Situ Sangkuriang, Surga Tersembuyi di Bandung

13 km sebelah timur Maribaya ada surga tersembunyi yang belum banyak dijamah orang, Situ Sangkuriang. Meski terpencil kamu bisa ke sana tanpa harus macet-macetan di Lembang.

Kawasan Lembang di Kabupaten Bandung Barat boleh dibilang punya banyak objek wisata. Mulai wisata belanja, kuliner sampai wisata alam semua ada di sini. Daerah ini jadi tempat favorit wargi Bandung dan luar Bandung, termasuk Jabodetabek, buat liburan. Makanya jangan heran kalo pas musim libur kaya long weekend nyaris selalu macet.

Ngomong-ngomong soal wisata alam di sekitar Lembang pasti nggak akan jauh-jauh dari Ciater, Tangkubanparahu, dan Maribaya. Walaupun sejatinya Ciater udah masuk Kabupaten Subang, tapi sering dikunjungin sama traveler yang lagi liburan di Lembang.

Tapi kayanya ada satu yang kelewat dan secara administrasi masih masuk wilayah Kabupaten Bandung Barat, di desa Cibodas, yakni Situ Sangkuriang di Kaki Gunung Bukit Tunggul.

 

Dibanding sama kebanyakan objek wisata sekitara Lembang yang posisinya sangat strategis, bahkan beberapa ada di jalan utama kaya Floating Market Lembang, Situ Sangkuriang memang agak terpencil. Kira-kira 13 km arah timur Maribaya.

Situ Sangkuriang ada Di Kebon Kina Punya PTPN VIII (Kebon Bukit Unggul)

Situ Sangkuriang posisinya memang ada di area Kebon Kina punya PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Kebon Bukit Unggul yang juga berada di kaki Gunung Bukit Tunggul (2.209 Mdpl).

Aslinya Situ Sangkuriang merupakan danau buatan, tapi nggak sedikit warga sekitar yang mengait-ngaitkan sama legenda Sangkuriang. Secara Gunung Bukit Tunggul sendiri disebut dalam legenda itu sisa pohon yang ditebang buat bikin perahu.

Kawasan ini memang belum banyak dijamah, karena selain terpencil juga masuk area kerja PTPN VIII. Meski demikian daerah itu sering dijadiin tujuan buat wisata petualangan. Selain Situ Sangkuriang, disini ada fasilitas buat outbound, flying fox, camping ground dan villa penginapan bergaya Belanda. Ditambah Curug Sangkur yang letaknya nggak begitu jauh dari pintu masuk.

Jalur Alternatif via Ujung Berung Bebas Macet

Gimana caranya kita bisa nyampe ke Kebon Bukit Unggul / Bukit Tunggul dimana Situ Sangkuriang berada? Sebenarnya sih nggak susah. Apalagi kalo bawa kendaraan sendiri, termasuk mobil atau motor sewaan.

Tapi buat kamu yang doyan naik kendaraan umum (kaya kang mimin hee … đŸ™‚ ), kamu bisa naik angkot dari Lembang jurusan Patrol yang lewat Maribaya. Naik sampai habis udah gitu lanjut ngojek ke Bukit Tunggul.

Nggak mau abis waktu di jalan karena macet? InSyaaAlloh ada jalan alternatif, lewat Ujung Berung. Terutama kamu yang pengen langsung dari Bandung menikmati keindahan Situ Sangkuriang tanpa kukurilingan dulu di Lembang.

Dari arah Cicaheum, begitu masuk alun-alun Ujung Berung, ambil jalan ke arah kiri terus ngikutin jalan itu sampai ke arah utara dan mentok. Ketemu kawasan Sasak Bereum, belok ke kanan maka kamu udah masuk ke Kebon Bukit Unggul / Bukit Tunggul. Adapun jalan yang ke kiri itu ke Patrol terus Maribaya sampai Lembang.

Jalur ini sebenarnya bisa jadi alternatif dari Bandung ke Lembang dan memang bebas macet. Tapi kayanya belum recommend karena jalannya terlalu sempit dan berlubang. Ditambah nggak ada penerangan. So jangan coba-coba lewat sini kalo malam.

By the way, gimana ya buat kita-kita yang nyepur atau naik kereta api ? Kang mimin saranin kamu turun di Stasiun Kiaracondong aja daripada di Stasiun Cimahi atau Stasiun Bandung. Kalo dari Stasiun Kiaracondong kamu bisa langsung ambil jalur Ujung Berung via Cicadas dan Cicaheum tanpa harus ke Lembang lebih dulu.

Dari Jakarta sih bisa naik Kereta Api Serayu karena langsung ke Stasiun Kiaracondong. Tapi kamu yang naik Kereta Api Argo Parahyangan boleh-boleh aja sih ngambil jalur alternatif meski harus nyambung lagi Lokalan ke Kiaracondong.

Dan karena ini sejatinya blog kereta api, pastinya Kang Mimin ngusahain supaya ngehubungin sama moda transportasi massal berbasis rel tersebut. Supaya nggak boring aja, makanya di kaitin sama destinasi wisata. Salah satunya Situ Sangkuriang.

Note: Kang mimin pernah ke sini bulan Desember 2015. Waktu itu nemenin ortu penelitian. Sayang nggak banyak ambil foto, jadi foto Situ Sangkuriang itu yang bisa diambil dan dishare di sini.

One thought on “Situ Sangkuriang, Surga Tersembuyi di Bandung

  1. Pingback: Sekilas Tentang Gunung Bukit Tunggul

Leave a Reply

%d bloggers like this: