Padalarang antara Stasiun dan Tiber

Padalarang bagi Railfans tak pernah lepas dari Stasiun dan Tiber. Stasiun sebagai titik awal dan terminus KA Lokal Bandung Raya. Tiber jadi spot favorit fotografi dan bikin video. Namun masih banyak yang bisa ditemukan di sini.

Sebelum ada jalan tol Cipularang, Padalarang adalah gerbang masuk menuju Kota Bandung. Mau lewat Puncak atau Cikampek pasti ketemunya di sini. Begitu juga kalo mau balik kanan arah Jakarta pasti bakal lewat sini. Padatnya traffic bikin tempat ini nyaris selalu dilanda macet.

Tapi itu dulu zamannya belum ada tol. Sekarang meski kadang masih macet paling nggak udah terurai. Karena yang mau ke Jakarta pasti ambil jalur tol. Jarang sekali ada yang keluar di sini.

padalarang antara tiber dan stasiun 1

Triple traksi lokomotif CC 206 di sekitar PDL. Foto: Jodhi Yusuf Nugraha, Haidir Huud, dan Zaidan Pratama

Stasiun Padalarang

Oke itu baru gambaran singkat tentang Padalarang, pintu masuk utama Kota Bandung dari arah Jakarta. Sekarang kita akan bahas yang kaitannya sama Railfans di sini. Pertama-tama tentu saja Stasiun Padalarang (PDL).

Stasiun ini dibangun tahun 1890 dan mulai beroperasi tahun 1902. Sementara Batavia dan Bandung udah terhubung sejak 1884. Jadi stasiun ini dibangunnya belakangan. Termasuk stasiun besar karena jadi pertemuan dua jalur kereta api Bandung-Jakarta.

Dulu pernah jadi titik keberangkatan KAJJ seperti KA Parahyangan, KA Argo Parahyangan, KA Serayu dan KA Kahuripan. Pernah juga waktu petak sekitaran Gadobangkong longsor di tahun 1996 jadi terminus KA Parahyangan dan Argo Gede.

Sayang sejak 2016 stasiun ini cuma melayani perjalanan KA Lokal Bandung Raya dan KA Lokal Cibatuan. Setelah perjalanan KA Serayu dipindah ke Stasiun Cimahi (CMI).

Tiber, Spot Sejuta Umat

Satu lagi tempat yang sering dikunjugi Railfans, Tiber Padalarang. Terutama untuk kegiatan fotografi dan video. Disini bisa dapat momen kereta lagi nikung dengan latar Gunung Burangrang. Khususnya kereta dari arah Barat.

padalarang antara stasiun dan tiber 2
KA Argo Parahyangan Tambahan (idle Sembrani) melintas Tiber Padalarang. Sayang gunung Burangrang nggak terlihat. Foto: Ardhi Wiryawan.

Begitu juga dari arah Timur kita akan dapat background perbukitan. intinya tiber udah jadi semacam spot sejuta umat. Meski sekarang lagi ada kegiatan pembangunan KA Cepat Jakarta Bandung. Keberadaan proyek tersebut ternyata nggak mengurangi minat untuk datang ke Tiber.

padalarang antara stasiun dan tiber 3
KA Lokal Cibatuan menuju Purwakarta. Foto: Rifansyah

Cuma ada yang mesti diperhatikan kalo kamu pengen coba spot sejuta umat ini. Paling penting adalah safety hunting. Mengetahui jadwal perjalanan kereta api khususnya KA Argo Parahyangan, KA Ciremai Ekspres, KA Lokal Cibatuan dan KA Serayu.

Sebenarnya masih ada KA Harina yang juga lewat sini. Hanya saja dinasnya malam. Nggak mungkin lah kamu malam-malam datang ke sini. Terus hati-hati sama barang bawaan kamu karena lokasi ini lumayan rawan kejahatan.

Nggak kalah penting juga perhatian terhadap kearifan lokal. Jangan buang sampah di sekitaran Tiber. Bekas sampah makanan apapun baiknya kamu kantongin dulu untuk nantinya dibuang setelah meninggalkan Tiber.

Apakah disini cuma ada Stasiun dan Tiber? Ternyata Nggak. Mau tau lebih lengkap? Tunggu artikel selanjutnya.

Kontributor Foto:

Ardhi Wiryawan (@ardhi_railfans06)
Haidir Huud (@haidirhuuds)
Jodhi Yusuf Nugraha (@jodhiyusuf777)
Rifansyah (@rfnsyah_)
Zaidan Pratama (@zaidanpratama721)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.