Shortcut Cipatat Cilame

Shortcut Cipatat Cilame Solusi Jalur Ekstrem

Shortcut Cipatat Cilame dibangun sebagai salah satu upaya untuk menghubungkan kembali Bandung dan Bogor dengan rel kereta api. Petak ekstrem antara Tagog Apu dan Cipatat jadi kendala. Sehingga perlu dibangun shortcut. Rencananya akan ada jembatan 10 km.

Rasanya nggak lengkap kalo tema ini nggak sekalian diangkat. Setelah panjang lebar ngebahas tentang Stasiun Tagog Apu (TAU) dan Stasiun Cilame (CLE). Karena tema ini jelas berkaitan erat dan bahkan bisa menjadikan satu dari keduanya benar-benar non-aktif selamanya.

Memang soal non-aktif permanen seperti pernah dialami stasiun Banyuwangi (Lama) di Daop 9 Jember bukan stasiun yang rame. Stasiun yang sering dapet momen silang dan susul. Tapi stasiun yang lebih dulu ada dan udah jadi bagian dari sejarah perkeretaapian Indonesia.

Tepatnya jalur kereta api pertama penghubung Bandung dan Jakarta. Kini dikenal dengan nama resmi Jalur Kereta Api Manggarai Padalarang. Jalur ini kaya sering mengalami pasang surut. Kecuali jalur KRL ya antara Jakarta dan Bogor. Itumah rame setiap hari juga.

Yang mengalami pasang surut itu mulai dari Bogor ke Sukabumi, Sukabumi ke Cianjur dan Cianjur ke Padalarang. Segmen pertama pernah mengalami non-aktif cukup lama setelah KRD Ekonomi mengalami kerusakan.

Terus datang Bumi Geulis di 2006. Masa dinas Bumi Geulis sekitar 5-6 tahun sampe 2012. Setelahnya vakum lagi kurang lebih 2 tahun hingga datang KA Pangrango yang beroperasi mulai 2014 hingga kini.

Segmen kedua bahkan harus mengalami non aktif sejak 2001 dan baru aktif lagi di 2014 seiring dioperasikannya KA Siliwangi. Memang sebab jalur mengalami non-aktif 13 tahun lamanya tak lepas dari ambruknya Terowongan Lampegan. Sehingga terowongan tertua itu harus direnovasi.

Adapun segmen ketiga antara Padalarang dan Cianjur baru non-aktif di tahun 2012. Karena kekurangan armada lokomotif BB 301/304 yang jadi andalan penarik Argo Peuyeum. Lokomotif yang biasa dinas reguler mengalami kendala teknis hingga kereta pun harus pensiun.

Kereta Api Argo Peuyeum alias Lokal Cianjuran pun banyak mengalami perubahan rute. Semula melayani Bandung-Sukabumi, terus pemberangkatan dipotong jadi dari Ciroyom. Terowongan amblas potong rute jadi Lampegan terus Cianjur. Akhirnya jadi Padalarang-Cianjur.

Nggak jelas kapan lokalan dengan formasi 2 kereta ekonomi (K3) ini mulai dinas. Yang jelas di zaman Perumka tahun 1990-an udah ada dan dinas.

Shortcut Cipatat Cilame Solusi Jalur Ekstrem

Shortcut Cipatat Cilame Solusi Jalur Ekstrem

Shortcut Cipatat Cilame direncanakan sebagai solusi keberadaan jalur ekstrem di petak Cipatat Tagog Apu. Inilah yang jadi kendala reaktivasi jalur kereta api Padalarang-Ciranjang. Saat ini nggak ada satupun armada lokomotif yang bisa tembus di jalur tersebut.

Pernah dicoba menggunakan lori inspeksi punya PT.KAI Daop 2 Bandung tapi mengalami selip ketika melewati petak tersebut. Begitupula ketika ujicoba dengan KLB Kiansantang.

Sebagai solusi buat menyiasati jalur yang tingkat ekstrem nya melebihi Priangan Timur itu akan dibangun shortcut atau jalur pintas antara Cipatat dan Cilame. Dimana jembatan sepanjang 10 km akan jadi bagian dari shortcut.

Meski harus bangun jembatan yang akan jadi terpanjang di Indonesia, jalurnya dibuat lebih lurus daripada eksisting. Jalur eksisting meski nggak perlu bangun jembatan tapi ekstrem. Jalurnya mirip trek roller coaster. Semasa Argo Peuyeum dinas aja nggak bisa bawa lebih dari 2 kereta.

Stasiun Cilame Jadi Titik Pertemuan

Jika shortcut Cipatat Cilame terbangun, Stasiun Cilame (CLE) akan jadi titik pertemuan baru dua jalur kereta api Bandung-Jakarta. Saat ini pertemuan ada di Cihaliwung sebelum Stasiun Padalarang (PDL). Shortcut bisa jadi solusi supaya Bandung dan Bogor segera tersambung jalur kereta api.

Artinya Stasiun Cilame (CLE) nantinya bakal tambah rame dan padat perjalanan kereta api. Sekarang aja udah sering jadi tempat silang dan susul. Ditambah dua layanan reguler: Kereta Api Elok Cibatu dan Kereta Api Lokal Bandung Raya.

Intinya warga udah sangat menanti adanya Kereta Api yang langsung dari Bandung ke Bogor tanpa harus transit di Jakarta. Selama ini orang Bogor mau ke Bandung pasti harus naik KRL Commuter Line dulu ke Jakarta. Terus lanjut KA Argo Parahyangan.

Begitu juga dari Bandung ke Cianjur. Kemacetan yang sering terjadi udah cukup bikin jenuh dan bosan. Sehingga butuh alternatif moda transportasi yang murah dan efisien. Apalagi kalo bukan kereta api.

Cuma masalahnya lagi-lagi jalur ekstrem. Saat ini dari Ciranjang ke Cipatat mulai proses reaktivasi. Nah setelah Cipatat itu akan dibangun shortcut untuk siasati jalur ekstrem. Supaya jalur kereta api bisa terhubung langsung ke Bandung.

Stasiun Cilame nantinya akan dibangun Shortcut Cipatat Cilame
Stasiun Cilame (CLE), disini akan dibangun shortcut Cipatat-Cilame supaya Bandung dan Bogor bisa terhubung jalur kereta api. Nantinya titik pertemuan dua jalur Bandung-Jakarta pindah ke sini dari semula di Cihaliwung.
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.