Saat Mati Lampu 4 Agustus 2019

Saat mati lampu 4 Agustus 2019, semua aktivitas terutama yang terkait sama transaksi elektronik jadi kacau. Tak terkecuali di kereta api. Ticketing sampe balik lagi ke karcis manual. Meski demikian kegiatan standard railfans khususnya hunting tetap jalan.

Kejadian diluar dugaan. Tepat jam 11.30 WIB kita benar-benar dikejutkan insiden mati lampu. Bukan terjadi di Bandung Raya aja, tapi se Pulau Jawa semua ikut merasakan. Akibat dari gangguan transmisi. Kejadian tersebut benar-benar mengganggu aktivitas.

Gimana nggak, meski hari libur saat ini transaksi 60%-nya udah pake sistem online. Apalagi pemerintah lagi canangkan gerakan nasional non-tunai. Disinilah muncul pemain-pemain uang elektronik seperti LinkAja, Gopay, OVO dan sejenis.

Aktivitas transaksi non-tunai jelas butuh tenaga listrik. Karena sekalinya nggak ada listrik pasti nggak akan bisa berfungsi. Kalopun ada yang mobile itu juga butuh jaringan internet. Nah internet dari pusat juga tergantung sama pasokan listrik.

Apa yang terjadi di hari Minggu, 4 Agustus 2019, tepat di jam 11.30 siang semua terkejut. Aliran listrik tiba-tiba mati. Transaksi elektronik seketika terhenti. Jaringan internet juga mati.

Wilayah Bandung Raya terkena pemadaman listrilk. Bukan cuma disini tapi juga di hampir seluruh Pulau Jawa.
Wilayah Bandung Raya terkena pemadaman listrilk. Bukan cuma disini tapi juga di hampir seluruh Pulau Jawa.

Kereta Api Saat Mati Lampu 4 Agustus 2019

Gimana dengan perjalanan kereta api? Untuk wilayah Daop 2 Bandung sejatinya nggak begitu terdampak. Karena di sini belum ada KRL. Jadi beda sama di Daop 1 Jakarta, yang listrik mati otomatis layanan KRL, LRT dan MRT yang digerakin listrik juga ikut mati.

Di Daop 2 Bandung gangguan sangat terasa di sistem ticketing. Khususnya untuk Kereta Api Lokal Bandung Raya. Sekarang ini sistem ticketingnya pake Thermal. Disitu ada jelas sangat detil nomor KA, jadwal perjalanan, rute sampe ke harga tiket.

Jadi siapapun yang naik kereta api Lokal Bandung Raya harus sesuai sama nomor perjalanan tersebut. Meski di sisi lain sebagai lokalan masih boleh ada penumpang berdiri (batas maksimum 150% kapasitas).

Saat Mati Lampu di hari Minggu sistem ticketing itu otomatis terganggu. Karena pake komputer. Lha di jam 11.30 aja komputernya mendadak mati. Butuh waktu buat pemulihan pake genset. Kalopun udah pake genset, masih perlu jaringan internet. Itupun ikut terdampak.

Maka dari itu untuk menyiasatinya dipakelah sistem ticketing yang lama. Apalagi kalo bukan tiket manual. Jadi selama seharian penuh itu kita seperti kembali ke zaman masih pake armada KRD MCW 302. Di lembar tiket manual tertulis KRD Bandung Raya Ekonomi.

Bedanya sama thermal, tiket manual nggak ada detil nomor kereta dan jadwal perjalanan. Jadi bebas aja mau naik dan turun dimanapun, di jam berapapun.

Saat Mati Lampu 4 Agustus 2019 Ticketing Kembali Manual.
Saat Mati Lampu 4 Agustus 2019 Ticketing Kembali Manual. Jadi ingat jamannya KA Lokal Bandung Raya masih pake armada KRD.

Hunting Nggak Terpengaruh

Lantas gimana dengan aktivitas dasar Railfans khususnya Hunting? Sama sekali nggak terdampak. Hunting mah jalan aja selama batere kamera atau handphone masih kuat. Karena kalo udah kritis nggak ada cara lain kecuali harus ngetrip lokalan buat mengisinya.

Karena stop kontak di kereta masih berjalan normal. Wong dialiri listrik bertenaga diesel dari Kereta Pembangkit (KP). Jadi nggak ngaruh mau mati lampu kaya gimana juga.

Ditambah lagi ada tiket manual yang nggak ngefek mau naik dari mana juga. Tiket itu masih bisa dipake buat ngetrip Kereta Api Lokal Bandung Raya dari ujung ke ujung (Padalarang ke Cicalengka atau sebaliknya). Jadi sok aja kalo mau naik sekedar buat ngisi batere handphone atau kamera.

Aktivitas yang terpengaruh dari mati lampu kemarin cuma transaksi elektronik. Ticketing online sekalipun terganggu masih bisa jalan selama ada jaringan internet di lokasi tersebut. Jaringan memang sempat mati, tapi nggak lama pulih lagi di beberapa tempat aja.

Saat Mati Lampu 4 Agustus 2019, Hunting mah jalan terus.
Saat Mati Lampu 4 Agustus 2019, Hunting mah jalan terus. Meski tetap harus memperhitungkan kekuatan batere handphone atau kamera. Karena bakalan susah cari tempat buat charger akibat mati lampu. Waktu itu ngecharge paling aman ya di atas kereta.
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.