Advertisements
Home > Railfans Lodaya Bandung, Berawal dari Blog Pribadi

Railfans Lodaya Bandung, sebuah komunitas railfans yang berawal dari Blog Pribadi bertema Kereta Api. Punya Channel YouTube dan merangkul WhatsApp Grup Para Pecandu Kereta (PPK). Ikut mendirikan SRI (Save Railfans Indonesia) bersama grup lainnya. Kini berkembang jadi komunitas bersama SRI.

Railfans Lodaya Bandung memang baru mulai dirintis di bulan November 2018. Tapi kita tak boleh melupakan bagaimana sebuah proses lumayan panjang untuk menjadikan Lodaya Bandung sebagai komunitas yang dikenal di jagad railfans.

Secara brand, Lodaya Bandung sejatinya merupakan kelanjutan dari Manglayang Tour. Usaha tour and travel yang mulai dirintis sejak tahun 2014. Bahkan jika ditelusuri hingga ke belakang, rintisan usaha tersebut sudah mulai ada di tahun 2005. Karena itu jika kita ambil 2005 sebagai tahun kelahiran, Lodaya Bandung sekarang sudah berusia 14 tahun.

Hanya saja Lodaya Bandung sengaja dibuat berbeda. Targetnya pun beda dengan Manglayang Tour. Awal mulai didirikan 1 Juni 2017, Lodaya Bandung hanyalah sebuah blog pribadi bertema Kereta Api. Lodaya Bandung sebelumnya mau dijadikan semacam Newsletter di Manglayang Tour. Namun pada akhirnya Manglayang Tour sendiri mulai mengalami vakum setelah Lodaya Bandung ada.

Kok bisa disebut lanjutan? Dulu di Manglayang Tour meski memasarkan tiket pesawat dan paket tour, justru yang terbanyak dari sisi penjualan maupun artikel malah kereta api. Setelah ada Lodaya Bandung, segala artikel kereta api berlanjut di sana. Makanya kenapa disebut lanjutan dari Manglayang Tour.

Lodaya Bandung: Blog Pribadi, YouTube Channel, PPK dan SRI

Mulai eksis 1 Juni 2017 bertepatan dengan Bulan Ramadhan. Lodaya Bandung mulai sebagai blog pribadi tema kereta api Bandung dan kereta api Indonesia. Saat itu fokusnya cuma di blog dan belum terpikir untuk ekspansi seperti punya media sosial misalnya. Sedikit-sedikit juga menjual tiket kereta api online. Kebetulan waktu itu program afiliasi PegiPegi masih berjalan.

Di bulan Oktober 2017 Lodaya Bandung mulai punya YouTube Channel. dengan video pertama masih sangat singkat dan sederhana. Masuknya KA Lokal Purwakarta (sekarang Kereta Api Walahar Ekspres) di Stasiun Bekasi (BKS). Video tahun 2014 yang sebelumnya pernah ada di Path. Di tahun itu KA Lokal Purwakarta masih berhenti di Stasiun Bekasi (BKS).

Video pertama Lodaya Bandung YouTube Channel “Kereta Api Lokal Purwakarta (Kereta Odong-Odong) Purwakarta – Jakarta Kota PP“. Waktu itu masih berhenti di Stasiun Bekasi (BKS). Odong-odongnya sekarang jadi Kereta Api Walahar Ekspres Purwakarta-Tanjung Priok PP.

Berangkat dari video ringkas dan sederhana itu, Lodaya Bandung YouTube Channel mulai eksis. Berdampingan dengan Blog yang sudah ada sebelumnya. Masih di bulan yang sama, Lodaya Bandung mulai merangkul WhatsApp Group Para Pecandu Kereta (PPK).

Meski sempat terpikir untuk punya WhatsApp Group, Lodaya Bandung akhirnya berhasil membangun ikatan dengan Para Pecandu Kereta (PPK). Satu sama lain saling membutuhkan dan support. Hingga akhirnya wacana punya Grup sendiri pun untuk sementara dibatalkan. Sebaliknya, Para Pecandu Kereta (PPK) dimaksimalkan.

2018: Dari Blog jadi Lodaya Bandung Official Website, Lahirnya SRI dan @pecandukereta

Masuk 2018 Lodaya Bandung mengembangkan Blog menjadi Situs atau website. Disiniah Lodaya Bandung Official Website mulai hadir sekaligus merintis Lodaya Bandung Railway Merchandise. Etalase untuk rail merch disiapkan, meski pada akhirnya belum juga berjalan hingga akhir tahun karena satu dan lain hal.

September 2018, karena resah dengan keberadaan akun instagram @railfans_sejati, Lodaya Bandung (sekaligus mewakili Para Pecandu Kereta) bersama 2 orang Railfans perwakilan dari KSI.ID dan Kedung Sepur Railfans (KSR) EDU, serta 1 orang Bismania mendirikan grup Stop Bajak Foto (SBF) di Instagram.

Tak hanya di Instagram. Stop Bajak Foto (SBF) juga punya WhatsApp Group dan merekrut sejumlah railfans dari grup maupun komunitas lain. Sepaham untuk sama-sama menghentikan pembajakan foto kereta api. Dalam perjalananya SBF tak hanya menangani pembajakan foto tapi juga perusuh. Akhirnya SBF dirubah jadi SRI (Save Railfans Indonesia).

Sementara SRI mulai eksis. hubungan dengan Para Pecandu Kereta (PPK) makin diperkuat dengan adanya Instagram @pecandukereta yang diikuti hastag #pecandukereta #pecandukeretabd. Semula akun itu untuk Instagram resmi Lodaya Bandung. Namun pada akhirnya diputuskan untuk dimaksimalkan sebagai akun repost dengan nama @pecandukereta.

Akhir Oktober 2018 bertepatan dengan saat-saat terakhir operasional KA Patas Bandung Raya. Sejumlah railfans dari WhatsApp Group di Daop 2 Bandung merapat ke Lodaya Bandung. Kekuatan baru pun muncul, jadi tak hanya berintikan Para Pecandu Kereta (PPK). Meski pada akhirnya PPK seperti terlupakan sejak kedatangan mereka.

Sayang sekali kebersamaan tersebut hanya berlangsung kurang dari dua bulan saja. Ego yang terlalu tinggi akhirnya membuat Lodaya Bandung harus mengakhiri kerjasama. Mereka tak lagi punya hak untuk difasilitasi di Lodaya Bandung. Meski ada satu orang yang memiih tetap di Lodaya Bandung dan ikut serta mendukung Para Pecandu Kereta (PPK).

Railfans Lodaya Bandung, PPK dan SRI dalam Satu Visi

Tibalah saatnya tahun 2019. Berganti tahun haruslah punya gairah dan semangat baru. Kegagalan di akhir tahun 2018 jadi pelajaran untuk bisa lebih baik dan berhati-hati dalam melangkah. Di 2019 SRI (Save Railfans Indonesia) akhirnya benar-benar dibangun menjadi sebuah komunitas Railfans. Kepengurusan pun dibentuk. Meski 2 orang perintis SBF tak disertakan dan diganti orang baru.

6 Januari 2019, SRI mulai mengadakan rekrutmen anggota angkatan ke-1. Dari situ terseleksi 43 orang yang dibagi dalam Daop 1-9. Khusus Daop 2 masuknya ke Railfans Lodaya Bandung. Nah disinilah Lodaya Bandung mulai jadi komunitas Railfans bersama SRI. Anggotanya sendiri 9 orang termasuk pimpinan sekaligus founding father.

Tak hanya itu, Lodaya Bandung mulai punya visi “Inspiration of Railfans“. Mengembangkan Para Pecandu Kereta (PPK) menjadi Sub-Komunitas dibawah Railfans Lodaya Bandung. Anggota yang bergabung di dalamnya berpeluang untuk promosi ke Lodaya Bandung sekaligus grup utama SRI (Save Railfans Indonesia).

Ada 3 jalur rekrutmen anggota komunitas Railfans Lodaya Bandung.

  1. Jalur reguler bersama SRI setiap 6 bulan sekali atau dikondisikan.
  2. Foto Kontes yang diadakan di Instagram @pecandukereta. Ketiga jalur
  3. Recruitment on The Spot (ROTS). Jadi setiap hunting atau trip Lodaya Bandung mempersilakan siapa saja yang ingin menjadi anggota dengan mendaftar langsung.

Visi “Inspration of Railfans” kemudian ditetapkan sebagai visi bersama Lodaya Bandung, Para Pecandu Kereta (PPK), dan Save Railfans Indonesia (SRI). Berlaku pula di semua grup-grup binaan SRI.


Manglayang Tour Jadi Lodaya Holiday

1 Juni 2017 Lodaya Bandung hadir sebagai Blog Pribadi yang membahas seputar Kereta Api Bandung dan Kereta Api Indonesia. Otomatis sejak itu Manglayang Tour jadi vakum dan tak ada kegiatan.

Sempat akan diintegrasikan ke Lodaya Bandung. Namun karena Lodaya Bandung sudah punya visi untuk fokus ke Kereta Api dan Railfans, Manglayang Tour pun dirubah jadi Lodaya Holiday.

Masih produk turunan Lodaya Bandung, tapi untuk melanjutkan usaha Tour and Travel yang sempat terputus. Ikut diintegrasikan juga Amazing Japan dan Indonesia Travel Blog.

Disamping Lodaya Holiday, juga tengah dipersiapkan untuk menghidupkan kembali layanan Toko Muslim yang dulu pernah ada dan terhenti sejak tahun 2014.

Sempat ada Amazing Japan dan Indonesia Travel Blog

Menjelang akhir 2018 Lodaya Bandung mengalami sejumlah dinamika. Masuknya Railfans dari WhatsApp grup asal Bandung dan wacana ingin dijadikan portal pariwisata.

Di situs pun ada Amazing Japan dan Indonesia Travel Blog. Amazing Japan membahas segala informasi tentang Jepang. Tak lepas dari Jepang yang kini jadi tujuan wisata utama.

Ditambah lagi negeri sakura tersebut mulai ramah terutama buat wisatawan beragama Islam, mayoritas di Indonesia sehingga minat pun meningkat. Namun ternyata keduanya tak bisa memenuhi ekspektasi.

Akhirnya Amazing Japan dan Indonesia Travel Blog pun dihilangkan. Rencananya akan dimasukkan ke Lodaya Holiday. Disiapkan sebagai situs Tour and Travel.


Desember Kelabu WhatsApp Group

Untuk bisa berhasil atau meraih sukses ada kalanya kita harus melewati jalan terjal dan berliku. Hal tersebut ternyata juga berlaku buat Lodaya Bandung. Mulai berbenah dan beralih dari sekedar blog pribadi menjadi situs web. Ternyata ada sebuah WhatsApp Group yang coba merapat.

Seperti kita tahu, WhatsApp Group yang bersama Lodaya Bandung adalah Para Pecandu Kereta (PPK). Malah sampe dibikin akun IG @pecandukereta khusus repost. Namun di akhir Oktober 2018 bersamaan dengan Perjalanan Terakhir KA Patas Bandung Raya sebuah grup merapat.

Group tersebut menggunakan nama “Daop 2 Bandung”. Di awal perjalanan memang mulus. Namun sayang mulai masuk ke pertengahan November hingga Desember 2018 mulailah masalah demi masalah datang silih berganti.

Awalnya grup tersebut hendak dijadikan komunitas. Beberapa sudah sepakat memakai nama Lodaya Bandung. Mereka ingin diakomodasi oleh situs dan Channel YouTube Lodaya Bandung. Namun sayang sekali mereka cenderung mengutamakan ego dibanding kepentingan bersama.

Di antaranya soal jadwal kegiatan. Mereka seperti mewajibkan ikut kegiatan setiap pekan. Padahal idealnya cukup satu kali saja. Biar bagaimanapun juga kita semua punya aktivitas masing-masing. Ditambah lagi harus mengalokasikan waktu untuk urusan keluarga.

Kalau ada peserta yang tak mendapat izin orang tua seolah bersikap masa bodoh. Bagaimanapun caranya harus ikut. Nah hal-hal seperti inilah yang sulit diterima. Hingga jadilah setiap mau ada kegiatan pasti riweuh.

Puncaknya di tanggal 28 Desember 2018. Mayoritas anggota menolak untuk menjadikan grup sebagai komunitas. Mending tolaknya biasa, ini seperti demonstrasi tanpa etika. Bahkan disertai pemaksaan kehendak. Keesokan hari giliran nama Lodaya Bandung dipersoalkan.

Hingga akhirnya grup tersebut ditinggalkan oleh founding father Lodaya Bandung. Segala fasilitas dicabut. Mereka tak lagi bisa memanfaatkan situs maupun Channel YouTube. Kembali ke khitah, membantu memajukan Para Pecandu Kereta (PPK).

Kini Lodaya Bandung sudah jadi komunitas Railfans. Maju bersama Save Railfans Indonesia (SRI) dan Para Pecandu Kereta (PPK) yang naik jadi sub-komunitas.

Advertisements
%d bloggers like this: