Posted on

Mencoba Kereta Api Tawang Jaya Premium, Kereta Api Semarang Jakarta

Inilah puncak dari trip selama 3 hari di Daop 4 Semarang awal Mei 2018 lalu. Balik kanan naik Kereta Api Tawang Jaya Premium, kereta api Semarang Jakarta yang waktu itu udah pake rangkaian terbaru K3 18 Stainless Steel. Jadi sekalian nyobain kereta ekonomi premium terbaru. 

Sekali dayung dua tiga pulau terlewati. Boleh jadi ungkapan ini paling pas waktu ngetrip ke Daop 4 Semarang, 29 April s.d. 1 Mei 2018 kemarin. Berangkatnya nyobain naik kereta api Jayabaya, sang legenda yang terlahir kembali pada 18 Oktober 2014 lalu dan pas balik kanan giliran kereta ekonomi terbaru yang dijajal, yakni Kereta Api Tawang Jaya Premium.

02 MENCOBA KERETA API TAWANG JAYA PREMIUM KERETA API SEMARANG JAKARTA 2

Sekilas Kereta Api Tawang Jaya

Ngomong-ngomong soal kereta api Tawang Jaya Premium, tentu nggak akan bisa lepas sama Kereta Api Tawang Jaya reguler. Kereta Api Tawang Jaya mulai dinas 14 Mei 1984, setiap harinya melayani rute Jakarta Pasar Senen-Semarang Poncol PP. Uniknya, Kereta Api Tawang Jaya merupakan rangkaian terakhir yang diberangkatin dari Jakarta ke arah timur, atau kereta pamungkas. Berangkat jam 23.00 WIB nyampe di Semarang Poncol jam 06.15 WIB.

Sementara untuk keberangkatan dari Stasiun Semarang Poncol berangkat jam 13.15 WIB dan nyampe di Stasiun Pasar Senen jam 20.10 WIB. Kebalikan dari berangkatnya, disini kamu bisa menikmati pemandangan khas Daop 4 Semarang, yakni view pinggir pantai sekitar Stasiun Plabuan di Kabupaten Pekalongan.

Mulai 4 April 2016, Kereta Api Tawang Jaya dinas bawa rangkaian panjang sebanyak 16 kereta. Perpanjangan rangkaian ini imbas pensiunnya Kereta Api Tegal Arum jurusan Tegal yang mulai dinas tahun 1971, atau pendahulunya Tawang Jaya. Jadi layanan Tegal Arum digabungin sama Tawang Jaya, boleh jadi buat efisiensi karena okupasi Kereta Api Tegal Arum yang kembang kempis menjelang pensiun.

Kereta Api Tawang Jaya Premium

20 Juni 2017 Kereta Api Tawang Jaya Premium mulai dinas pake rangkaian terbaru saat itu, K3 17 ‘Premium” sebagai Kereta Api Lebaran Tambahan dan di tanggal 18 Februari 2018 sebagai kereta api tambahan buat libur Imlek. Okupasi yang bagus akhirnya membuat Kereta Api Tawang Jaya Premium didinasin secara reguler per 6 April 2018. Nggak cuma itu, rangkaiannya ikut diganti jadi K3 18 Premium Stainless Steel.

Adapun rangkaian K3 17 yang sebelumnya dipake Kereta Api Tawang Jaya Premium, dikirim ke Pulau Sumatera untuk didinasin sebagai Kereta Api Sribilah Premium di Divre 1 Sumatera Utara. Sebagaimana tujuan semula K3 17 memang dialokasikan buat Divre di Pulau Sumatera.

Balik kanan ke Jakarta.

Nah di tanggal 1 Mei 2018, admin berkesempatan menjajal Kereta Api Tawang Jaya Premium yang udah pake rangkaian K3 18 Stainless Steel. Ya, inilah kesempatan kedua jajal kereta baru, setelah sebelumnya udah pernah nyobain K1 18 Stainless Steel yang didinasin sebagai PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan dari Gambir ke Bandung, dan dari Bekasi ke Kiaracondong.

Trip tanggal 1 Mei 2018 dari Stasiun Semarang Tawang (SMT) ke Stasiun Pasar Senen (PSE) dalam rangka balik kanan setelah kunjungan singkat selama 3 hari 2 malam di Daop 4 Semarang, tepatnya ke Kota Cepu. Sebelum naik ke atas kereta api Tawang Jaya Premium, sempat perhatiin keretanya yang masih benar-benar baru dan belum dikasih stampel kepemilikan Dipo Kereta Api Semarang Poncol (SMT) maupun Jakarta Kota (JAKK).

Ini jelas beda sama K1 18-nya Argo Parahyangan yang udah punya Dipo Jakarta Kota (JAKK), PLB, dan Sidotopo (SDT) untuk rangkaian KA 33-34 idle Turangga. Walaupun diyakini K3 18 Stainless Steel punya Kereta Api Tawang Jaya Premium nantinya bakal jadi punya salah satu di antara SMC atau JAKK.

01 MENCOBA KERETA API TAWANG JAYA PREMIUM KERETA API SEMARANG JAKARTA 1

Begitu naik ke atas kereta, sekilas stamformasi tempat duduknya nggak jauh beda sama K3 17. Cuma ada yang bedain di toilet-nya, dimana untuk K3 18 punya 2 toilet di ujung kereta dekat bordes, berbeda sama K3 17 yang cuma punya 1 toilet di dekat bordes. Kalo dikaliin 2, berarti K3 18 punya 4 toilet di masing-masing kereta. Untuk kursi paling pojok masih kebagian sedikit jendela. Tentu saja berbeda sama K3 17 yang “zonk”.

Suara audio dari televisi-nya kedengaran jelas banget. Guncangannya juga halus. Sepanjang perjalanan boleh dibilang yang namanya S.35 dari lokomotif sama sekali nggak kedengaran dan baru terdengar begitu kita pake toilet.

Satu hal yang unik di perjalanan balik kanan naik Kereta Api Tawang Jaya Premium, Kereta Api Semarang Jakarta, kali ini. Untuk pertama kalinya admin ketemu sama sosok kondektur wanita, dimana terakhir kalinya ketemu sama sosok tersebut sekitar tahun 1997 di era kejayaan Kereta Api Argo Gede. Jadi lengkaplah sudah kesan pertama naik Kereta Api Tawang Jaya Premium rangkaian K3 18 Stainless Steel.

03 MENCOBA KERETA API TAWANG JAYA PREMIUM KERETA API SEMARANG JAKARTA 3

Tapi tetap aja yang namanya kekurangan itu ada. Tak ada gading yang tak retak. Begitu juga K3 18 Stainless Steel. Sepanjang perjalanan ternyata nggak ada “night mode” jadi lampunya tetap dibiarin menyala terang sepanjang perjalananan. Makanya jangan heran admin susah tidur sepanjang perjalanan.

Nah buat kamu yang mau nyobain, Kereta Api Semarang Jakarta untuk rangkaian Kereta Api Tawang Jaya Premium berangkat dari Stasiun Semarang Tawang (SMT) jam 20.20 WIB, tiba di Stasiun Pasar Senen (PSE) jam 03.05 WIB. Sedangkan untuk rute sebaliknya, berangkat dari Stasiun Pasar Senen (PSE) jam 06.55 WIB tiba di Stasiun Semarang Tawang (SMT) jam 13.35 WIB. Kebalikannya dari Kereta Api Tawang Jaya (reguler).

 

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.