Lokomotif CC 206 Terbakar di Stasiun Cimahi (CMI)

Lokomotif CC 206 terbakar ketika lagi dinas KA Argo Parahyangan 34. Diduga sebelum masuk Padalarang. Begitu tiba di Stasiun Cimahi (CMI) double traksi CC 2019505 BD. Imbasnya kereta mengalami keterlambatan.

Si Puongs dengan nomor CC 206 13 40 SDT, punya Dipo Induk Sidotopo, terbakar dan mengeluarkan asap ketika masuk Stasiun Cimahi (CMI). Ketika itu loko sedang dinas KA Argo Parahyangan 34 yang manfaatkan idle KA Turangga (Goparangga).

Diduga terbakarnya loko tersebut terjadi sebelum masuk Padalarang. Akibatnya kereta mengalami keterlambatan. Loko nggak bisa lanjut sampe ke tujuan akhir, Stasiun Bandung (BD). Maka loko bantuan pun dikerahkan untuk menolong kereta ini, CC 2039505BD.

Lokomotif CC 206 Terbakar Asistensi.

Adapun loko yang mengalami kebakaran ini bukan punya Dipo Induk Bandung (BD). Melainkan asistensi dari Dipo Induk Sidotopo (SDT). Memang udah biasa sih ada loko dari luar Bandung dinas kereta punya Daop 2 Bandung, termasuk KA Argo Parahyangan.

Kebakaran terjadi di bagian mesin lokomotif. Begitu kereta tiba di Stasiun Cimahi (CMI) dalam keadaan delay, terlihat mengeluarkan asap. Ketika itu kereta udah dalam kondisi Double Traksi (DT). Lokomotif CC2039505BD berada di posisi depan “Long Hood”.


Lokomotif CC 206 terbakar ketika dinas KA Argo Parahyangan 34. Karena itu harus dibantu CC 203 95 05 BD untuk lanjut sampe ke tujuan akhir,
Lokomotif CC 206 terbakar ketika dinas KA Argo Parahyangan 34. Karena itu harus dibantu CC 203 95 05 BD untuk lanjut sampe ke tujuan akhir,

Tentu saja ini jadi semacam momen tersendiri buat Railfans. Meski disisi lain kita nggak bisa mengabaikan faktor musibah. Sekalipun bukan yang fatal sampe makan korban jiwa. Melainkan makan korban lokomotif si Puongs punya Sidotopo (C6 40).

Railfans yang kebetulan lagi berada di sekitar Cimahi nggak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Jarang-jarang lho ada CC 203 tarik KA Argo Parahyangan. Apalagi ini Double Traksi (DT). Titisan Sang Legenda udah langganan dibawa Puongs sejak 2014.

Meski di satu sisi jadi momen, di sisi lain justru ini merupakan musibah. Mau nggak mau C6 40 nggak bisa dinas dan harus diperbaiki. Jelas mengurangi armada Puongs yang Siap Operasi (SO). Buat penumpang KA 34 juga mereka harus mengalami keterlambatan tiba di Bandung (BD).

Harusnya Datang Sesaat Setelah KA 27 Berangkat

Dalam kondisi normal, KA Argo Parahyangan 34 masuk Stasiun Bandung (BD) nggak lama setelah KA Argo Parahyangan 27 berangkat menuju Stasiun Gambir (GMR). KA 27 ini nggak singgah di Cimahi dan baru berhenti di Stasiun Bekasi (BKS).

Di hari Jum’at, 17 Mei 2019, KA 27 diperkirakan baru papasan sama KA 34 yang udah dalam keadaan dibopong si Baungs di petak Gadobangkong-Cimahi. Ini memang nggak biasa. Pasalnya KA 27 bablas Cimahi, KA 34 belum tiba.

Normalnya setelah KA 27 bablas, KA lokal yang ada di jalur 3 siap berangkat. Tapi ini nggak, malah menunggu KA 34 masuk di jalur 2 Stasiun Cimahi. Maka jadilah peristiwa langka ini buruan Railfans.

Selain double traksi (DT) dan dibawa si Baung, Kereta Api Lokal Bandung Raya di jalur 3 harus mengalami susul-silang. Kereta ini nggak bisa langsung berangkat begitu KA 27 masuk blok Gadobangkong (GK) setelah bablas Cimahi (CMI). Jadi menunggu KA 34 masuk jalur 2.

Kerusakan CC 206 13 40 SDT langsung mendapat perhatian dari teknisi PT.KAI yang ada di Cimahi. Dengan sigapnya langsung foto posisi mesin yang terbakar.


KA Argo Parahyangan 34 di Stasiun Cimahi. Delay parah karena loko terbakar.
KA Argo Parahyangan 34 di Stasiun Cimahi. Delay parah karena loko terbakar.

KA Argo Parahyangan 27 melintas langsung Stasiun Cimahi (CMI)
KA Argo Parahyangan 27 melintas langsung Stasiun Cimahi (CMI)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.