Mahameru? Coba Gunung Manglayang Dulu

Gara-gara film 5cm banyak yang pengen mendaki Gunung Semeru nyampe ke Puncak Mahameru (3.676 mdpl). Kadang pake modal nekat doang tanpa persiapan memadai. Padahal sebelum ke sana yang notabene puncak tertinggi di Pulau Jawa, cobain dulu yang kecil-kecil, salah satunya Gunung Manglayang (1.818 mdpl).

Mendaki gunung sekarang udah jadi semacam gaya hidup. Terutama di kawula muda dan paruh baya. Efek booming film 5 cm (2012)  yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Dhony Dirgantoro memang nggak bisa disangkal lagi, bikin darah kamu bergejolak kepengen nyicip tanah tertinggi di Pulau Jawa.

SemeruMeski sejatinya kamu sama sekali nggak punya pengalaman mendaki gunung. Nah, ini masalahnya. Padahal track-nya Semeru itu berat lho, nggak bisa dianggap seenteng film 5 cm. Perjalanannya juga panjang, dimana kamu mesti ngecamp dulu di Ranu Kumbolo. Jarak dari pos pertama di Ranu Pani ke Ranu Kumbolo 4 jam perjalanan.

Gambaran di film nunjukkin sesuatu yang lain. Begitu nyampe Ranu Pane, mereka langsung dihajar ke Kalimati yang waktu tempuhnya 8 jam! Bisa dibayangin, kalo kamu jalan kaki non-stop 8 jam dengan persiapan minim itu gimana? Gempor iya.

Banyak Dikritik.

Apa yang diliatin di film 5cm ternyata banyak dikritik terutama dari kalangan pecinta alam atau mereka yang udah pengalaman naik gunung, termasuk Gunung Semeru. Apa yang ada di film dianggap gila. Seperti perjalanan non-stop dari Ranu Pane ke Kalimati itu.

Belum lagi pakaian yang mereka pake itu ternyata sangat jauh dari standard. Naik gunung tapi kaya mau ke mall atau bioskop pake jeans itu dianggap aneh sama para pecinta alam. Bukan apa-apa, pegunungan di Indonesia itu kebanyakan hutan hujan tropis. Cuaca bisa berubah sewaktu-waktu.

Pas naik cerah boleh jadi begitu udah di ketinggian sekian tiba-tiba turun hujan lebat. Ini yang jadi masalah. Jeans itu kalo kena air bakal ngeberatin langkah kamu. Lebih-lebih di gunung. Di pake terus-terusan yang ada malah kamu bisa kena hipotermia. Belum lagi jeans kalo di packing itu susah dan ngeberatin.

Kritikan yang lain soal logistik, tepatnya air minum. Buat mendaki gunung setinggi Semeru itu paling nggak perlu persiapan 2 liter air, nah di film malah kebalikannya, bawa 1,5 liter air dibagi 6 orang. Itu juga minta sama pendaki lain. Kalo kata (alm) bang Bens, “Gile Bener!” Udah dihajar 8 jam non-stop ditambah malamnya muncak cuma dikasih air segitu.

Dan satu lagi bahkan ini sebenarnya paling penting, Puncak Mahameru sebenarnya ditutup, pendakian dibatasin cuma sampai Pos Kalimati. Begitu menurut pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sedikit info, Kalimati dengan Sumber Mani-nya merupakan sumber mata air di lereng Gunung Semeru.

Coba Dulu Gunung Manglayang

Iya sih, mimin memang tau kamu ngebet banget pengen kaya Genta dkk, naklukin puncak tertinggi di Pulau Jawa. Malah kalo perlu sekalian upacara disitu kan? It’s okay, I see and understood. Cuma lagi-lagi kamu harus persiapan yang matang dulu sebelum ke sana. Jangan cuma modal nekat.

Sebelum naik ke Mahameru (3.676 mdpl) coba tes dulu kemampuan kamu di gunung-gunung yang kecil, salah satunya Gunung Manglayang (1.818 mdpl). Ini cocok banget buat nge-test kamu, dengan medan yang sebenarnya nggak bisa dipandang sebelah mata dan juga persiapan matang tetap harus kamu lakuin.

Udah itu, ke Gunung Manglayang tetap harus bawa perlengkapan standard pendakian. Jangan sekali-kali pake jeans kaya Genta dkk di film 5 cm. Sekali lagi ingat, walaupun pas di kaki gunung cuacanya masih bersahabat, tapi bisa aja begitu di atas cuaca tiba-tiba berubah drastis. Turun hujan lebat yang bisa bikin pakaian kamu basah kuyup.

Berapa lama perjalanan dari bawa sampe ke Puncak Manglayang? Paling lama 4 jam perjalanan, kurrang lebih segitu, itu setara perjalanan dari Ranu Pane ke Ranu Kumbolo dan dari Ranu Kumbolo ke Pos Kalimati. Jadi memang cocoklah buat menguji kamu sebelum menapaki tanah tertinggi di Pulau Jawa.

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: