Advertisements
Home > Blog > Railfans Update > Sayonara KSI.ID, Sekarang Bukan Lagi Binaan SRI

Sayonara KSI.ID, Sekarang Bukan Lagi Binaan SRI

Sayonara KSI.ID sebagai akibat dari kesalahan fatal pemiliknya. Tindakan ceroboh dan grasa grusu tanpa koordinasi berakibat dicopotnya status binaan. Tak hanya itu si pemilik juga harus kehilangan posisi di kepengurusan SRI.

Memang di satu sisi kita tak bisa melupakan jasa KSI.ID dalam mendirikan SRI. Grup tersebut bersama Kedung Sepur Railfans (KSRF) dan Para Pecandu Kereta (PPK) yang diwakili oleh Lodaya Bandung ikut mendirikan Save Railfans Indo (SRI).

Waktu itu, 15 Oktober 2018, Save Railfans Indo (SRI) didirikan. Awalnya masih bernama Stop Bajak Foto (SBF). Pendiriannya dilatarbelakangi ulah oknum asal Sumberlawang dengan IG @railfans_sejati yang membajak foto seenaknya. Bahkan di caption asal-asalan.

Seiring berjalan waktu SBF berubah jadi SRI. Masuk 2019 SRI berkembang lebih jauh menjadi komunitas Railfans. Bahkan jadi perpanjangan tangan dari Lodaya Bandung untuk luar Daop 2 Bandung.

Semua pendiri lantas jadi pengurus pertama komunitas SRI. Tak terkecuali si founder KSI.ID. Hanya satu yang nggak jadi pengurus yakni perwakilan dari Bismania. Begitu juga salah satu pendiri yang awalnya mewakili Para Pecandu Kereta (PPK) akhirnya digantikan posisinya.

Diangkatnya founder KSI.ID jadi pengurus membawa dampak positif bagi grup KSI.ID itu sendiri. Akhirnya masuk sebagai grup binaan SRI, bersama Para Pecandu Kereta (PPK), Spoor Fans Indonesia (SFI), Railfans Enthusiast (RE), dan Potret Foto KAI.

Sayonara KSI.ID, Sekarang Bukan Lagi Binaan SRI

Sayonara KSI.ID Akibat Kesalahan Fatal si Founder

Sayangnya kebersamaan KSI.ID bersama SRI harus berakhir di bulan April 2019. Akibat kesalahan fatal si founder, KSI.ID harus kehilangan haknya sebagai grup binaan SRI. Tak hanya itu si founder pun akhirnya diberhentikan dari kepengurusan SRI.

Semua berawal dari si founder sendiri. Meminta para anggota komunitas maupun calon anggota yang tengah ikut seleksi untuk sopan. Terutama sama yang lebih tua. Namun dirinya sendiri justru tak sopan. Misalnya ke ketua SRI bilang “lu gue” padahal jelas-jelas ketua SRI jauh lebih senior.

Pergantian rangkaian KA Tawang Jaya Premium kembali ke K3 17 “bunga teratai” makin membuat runyam suasana. Kereta tersebut merupakan favorit si founder. Beberapa calon anggota bahkan sempat diancam. Terutama mereka yang berasal dari Daop 2 Bandung.

Para pengurus pun akhirnya memutuskan untuk tidak melibatkan si founder dalam proses seleksi penerimaan anggota SRI angkatan 2. Tak mau ambil risiko penilaian subjektif. Posisi si founder sementara digantikan oleh caretaker.

Puncaknya ketika si founder kedapatan menggunakan email SRI untuk kepentingan pribadi. Membuka online shop di salah satu marketplace tanpa izin dan koordinasi ke pengurus yang lain. Inilah kesalahan paling fatal yang diperbuat si founder.

Ujung-ujungnya si founder diberhentikan dari kepengurusan SRI. Bukan itu saja, dia juga akhirnya dikeluarkan dari SRI. Status binaan SRI juga dicabut dari KSI.ID.

Sayonara KSI.ID, terima kasih atas jasa-jasa kalian turut serta dalam membangun komunitas SRI.

Advertisements

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: