Posted on

PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan Stainless Steel

Udah jadi “kereta sejuta idle” karena kebanjiran peminat, sekarang ada satu lagi PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan pake rangkaian terbaru K1 18 berbody stainless steel. Fasilitasnya beda banget sama kereta eksekutif pada umumnya. Sementara dinas sampe 30 April 2018.

Baru-baru ini PT.KAI datangin sejumlah rangkaian kereta baru dari PT.INKA Madiun berbody stainless steel yang terdiri dari kelas eksekutif (K1 18), kelas ekonomi premium (K3 18), kereta makan terbaru MP1/3-18 sampe kereta pembangkit. Sempat diujicoba di awal tahun 2018 dan kini mulai didinasin sebagai PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan

PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan Stainless Steel (1/6) Foto 1. PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan Stainless Steel

Continue reading PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan Stainless Steel

Advertisements
Posted on

Kereta Api Argo Parahyangan 33 dan 34: Rangkaian Idle Jadi Reguler

Selain 12 perjalanan reguler, Kereta Api Argo Parahyangan punya 2 perjalanan tambahan yang satu kereta Full K1 (eksekutif) manfaatin idle Turangga yang kini jadi reguler. Adanya tambahan 2 trip itu menjadikan titisan sang legenda punya 13 perjalanan reguler.

12 perjalanan reguler kereta api Argo Parahyangan masing-masing 6 trip Bandung-Gambir yang nomornya ganjil (KA 19, 21, 23, 25, 27. 29), 6 trip lainnya dari Gambir ke Bandung nomor genap (KA 20, 22, 24, 26. 28. 30). Trainsetnya sendiri ada 3 dimana satu kereta terdiri dari 4 kereta K1 + 1 kereta MP3 16 + 4 kereta K3 16 ditarik lokomotif CC 206.

Continue reading Kereta Api Argo Parahyangan 33 dan 34: Rangkaian Idle Jadi Reguler

Posted on

Kereta Api Argo Parahyangan dan Jati Dirinya

Sebelum semua gerbong diseragamin pake livery selendang pecut, sebagian kereta api argo masih keliatan jati dirinya. Diantaranya Kereta Api Argo Parahyangan. Sayang setelah pecut menyerang, jati diri sebagai kereta api dengan kelas tersendiri mulai pudar dan puncaknya dikawin paksa sama ekonomi plus. 

Ngomong-ngomong soal kereta api argo, pastinya nggak bakal bisa lepas dari asal usulnya. Kereta Api Argo mulai dinas di tahun 1995, dipelopori sama 2 rangkaian yakni Kereta Api Argo Bromo (JS950) rute Gambir-Surabaya Pasar Turi dan Kereta Api Argo Gede (JB250) rute Gambir-Bandung. Kehadirannya sekaligus kado buat 50 tahun kemerdekaan Indonesia.

Kereta Api Argo Parahyangan dan Jati Dirinya (1/7)

Continue reading Kereta Api Argo Parahyangan dan Jati Dirinya

Posted on

Kereta Api Argo Parahyangan Eksekutif Tetap Laris

Biarpun masih banyak kekurangan, Kereta Api Argo Parahyangan Eksekutif tetap laris dan diminati. Tiketnya malah lebih sering habis duluan daripada kelas ekonomi yang gerbongnya lebih baru.

Kereta Api kembali jadi primadona di jalur Priangan Barat terutama setelah jalan Tol Cikampek dan Cipularang sering macet. Kemacetan itu efeknya jelas bikin lama waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung dan sebaliknya, yang normalnya 3 jam gara-gara macet bisa sampe 5 jam.

Continue reading Kereta Api Argo Parahyangan Eksekutif Tetap Laris

Posted on

3 Gerbong Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi

Selain K3 2016 dan K3 2017 alias Premium, ternyata Kereta Api Argo Parahyangan juga “punya” gerbong ekonomi 106 penumpang yang cuma ada di weekend dan hari Senin doang.

Kaya nggak abis-abis ya ngomongin Kereta Api Argo Parahyangan, titisan legenda yang sekarang mulai punya layanan kelas ekonomi. Padahal di zamannya Parahyangan dulu belum pernah sekalipun ada layanan kelas ekonomi atau kelas 3 (tiga) di era PNKA/PJKA. Malah waktu awal dinas tanggal 31 Juli 1971 layanan kereta api Parahyangan full K2 (bisnis).

Continue reading 3 Gerbong Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi