Posted on

Siang Kereta Api Patas Bandung Raya, Malam Kahuripan

Sempat menghilang akhirnya PT. KAI Daop 2 Bandung operasikan lagi Kereta Api Patas Bandung Raya, cuma sekarang manfaatin idle Kahuripan yang baru dinas jam 18.10 WIB.

Siang Kereta Api Patas Bandung Raya, Malam Kahuripan
Sebelum single operation tahun 2014, Di Daop 2 Bandung pernah ada Kereta Api Patas AC Bandung Raya dan Patas Non AC Bandung Raya. Keduanya pake tarif komersial tanpa subsidi, makanya lebih mahal daripada Kereta Api Lokal Bandung Raya yang tarifnya disubsidi.

Sedikit info, Kereta Api Patas AC Bandung Raya adalah rangkaian ekonomi 106 penumpang kedua yang dipasangin AC Split setelah Kereta Api Matarmaja rute Malang-Jakarta Pasar Senen. Status keretanya semi-ekspres, cuma berhenti di stasiun-stasiun tertentu kaya Stasiun Bandung, Kiaracondong, Rancaekek dan Cicalengka.

Itupun berlaku di Kereta Api Patas Non-AC Bandung Raya, dimana waktu masih dinas rangkaiannya pake KRDE INKA ex-BN Hollec dan KRD MCW 302. Sayangnya keduanya terpaksa menghilang dari Gapeka setelah PT. KAI Daop 2 Bandung memberlakukan single operation di pertengahan tahun 2014.

Boleh jadi dihapusnya Kereta Api Patas AC dan Non-AC karena Kereta Api Lokal Bandung Raya udah dipasang AC, tarifnya lebih murah dan lebih diminati. Apalagi Kereta Api Patas kan nggak berhenti di semua stasiun, sementara Kereta Api Lokal Bandung Raya berhenti di setiap stasiun yang dilewati, kecuali Stasiun Gedebage (kalopun berhenti buat persilangan/disusul KAJJ).

Kereta Api Patas Bandung Raya Reborn

Walaupun ada sisi positif dari pemberlakuan singe operation Kereta Api Lokal Bandung Raya mulai pertengahan 2014, peminat Kereta Api Patas Bandung Raya ternyata masih ada. Mereka kaya nggak kepengen kehilangan moda transportasi kereta api lokal semi ekspres yang cuma berhenti di stasiun-stasiun besar.

Menjawab tingginya permintaan itu, PT. KAI Daop 2 Bandung akhirnya mengoperasikan lagi Kereta Api Patas Bandung Raya di awal 2017 manfaatin idle Kereta Api Kahuripan yang baru dinas di malam hari, dimana waktu itu rutenya masih Kiaracondong-Kediri berangkat jam 20.00 WIB.

Sedianya rangkaian idle Kereta Api Kahuripan mau didinasin sebagai Kereta Api Kiansantang rute Kiaracondong-Cianjur, malah sempat dijalanin sebagai KLB di jalur Padalarang-Cianjur, sayang Kereta Api Kiansantang urung beroperasi akibat longsor di jalur itu dan sampe sekarang kita semua masih menanti beroperasinya Kereta Api Bandung-Cianjur.

Batal jadi Kiansantang, Kereta Api Kahuripan pun jadi Patas Bandung Raya di siang hari. Jadi kaya itu tuh yang suka nongkrong di Jalan Veteran punya dua nama kalo siang Ali malam Ani, hehehe…ups, nggak lah, kalo yang itu mah kagak bener ya … LGBT ……penyakit masyarakat, tapi kalo ini mah bermanfaat buat masyarakat InSyaaAlloh.

Siangnya Kereta Api Patas Bandung Raya, Malamnya Kereta Api Kahuripan

Jadilah rangkaian kereta api ekonomi favoritnya budget traveler Bandung ini punya dua nama dan tugas yang berbeda. Siang hari namanya Kereta Api Patas Bandung Raya, tugasnya nganterin Baraya Commuters dari pinggiran Bandung ke Kota Bandung atau sebaliknya.

Malam hari seperti biasa dinas sebagai Kereta Api Kahuripan dengan tugas utama nganterin wargi Bandung yang pengen traveling dengan dana terbatas (budget traveler) ke Jogja, Solo, Madiun, Kediri sampe Blitar. Padahal mah kalo mau bisa aja dibablasin ke Malang, kaya nanggung banget ya cuma Blitar, tapi tunggu lah dr PT.KAI-nya.

Idle kereta api Kahuripan jadi Kereta Api Patas Bandung Raya, terus gimana nasib Kiansantang kelak jalur Bandung-Cianjur bisa dilewatin kereta api lagi? Mungkin balik ke awal didinasin di situ atau pake rangkaian baru.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.