Stasiun Gadobangkong (GK) Aslinya Cuma Halte

Stasiun Gadobangkong (GK) di petak Padalarang – Cimahi aslinya memang cuma halte. Keliatan dari ukuran dan tak adanya kepala stasiun. Petugas hanya di bagian ticketing dan PKD. Datang dan berangkatnya kereta cuma andalkan PKD dan sinyal.

Padahal posisinya sangat strategis. Dekat ke jalan provinsi peninggalan Daendles. Disekitarnya banyak pabrik, perumahan, sampai pusat perbelanjaan. Jadi nggak sedikit yang mengandalkan stasiun ini. Maka jangan heran sering terjadi kepadatan penumpang di sini.

Tercatat cuma KA Lokal Bandung Raya yang melayani pemberangkatan dari sini. Itupun berhentinya cuma sebentar. Palingan sekitar 2-3 menit. Cuma masalahnya panjang peron tak bisa mengakomodasi semua penumpang yang mau turun di sini.

Biasanya KA Lokal Bandung Raya terdiri dari 7 kereta. Semuanya diisi penumpang. Ada kalanya hanya 6 kereta + 1 kereta pembangkit. Bisa juga 7 kereta + 1 kereta pembangkit. Intinya sekitar 6-7 kereta diperuntukkan penumpang.

Panjang peron di sini cuma mengakomodasi sekitar 4-5 kereta terdepan saja. Sementara penumpang kereta belakang nggak kebagian peron. Begitu juga untuk penumpang yang hendak naik dari sini.

Stasiun Gadobangkong (GK) Aslinya Cuma Halte

Stasiun Gadobangkong (GK) Perlu Perhatian Khusus

Posisi strategis, padat penumpang, namun cuma ngandalin PKD dan Sinyal di area peron jelas bikin stasiun ini perlu perhatian khusus. Apalagi akses sekitaran stasiun juga sering dipake warga untuk beraktivitas. Bahkan di area stasiun yang seharusnya steril.

Ini jelas beda sama stasiun lainnya yang 100% steril. Dimana peron benar-benar buat penumpang. Meski stasiun itu cuma melayani KA Lokal Bandung Raya. Sebut aja Stasiun Ciroyom (CIR) dan Stasiun Haurpugur (HRP).

Akses buat penumpang turun dari kereta pun masih nyatu sama akses masuk stasiun. Bahkan ada aja penumpang keluar langsung ke arah utara atau daerah pemukiman warga. Jelas sangat tidak aman apalagi rangkaian KAJJ seperti KA Argo Parahyangan Taspat-nya 90 km/jam.

Jadi disini semua sangat berisiko tinggi. Baik penumpang, calon penumpang, hingga warga sekitaran Stasiun Gadobangkong yang mau nggak mau harus nyeberang rel.

KA Lokal Bandung Raya di Stasiun Gadobangkong (GK)
Petugas Siap Berangkatkan KA Lokal Bandung Raya
Cuma andalkan PKD dan Sinyal, jelas Gadobangkong itu Halte
Pertemuan KA Argo Parahyangan Tambahan dan KA Lokal Cibatuan

Sosialisasi Keselamatan dari Railfans Lodaya Bandung

Ternyata Stasiun Gadobangkong (GK) juga nggak jarang jadi lokasi buat aktivitas para Railfans. Terutama yang berburu foto dan video Kereta Api. Ya di sini spotnya memang sangat bagus.

Kereta dari arah timur punya background gunung bohong. Sementara itu dari arah Padalarang (PDL) ada tiber. Begitupula pengambilan gambar dari sisi utara yang lebih tinggi dari stasiun. Ditambah lagi dari Jalan Raya Barat (atas jembatan).

Namun sayangnya belum satupun Railfans yang mengadakan sosialisasi keselamatan di sini. Karena itu Railfans Lodaya Bandung jadi yang pertama punya inisiatif buat bikin kegiatan sosialisasi keselamatan penumpang dan warga sekitar Stasiun Gadobangkong (GK).

Kegiatan pertama dilaksanakan pada tanggal 13 April 2019, menyusul yang kedua di 20 April 2019 kemarin. Memang satu atau dua kali sosialisasi nggak langsung merubah keadaan 180 derajat. Semua membutuhkan proses. Nggak ada yang instant.

Dua kali sosialiasi masih ditemukan banyak pelanggaran. Terutama aktivitas penyeberangan rel. Bahkan pernah ada yang nyaris tertemper KA Argo Parahyangan lantaran tetap nekat menyeberang meski kereta sudah berjarak kurang dari 2 km.

InSyaaAlloh Railfans Lodaya Bandung akan memberi perhatian ekstra untuk Halte Gadobangkong. Lho kok halte? Memang sejatinya ini adalah halte. Nggak ada kepala stasiun dan PPKA layaknya stasiun pada umumnya. Disini cuma ada petugas tiket dan PKD. Ditambah sinyal.

Advertisements

One thought on “Stasiun Gadobangkong (GK) Aslinya Cuma Halte”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.