Posted on

Sayonara Kereta Api Lodaya (Bisnis)

Terhitung mulai 23 Oktober 2018, Kereta Api Lodaya ganti rangkaian jadi stainless steel. Sesuai prediksi akhirnya sang macan yang kini dioperasikan Daop 6 Yogyakarta dapat alokasi kereta baru sekaligus meniadakan layanan kereta bisnis (K2)-nya, diganti kereta ekonomi (K3) premium. 

Awal dinas kereta api Lodaya tanggal 11 Maret 1992 dengan nama Fajar Pajajaran dan Senja Mataram rute Bandung-Yogyakarta PP layanannya full kereta bisnis (K2), adapun kereta eksekutif (K1) baru hadir belakangan terutama setelah namanya berubah jadi Kereta Api Lodaya, nama yang diambil dari seekor macan jelmaan Prabu Siliwangi dalam mitologi Sunda atau singkatan dari Solo Bandung Raya, karena rutenya diperpanjang hingga Solo Balapan.

Kereta Api Lodaya awalnya dioperasikan oleh Daop 2 Bandung dan menggunakan trainset milik Dipo Kereta Api Bandung dan ditarik lokomotif punya Dipo Induk Bandung (BD), meski kadang juga pake punya dipo lain seperti Sidotopo (SDT) atau Jatinegara (JNG). Namun karena penuhnya Dipo dan Stasiun Bandung (BD), menjelang akhir 2017 Kereta Api Lodaya mutasi ke Dipo Solo Balapan (SLO).

Dari mutasi tersebut sang macan dapat alokasi kereta eksekutif (K1) eks Gajayana, K1 09, kereta eksekutif terbaik kedua setelah Argo Bromo Anggrek. Sebelum Ramadhan 2018 giliran operasional Kereta Api Lodaya yang pindah ke Daop 6 Yogyakarta. Kepindahan itu bisa diliat dari plang kereta yang pake embel-embel KA, padahal sebelumnya cuma “Lodaya” saja. Juga stamformasi kereta api yang berubah.

Dari arah Bandung atau nomor genap, urutannya dimulai 4 kereta bisnis, kereta makan, 4 kereta eksekutif. Begitupula dari Solo Balapan atau nomor ganjil, urutannya mulai dari 4 kereta eksekutif, kereta makan, 4 kereta bisnis. Sekilas memang sama kaya stamformasi kereta api Senja Utama Solo waktu masih trainset lama. Tak hanya itu, sang macan juga pernah pake trainset lama dari Kereta Api Senja Utama Solo yang baru aja ganti jadi stainless steel.

Seiring berjalan waktu, kereta eksekutif (K1) ex-Gajayana mulai dilepas dari sang Macan, sebagai gantinya dapat alokasi kereta eksekutif (K1) angkatan 2008, K1 08, bekas Argo Lawu. Makanya beberapa bulan belakangan Kereta Api Lodaya terlihat nggak lagi bawa K1 09 tapi malah lebih sering K1 64 dan K1 08. Pernah juga bawa K1 66 jendela pesawat. Semua trainset itu ada punya Dipo Yogyakarta (YK) dan Solo Balapan (SLO).

Jadi Stainless Steel

23 Oktober 2018 bakal jadi babak baru dalam perjalanan sang macan di dunia perkeretaapian Indonesia. Diakui atau nggak, Kereta Api Lodaya banyak mengalami dinamika sejak pertama dinas 1992. Mulai dari rute diperpanjang ke Solo Balapan (SLO), ditambah kereta eksekutif (K1), mutasi ke Dipo Solo Balapan (SLO), pindah operator ke Daop 6 Yogyakarta, dan puncaknya berubah jadi berbody stainless steel.

Di Daop 6 Yogyakarta sendiri, Kereta Api Lodaya jadi rangkaian ketiga yang menggunakan kereta terbaru berbody stainless steel setelah sebelumnya Kereta Api Taksaka (Yogyakarta-Gambir PP) dan Kereta Api Senja Utama Solo (Solo Balapan-Jakarta Pasar Senen PP). Sekilas keliatan lebih mewah daripada duo Kereta Api Argo Dwipangga-Kereta Api Argo Lawu hingga kini masih mild steel.

Selamat Tinggal Kereta Api Lodaya Bisnis

Namun kebagian kereta baru membawa konsekuensi lain buat Kereta Api Lodaya yaitu menghilangnya layanan kereta bisnis (K2) di sana. Waktu mulai dinas, Kereta Api Lodaya layanannya full kereta bisnis (K2) dan nyaris selalu identik sama sang macan. Kereta Api Lodaya Bisnis juga lumayan diminati meski memang dari segi kereta udah uzur.

Kini kereta api Lodaya Bisnis hanya tinggal kenangan. Trainset stainless steel yang dialokasi ke penghubung Priangan dan Bumi Mataram ini campuran kereta eksekutif (K1 18) dan kereta ekonomi premium (K3 18). Jadi otomatis kereta api Lodaya Bisnis kini berubah jadi Kereta Api Lodaya Ekonomi Premium. Uutuk kesekian kalinya kereta bisnis (K2) menghilang dan digantikan kereta ekonomi (K3) premium.

Sebenarnya kita pengen PT. KAI dan PT. INKA bikin kereta bisnis (K2) new image, namun sayang PT. KAI boleh jadi tetap kukuh pada pendirian ingin menghapus kereta bisnis (K2) yang sangat legendaris. Keputusan udah diambil dan besok Kereta Api Lodaya hadir dengan layanan baru.

Jadi yang hanya bisa kita lakukan sekarang hanyalah mengucapkan “Selamat Tinggal Kereta Api Lodaya Bisnis, Terima Kasih atas Jasa-Jasamu selama 26 tahun turut andil dalam menjadi penghubung Tanah Priangan dan Bumi Mataram.”

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.