Stasiun Sukabumi dan Turntable Non Aktif

Stasiun Sukabumi dan Turntable Non-Aktif. Stasiun paling selatan di Daop 1 Jakarta ini ternyata punya alat pemutar lokomotif. Namun sayang udah non-aktif dan sekarang dipake buat jalur simpan.

Stasiun yang berada di pusat kota Sukabumi ini pertama kali dibuka untuk umum tahun 1882. Sebenarnya waktu pertama kali beroperasi jadi bagian dari proyek jalur kereta api Batavia-Priangan lanjutan dari Buitenzorg (Bogor). Ini merupakan segmen kedua dari keseluruhan proyek.

Pembangunan jalur kereta api Batavia-Priangan via Buitenzorg sendiri dibagi dalam 5 tahap. Tahap pertama mulai dibangun 5 Oktober 1881 antara Bogor dan Cicurug. Lanjut tahap kedua dari Cicurug ke Sukabumi, 21 Maret 1882. Sebelum akhirnya nyampe ke Bandung dan Cicalengka, 1884.

Stasiun Sukabumi dan Turntable. Keberadaannya seperti kode pernah jadi terminus atau buat pergantian lokomotif
Stasiun Sukabumi dan Turntable. Keberadaan turntable di Stasiun Sukabumi (SI) seperti menandakan stasiun ini pernah jadi terminus. Tapi bisa jadi juga keberadaannya sebatas buat pergantian armada lokomotif. Dimana lokomotif pertama diputar lagi ke arah Buitenzorg, sementara lokomotif kedua melanjutkan perjalanan hingga ke Bandung. Mengingat jalur menuju Bandung mulai menanjak bahkan ada petak ekstrem.

Stasiun Sukabumi dan Turntable, Pernah jadi Terminus?

Biasanya keberadaan turntable identik sama stasiun terminus (ujung) atau paling nggak tujuan akhir dari rute tertentu. Misalnya Cibatu-Garut, di Stasiun Cibatu ada turntable yang masih aktif sampe sekarang. Dulu pernah dipake buat memutar loko uap, terutama untuk jurusan Garut.

Begitupun sekarang, lokomotif dinas penarik Kereta Api Elok Cibatu juga kerap mempergunakan turntable Cibatu. Nah di Sukabumi ada turntable di sisi timur bangunan stasiun. Kondisinya sekarang boleh dibilang miris dan udah berkarat.

Karena itu jelas banget turntable-nya non-aktif. Nah apakah keberadaan turntable di Sukabumi menandakan stasiun ini pernah menjadi terminus? Mungkin boleh jadi keberadaannya seperti turntable di Purwakarta yang juga sama-sama non-aktif.

Dulu Stasiun Purwakarta jadi tempat buat pergantian lokomotif. Mengingat untuk sampe ke Bandung dibutuhkan lokomotif bertenaga besar yang bisa melewati jalur pegunungan. Sama halnya dengan di Sukabumi. Bahkan Stasiun Sukabumi lebih dulu ada daripada Purwakarta.

Secara jalur kereta api Manggarai Padalarang dimana stasiun Sukabumi berada merupakan jalur pertama yang menghubungkan Jakarta dan Bandung. Dibangun 1878-1884. Jadi otomatis usia turntable-nya pun lebih tua meski sama-sama non aktif.

Pada tahap kedua, segmen Cicurug-Sukabumi selesai dibangun 21 Maret 1882. Kalo Stasiun Sukabumi pernah jadi terminus dalam arti stasiun ujung mungkin ada benarnya juga waktu itu. Karena segmen Sukabumi-Cianjur baru selesai dibangun setahun kemudian, 10 Mei 1883.

Tapi bisa jadi juga keberadaan turntable disini sebatas untuk memutar lokomotif kembali ke arah Bogor. Dan tentu ada ritual pergantian lokomotif di sini. Sebab jalur dari Sukabumi sampe ke Bandung sudah mulai menanjak. Apalagi di petak Cipatat-Tagog Apu jalurnya ekstrem.

Turntable yang berada di sebelah timur Stasiun Sukabumi
Turntable yang berada di sebelah timur Stasiun Sukabumi. Kondisinya boleh dibilang miris karena udah berkarat dan nggak lagi dipake. Disekitarannya pun dipenuhi berbagai jenis sampah.

Apapun itu yang jelas kondisi turntable di Stasiun Sukabumi sekarang sangat miris. Nggak lagi kepake iya. Udah berkarat juga. Sekarang malah dijadiin buat jalur simpan.

Stasiun Sukabumi (SI) sekarang melayani keberangkatan dua kereta api. Kereta Api Pangrango di rute Sukabumi-Bogor Paledang PP dan Kereta Api Siliwangi di rute Sukabumi-Ciranjang PP.

Stasiun Sukabumi dan Turntable. Sekarang bekas turntable dipake buat jalur simpan.
Stasiun Sukabumi dan Turntable. Sekarang bekas turntable dipake buat jalur simpan. Dalam hal ini ada gerbong datar dan satu buah gerbong barang milik Dipo Tanah Abang (THB).
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.