung Dipersoalkan

Lodaya Bandung sudah eksis sejak Juni 2017 dan sudah dikenal di kalangan Railfans sebagai referensi kereta api Indoensia. Namun sayang ketika hendak merangkul salah satu WhatsApp Grup untuk maju bersama sebagai suatu komunitas nama tersebut malah dipersoalkan, dianggap cuma nama kereta, padahal sejatinya merupakan identitas Sunda dan Priangan.

Inilah yang terjadi di akhir tahun 2018. Sebuah WhatsApp Grup yang coba dirangkul untuk diajak maju bersama lantas menolak mentah-mentah gagasan tersebut. Bukan cuma itu salah satu anggota pun sampai mempersoalkan nama Lodaya Bandung yang hendak digunakan. Menurutnya nama tersebut terlalu spesifik hanya mengacu ke Kereta Api Lodaya (Solo Bandung Raya).

Setelah melalui keriuhan di dalam grup akhirnya dukungan dari Lodaya Bandung pun ditarik. Dalam rangka memenuhi kemauan mereka. Kalo kata orang jawa “Sing Waras Yo Ngalah”. Hingga akhirnya mereka pun berjalan sesuai keinginan mereka sendiri. Sebenarnya apa alasannya mempersoalkan nama Lodaya? apakah nama tersebut benar cuma nama kereta?

Continue reading Ketika Nama Lodaya Bandung Dipersoalkan
Advertisements
Posted on Leave a comment

Kereta Api Lodaya Stainless Steel Pake Trainset 2019!

Berdasarkan pantauan di Stasiun Cimekar (CMK) Minggu 3 Februari 2019 kemarin, Kereta Api Lodaya Stainless Steel udah pake trainset buatan tahun 2019. Sama berbody stainless steel tapi udah sangat baru.

Udah ganti rangkaian itu satu hal meski konsekuensinya nggak ada lagi layanan kereta bisnis (K2) di Kereta Api Lodaya. Padahal seperti kita tau, awal mula Kereta Api Lodaya dinas itu layanannya full kereta bisnis (K2).

Seolah bernasib sama dengan saudara tuanya yang sudah “menendang” sang Macan hingga ke Daop 6 Yogyakarta yang juga nggak punya lagi kereta bisnis (K2). Saudara tua yang dimaksud ialah Kereta Api Argo Parahyangan sebagai lanjutan dari Kereta Api Parahyangan yang digabung sama Kereta Api Argo Gede. Dulu di 31 Juli 1971 memulai debut dengan layanan full kereta bisnis (K2).

Continue reading Kereta Api Lodaya Stainless Steel Pake Trainset 2019!
Posted on Leave a comment

Kereta Api Lodaya Stainless Steel

Akhir 2018 jadi sejarah baru buat Kereta Api Lodaya. Bukan sekedar pindah ke Daop 6 Yogyakarta tapi juga ganti trainset jadi Stainless Steel gabungan K1 18 dan K3 18 (Premium). Otomatis layanan kereta bisnis (K2) yang udah ada sejak 1992 pun hilang.

Nasib kereta bisnis (K2) sedang diujung tanduk. Satu per satu mulai menghilang dari peredaran diganti ekonomi premium K3 18 dan K3 19. Populasinya semakin berkurang. Untuk Daop 2 Bandung aja sekarang tinggal Kereta Api Malabar dan Kereta Api Mutiara Selatan yang sama-sama jurusan Malang masih ada kereta bisnis (K2).

Continue reading Kereta Api Lodaya Stainless Steel
Posted on Leave a comment

Sayonara Kereta Api Patas Bandung Raya

Karena okupasinya minim, cuma 400-an penumpang per hari, PT.KAI Daop 2 Bandung akhirnya membatalkan semua perjalanan Kereta Api Patas Bandung Raya mulai 1 November 2018. Sebagai gantinya, penumpang Patas bakal diakomodasi sama Kereta Api LODAYA (Lokal Bandung Raya). 

Kereta Api Patas Bandung Raya sejatinya bukan barang baru. Di tahun 1990-an pernah ada menggunakan rangkaian KRD Shinko/MCW 302 buatan Nippon Sharyo Jepang. KRD ini tetap didinasin sebagai Patas meski Kereta Api Lokal Bandung Raya ganti rangkaian jadi kereta biasa, sebagia keretanya juga modifikasi dari KRD, yakni KRD Shinko/MCW 301 tahun 1976.

Masa dinas KRD Patas Bandung Raya lama berlangsung sampai pertengahan tahun 2014 dan mulai berhenti dinas waktu PT.KAI Daop 2 Bandung memberlakukan single operation Kereta Api Lokal Bandung Raya yang meniadakan perjalanan Kereta Api Patas Bandung Raya (AC) dan KRD Patas Bandung Raya (Non-AC). Rangkaian Patas AC langsung dialokasi ke Lokal adapun KRD langsung dikandangin di DIpo Lokomotif Bandung.

 

Continue reading Sayonara Kereta Api Patas Bandung Raya

Posted on Leave a comment

Kereta Api Lodaya Korban Argo Parahyangan (Gopar)?

Imbas tol Cikampek dan Cipularang macet okupasi Kereta Api Argo Parahyangan naik. Setiap harinya nyaris tak ada kursi kosong. Meski keretanya nggak dipake, Kereta Api Lodaya tetap bisa disebut korban titisan Sang Legenda, sejak kereta api Bandung-Jakarta jadi pilihan utama, sang macan pindah dipo hingga akhirnya mutasi ke Daop 6 Yogyakarta. 

Inilah kenyataan yang harus dialami oleh Kereta Api Lodaya, harus tersingkir ke Daop 6 Yogyakarta gara-gara Kereta Api Argo Parahyangan. Kita tak menyangkal fakta bahwa pindahnya Kereta Api Lodaya ke Dipo Solo Balapan (SLO) hingga mutasi ke Daop 6 Yogyakarta setelah okupasi Kereta Api Argo Parahyangan mengalami kenaikan dan frekuensi perjalanannya bertambah, gara-gara Jalan Tol Cikampek dan Cipularang sering macet.

Continue reading Kereta Api Lodaya Korban Argo Parahyangan (Gopar)?