Stasiun Gandasoli dan Sekitarnya

Stasiun Gandasoli dan sekitarnya. Meski nggak lebih strategis dari Sukabumi yang berada di Daop 1 Jakarta. Di sekitar stasiun ini banyak terdapat hamparan sawah dan ladang. Suasana pedesaan mulai terasa di sini.

Bedanya sama Stasiun Sukabumi yang masuk dalam wilayah Daop 1 Jakarta. Stasiun yang terletak di timur Kabupaten Sukabumi ini udah masuk Daop 2 Bandung. Berada di segmen Sukabumi-Cianjur. Termasuk bagian dari jalur kereta api Manggarai-Padalarang yang legendaris.

Stasiun ini awalnya cuma merupakan halte kecil yang dibangun pada tahun 1882. Bersamaan dengan pengerjaan tahap ketiga dari keseluruhan jalur kereta api Batavia-Priangan via Buitenzorg. Di segmen Sukabumi-Cianjur yang selesai pada 10 Mei 1883.

Gandasoli (GDS) Semula cuma halte kemudian berkembang jadi stasiun kelas III hingga kini. Dalam perjalanannya pernah mengalami pasang surut. Bahkan pernah jatuh hingga ke titik nadir di awal Millenium ketika terjadi longsor di Terowongan Lampegan.

Musibah tersebut mengakibatkan Kereta Api Argo Peuyeum yang waktu itu melayani Bandung-Sukabumi harus potong rute jadi cuma nyampe Stasiun Lampegan. Bahkan seiring waktu dipotong lagi jadi cuma ke Cianjur (CJ). Selama kurang lebih 13 tahun lamanya Gandasoli tak dilewati kereta api.

Hingga pada saat PT. KAI meluncurkan Kereta Api Siliwangi 8 Februari 2014. Geliat perkeretaapian di Timur Kabupaten Sukabumi itupun kembali. Stasiun Gandasoli (GDS) kembali bergairah melayani kereta penumpang seperti di zaman Argo Peuyeum dulu.

Stasiun Gandasoli dan Sekitarnya dengan Pemandangan Sawah dan Ladang

Stasiun Gandasoli (GDS) memang nggak sestrategis Stasiun Sukabumi (SI) yang terletak di Pusat Kota dan dekat dengan pasar. Bahkan stasiun paling selatan di Daop 1 Jakarta itupun jadi gerbang masuk sejumlah tempat wisata seperti Selabintana dan Situ Gunung.

Hal ini tentu saja berkebalikan, dimana Gandasoli yang udah masuk wilayah Daop 2 Bandung, justru lebih dekat ke kawasan pedesaan dengan penduduk yang lumayan agak padat.

Meski demikian untuk urusan view atau pemandangan justru lebih bagus. Di sekitar Stasiun kelas III ini terdapat view sawah dan ladang. Suasana pedesaan akan lebih terasa di sini. Berkebalikan dengan Sukabumi yang notabene kota. Meski secara letak sangat strategis.

View sawah dan ladang ini akan kita jumpai manakala kita naik Kereta Api Siliwangi rute Sukabumi-Ciranjang. Kereta ekonomi perintis ini jadi satu-satunya layanan kereta penumpang yang ada di Stasiun Gandasoli (GDS). Tarifnya jauh dekat sama Rp 3.000,00.


Suasana pedesaan begitu terasa di sini
Stasiun Gandasoli dan Sekitarnya dengan view hamparan sawah
Stasiun Gandasoli dan Sekitarnya dengan Hamparan sawah 2
Stasiun Gandasoli dan Sekitarnya dengan view Hamparan Sawah dan Ladang. Suasana pedesaan sangat terasa di sini. Meski posisi stasiun tak sestrategis Stasiun Sukabumi (SI) yang masuk Daop 1 Jakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.