Posted on Leave a comment

Mengabadikan Kereta Api Bisnis (K2) Sebelum Hilang

Pergantian rangkaian Kereta Api Senja Utama Solo dan Gumarang seolah makin menegaskan wacana penghapusan Kereta Api Bisnis (K2). Selain gerbong kelas dua itu juga nggak akan diproduksi PT.INKA, justru malah lebih banyak produksi gerbong K3 Premium dan eksekutif, paling baru body stainless steel. 

Baru-baru ini PT. KAI kasih update tiket kereta api Senja Utama Solo keberangkatan 25 Mei 2018 dan seterusnya belum bisa dibooking karena mau ada pergantian rangkaian. Ini artinya satu kereta api bisnis (K2) dipastikan bakal hilang dari peredaran dan diganti rangkaian baru, kemungkinan K3 18 Premium berbody stainless steel.

Belum reda kabar itu, sekarang giliran tiket kereta api Gumarang rute Jakarta Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi yang nggak bisa dibooking mulai 5 Juni 2018. Alasannya sama, mau ada pergantian rangkaian dan penyesuaian pola perjalanan. Kereta Api Gumarang termasuk yang masih punya layanan kelas bisnis (K2).

Dalam waktu nyaris berdekatan, dua rangkaian kereta api yang punya layanna kereta api bisnis (K2) bakal ganti rangkaian. Ini seolah-olah jadi kode keras bahwa wacana penghapusan kereta api bisnis (K2) yang mulai muncul di tahun 2011 memang benar adanya. PT.INKA Madiun sendiri udah ngasih tau nggak akan produksi gerbong kelas dua itu. Sebaliknya justru K3 Premium yang dibanyakin, termasuk K3 18 stainless steel.

Populasi Menurun

Miris ngeliat kondisi kereta api bisnis (K2) sekarang. Populasinya makin hari makin menurun. Bahkan sejak pertama kali kereta api ekonomi AC diperkenalkan tahun 2010. Waktu itu PT. KAI launching Kereta Api Bogowonto, yang digadang-gadang jadi ekonomi pertama yang punya fasilitas AC sentral layaknya kelas eksekutif.

Kemunculan kereta api Bogowonto, rutenya masih Pasar Senen-Kutoarjo, membuat kereta api bisnis (K2) mulai kehilangan pamor. Lebih-lebih waktu Bogowonto lahir, gerbong kelas bisnis belum dipasang AC split dan masih boleh ada penumpang berdiri. Setelah Bogowonto (akhirnya rute diperpanjang sampe Jogja) muncul lagi Gadjah Wong, Majapahit, Menoreh Krakatau, Jayabaya (edisi reborn), hingga Jaka Tingkir.

Gerbong-gerbong ekonomi plus ber-AC sentral itu seolah mulai menggeser kereta api bisnis. Contoh Kereta Api Menoreh berhasil menyingkirkan duo Fajar Utama Semarang dan Senja Utama Semarang. Begitu juga Senja Singosari yang digantikan Majapahit (Singosari sendiri akhirnya balik lagi ngelanjutin Krakatau yang diperpendek rutenya jadi Blitar-Pasar Senen).

Rata-rata gerbong kelas bisnis dimodifikasi jadi kereta barang (bagasi) atau diupgrade jadi kelas eksekutif (K1) retrofit. Tahun 2016 kita sempat nyaksiin trio Fajar Utama Jogja, Senja Utama Jogja, dan Mutiara Selatan ganti rangkaian dari kelas bisnis jadi ekonomi plus pake gerbong K3 16.

Memang kejadian itu nggak berlangsung lama karena gerbong K3 16 ternyata punya cacat di sisi interior dimana jarak antar kursi sempit dan kursinya paten kaya bus bumel. Jadilah 3 rangkaian itu balik lagi jadi kelas bisnis (K2) meski harus ngorbanin kereta lainnya kaya Kereta Api Argo Parahyangan, Kereta Api Cirebon Ekspres, Kereta Api Tegal Bahari dan Kereta Api Sancaka yang ganti pake K3 16.

Khusus Kereta Api Mutiara Selatan, di bulan maret 2017 kemarin layanannya ditambahin kelas eksekutif (K1) dan masih punya layanan kelas bisnis (K2). Sehingga tinggal 4 yang masih full K2 yakni Kereta Api Fajar Utama Jogja, Kereta Api Sawunggalih, Kereta Api Senja Utama Jogja, dan Kereta Api Senja Utama Solo.

Ganti Rangkaian di Kereta Api Senja Utama Solo dan Kereta Api Gumarang.

Awal tahun 2018, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) perkenalkan rangkaian kereta api yang baru dibeli dari PT. INKA Madiun yang berbody stainless steel. Terdiri dari kereta api eksekutif (K1 18), kereta api ekonomi premium (K3 18), kereta makan, dan gerbong pembangkit. Armada baru ini siap gantiin kereta-kereta yang udah uzur dimakan usia, termasuk kereta api bisnis (K2).

Seolah jadi kode keras, per tanggal 25 Mei 2018 tiket kereta api Senja Utama Solo (Full K2) nggak bisa dibooking karena mau ada pergantian rangkaian. Tanda-tanda itu mulai terbukti dimana Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan yang biasanya pake idle Senja Utama Solo justru malah pake kereta api eksekutif baru (K1 18) stainless steel. Bahkan rutenya diperpanjang sampe Kiaracondong.

Belum usai kabar tersebut, kini giliran tiket kereta api Gumarang yang nggak bisa dibooking dengan alasan yang kurang lebih sama, pergantian rangkaian dan penyesuaian pola perjalanan. Secara kereta api Gumarang sendiri punya layanan kelas bisnis (K2) meskipun multikelas kaya Kereta Api Malabar. Lagi-lagi kode keras kereta api bisnis (K2) bakal dihapus makin nyata.

Sebetulnya 2 kereta lagi, Kereta Api Fajar Utama Jogja dan Kereta Api Senja Utama Jogja, bakal mengalami pergantian rangkaian per 25 Mei 2018. Cuma hingga detik ini, tiket dua kereta itu masih bisa dibooking. Tapi biarpun begitu kita tetap harus siap-siap kalo keduanya ikut berganti rangkaian.

Kereta Api Bisnis (K2) mungkin nggak akan sekaligus diganti sama K3 18 Premium “Stainless Steel” atau K3 17 Premium “Mild Steel”. Semua tergantung sama ketersediaan armada penggantinya. Tapi kita tetap harus siap kalo suatu hari nanti semua K2 bakal tinggal kenangan. Maka dari itu mulai sekarang banyak-banyaklah mengabadikan kereta api bisnis (K2) sebelum hilang.

Gimana caranya? Ya semampu kamu aja. Cuma sekedar foto pake kamera hp pun nggak masalah, bagus-bagus ngetrip naik Kereta Api Bisnis sekalipun di rute pendek, paling nggak kita masih sempat ngerasin saat-saat terakhir K2. Bisa juga dibikin video, kaya di awal tulisan.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.