Posted on Leave a comment

Sayonara Goparprem (Kereta Api Argo Parahyangan Premium)

Kereta Api Argo Parahyangan Premium yang pernah bikin geger karena jadi kereta argo yang full ekonomi kini telah tiada. Tak ada lagi jargon “Argo Kok Ekonomi” karena keretanya udah dialihkan buat Kereta Api Pangandaran di rute Gambir-Bandung-Banjar. Digabung sama kereta eksekutif K1 18. 

Awalnya cuma sekedar Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan, itu juga manfaatin idle Mantab Lebaran rute Jakarta Pasar Senen-Madiun via Semarang. Nggak lama berselang rangkaian yang full K3 17 tersebut dinas sebagai Kereta Api Argo Parahyangan Premium melayani rute Gambir-Bandung PP. Keberadaannya tentu membuat geger jagad perkeretaapian Indonesia, utamanya para pecinta kereta api atau Railfans. 

Di pertengahan 2017 itu mulailah muncul meme “Argo Kok Ekonomi?” Walaupun meme tersebut sebetulnya mulai muncul setahun sebelumnya saat kereta bisnis (K2) di Kereta Api Argo Parahyangan diganti kereta ekonomi (K3) angkatan 2016, tukeran sama Kereta Api Mutiara Selatan karena interior yang dikeluhkan oleh penumpangnya dianggap nggak cocok buat jarak jauh seperti Bandung-Malang. 

Photo by Muhammad Ghaniy (@muhamadghaniy516)

Tapi keberadaan K3 16 belum seheboh Kereta Api Argo Parahyangan Premium, karena toh masih membawa setidaknya 4 kereta eksekutif (K1). Nah gilirannya ada Kereta Api Argo Parahyangan Premium yang rangaiannya full ekonomi (K3) premium 2017 barulah heboh dengan meme “Argo Kok Ekonomi?” Sebetulnya sih sah-sah aja karena yang namanya kereta argo itu kelasnya full eksekutif (K1). 

Itupun bukan sembarang eksekutif. Harus beda sama eksekutif satwa biasa. Di era sekarang yang masih terlihat asli kereta argo cuma Argo Bromo Anggrek. Rangkaiannya belum tersentuh atau dipake sama kereta lain. Kecuali sempat beberapa kali dipinjam Taksaka. 

Tak ada Lagi “Argo Kok Ekonomi?”

Mulai 2 Januari 2019 kita nggak akan lagi temukan meme “Argo Kok Ekonomi?” Kereta Api Argo Parahyangan Premium dikembangkan menjadi Kereta Api Pangandaran untuk rute Gambir-Bandung-Banjar PP dan Bandung-Banjar PP. Rangkaiannya masih menggunakan K3 17 ex-Argo Parahyangan Premium yang digabung sama ex-Argo Parahyangan Tambahan. 

Photo by : Dani Gunawan (@danigunawan216)

Jadi dalam satu kali trip Kereta Api Pangandaran membawa 4 kereta eksekutif (K1) angkatan 2018 berbody stainless steel  ditambah 4 kereta ekonomi Premium (K1 17) ex-Argo Parahyangan Premium.  Jadwal perjalanan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Banjar (BJR) juga masih mengikuti jadwal keberangkatan Kereta Api Argo Parahyangan Premium sebelumnya, jam 07.50 WIB, tiba di Bandung (BD) jam 11.07 WIB dan Banjar (BJR) jam 15.56 WIB. 

Cuma sayang Kereta Api Pangandaran dengan nomor perjalanan 12410 itu gak berhenti di Stasiun Bekasi (BKS). Jadi kalo mau full trip dari Gambir ke Banjar harus berangkat dari Stasiun Gambir (GMR). Adapun jadwal keberangkatan dari Stasiun Bandung itu jam 09.10 WIB tiba di Stasiun Banjar jam 13.03 WIB untuk KA 12142. 

Nah untuk rute sebaliknya dari Stasiun Banjar (BJR), KA 12142 berangkat lagi jam 13.55 WIB sebagai KA 12377 menuju Stasiun Gambir (GMR). Transit di Stasiun Bandung (BD) jam 


Kontributor Foto:

Muhammad Ghaniy (@muhamadghaniy516)

Dani Gunawan (@danigunawan216)

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.