Posted on

Reaktivasi Jalur Rel Mati Bandung-Ciwidey: Penuhnya Dipo Kereta Bandung

Selain soal pembebasan lahan buat reaktivasi jalur rel mati Bandung-Ciwidey, nggak kalah penting juga soal armada yang nanti bakal dipake kalo jalur itu hidup lagi. Masalahnya sekarang Dipo Kereta Bandung (BD) dalam kondisi penuh. 

Gubernur Jawa Barat mendukung penuh reaktivasi jalur rel mati di Daop 2 Bandung, salah satunya jalur rel mati Bandung-Ciwidey yang bisa support kawasan wisata Bandung Selatan kaya Kawah Putih. Begitu juga dari Kementerian Perhubungan udah kasih lampu hijau bahkan menunjuk PT. KAI buat jadi investor. Cuma bukan perkara gampang karena jalur itu udah puluhan tahun mati suri.

 photo REAKTIVASI JALUR REL MATI BANDUNG CIWIDEY PENUHNYA DIPO KERETA BANDUNG_zpsqgjhsdx6.jpg

Continue reading Reaktivasi Jalur Rel Mati Bandung-Ciwidey: Penuhnya Dipo Kereta Bandung

Advertisements
Posted on

Gimana Nasib Jalur Rel Mati Kiaracondong Karees?

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendukung reaktivasi sejumlah jalur rel mati di Daop 2 Bandung. Salah satunya jalur rel mati Bandung Ciwidey. Terus gimana nasib jalur rel mati Kiaracondong Karees yang nyaris terlupakan? 

Sekian tahun jadi wacana kini mendekati realita. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendukung reaktivasi jalur rel mati di Daop 2 Bandung. Di antaranya jalur rel mati Bandung-Ciwidey yang mulai ditutup tahun 1971 dampak dari kecelakaan tragis di Cukanghaur, Soreang. Lama nggak dilewatin kereta api, beberapa titik udah diisi bangunan permanen, malah ada yang rel-nya hilang.

Namun kini ada angin segar karena gubernur yang baru dilantik itu mendukung. Lebih dari itu beliau ingin agar warga Jawa Barat mulai membudayakan naik kereta api, guna menekan pemakaian kendaraan pribadi yang berujung kemacetan parah di sejumlah ruas jalan. Disini kita dukung penuh beliau.

Continue reading Gimana Nasib Jalur Rel Mati Kiaracondong Karees?

Posted on

Kabar Gembira! Gubernur Jawa Barat Dukung Reaktivasi Jalur Rel Mati Bandung-Ciwidey

Ini jadi semacam sarapan pagi paling sedap. Gubernur Jawa Barat yang baru, Ridwan Kamil, mendukung reaktivasi jalur rel mati Bandung-Ciwidey dan sejumlah jalur non-aktif lainnya di Daop 2 Bandung. 

Seperti angin segar atau gimana, inilah kado istimewa kita wargi Bandung yang terus menanti sejumlah jalur rel mati di Bandung dihidupkan kembali. Bukannya apa-apa, kemacetan di Bandung Raya terutama weekend jelas bikin gregetan. Coba aja jarak yang harusnya bisa ditempuh paling lama 30 menit bisa sampe 1 jam.

Terlebih lagi jalur selatan ke Ciwidey, salah satu lokasi wisata favorit di Bandung yang sekarang lagi ngetrend. Setiap akhir pekan atau musim liburan tiba akses menuju lokasi wisata Ciwidey kaya Kawah Putih mesti macet. Keberadaan tol Soroja memang cukup membantu tapi boleh jadi cuma jadi solusi jangka pendek. Berkaca dari Tol Cipularang yang kini sering macet sehingga kereta api kembali dilirik.

Continue reading Kabar Gembira! Gubernur Jawa Barat Dukung Reaktivasi Jalur Rel Mati Bandung-Ciwidey

Posted on

Jalur Rel Mati Bandung Kiaracondong Karees Sulit Direaktivasi

Selain nggak masuk program reaktivasi Kemenhub, Jalur rel mati Bandung Kiaracondong Karees memang nggak begitu dikenal dan secara ekonomi hampir pasti nggak layak. Waktu masih aktif cuma ngandalin angkutan barang ke Kompleks Pergudangan Karees dan Depot Pertamina Samoja.

Banyak jalur rel mati di Indonesia yang masuk rencana pemerintah lewat Kemenhub buat direaktivasi. Tujuan reaktivasi tentu buat menggerakkan ekonomi sekaligus mengurangi kemacetan jalan raya. Padahal dulu lintas-lintas cabang ditutup alasannya selain uzur juga kalah saing sama angkutan jalan raya. Tapi pertumbuhan kendaraan ternyata nggak sebanding sama ruas jalan yang ada, sehingga lintas cabang diwacanakan untuk dihidupin lagi.

Foto Jalur Rel Mati Bandung (Kiaracondong Karees) 38 - Bekas jembatan rel kereta api Jalan Malabar 1

Continue reading Jalur Rel Mati Bandung Kiaracondong Karees Sulit Direaktivasi

Posted on

Jalur Rel Mati Bandung Kiaracondong Karees dan Depot Pertamina Samoja

Selain gudang di daerah Karees, ternyata Depot Pertamina Samoja juga punya peran penting buat Jalur Rel Mati Bandung Kiaracondong-Karees. Praktis sejak distribusi minyak tak lagi pake kereta ketel dan gudang dirasa nggak lagi terlalu penting, jalur ini menjadi jalur rel mati bahkan nyaris terlupakan.

Jalur rel mati Bandung Kiaracondong-Karees sebenarnya udah ada sejak zaman Kolonial Belanda. Pemerintah Belanda lewat Perusahaan Kereta Api Negara, Staatspoorwagen (SS), bikin 3 stasiun utama di Kota Bandung yakni Stasiun Ciroyom, Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Stasiun Bandung jadi stasiun pusat buat layanan penumpang dan perawatan lokomotif.

Stasiun Ciroyom fungsinya lebih ke angkutan dan bongkar muat barang. Sementara Stasiun Kiaracondong berfungsi buat stasiun penumpang sekaligus marshaling yard (aktivitas sortir gerbong barang sesuai tujuan akhir). Disamping itu, Stasiun Kiaracondong juga diset punya banyak percabangan antaralain ke kompleks pergudangan CIkudapateuh (Karees), Perusahaan Gas, Balai Yasa Jembatan dan pabrik senjata ACW (sekarang Pindad).

Continue reading Jalur Rel Mati Bandung Kiaracondong Karees dan Depot Pertamina Samoja