Sejarah

Sejarah Lodaya Bandung

Sejarah yang dimulai dari bisnis perorangan di bidang jasa pariwisata. Terus berubah jadi blog pribadi hingga akhirnya menjadi komunitas Lodaya Bandung per 6 Januari 2019. Untuk menunjang pendanaan, unit bisnis dihidupkan lagi.

Sejarah Komunitas Lodaya Bandung. Kata pendiri negeri ini jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Karena itu terutama anggota perlu mengetahui gimana awal berdirinya Komunitas Lodaya Bandung. Gimana pahit getir perjuangan sampe seperti sekarang.

Lodaya Bandung memang udah dikenal luas di masyarakat. Apalagi sekarang udah jadi komunitas Railfans bahkan disejajarkan sama yang sudah mapan dan lebih dulu ada. Padahal sebagai komunitas kita baru terbentuk di 6 Januari 2019.

Awalnya Lodaya Bandung bukanlah komunitas Railfans. Secara nama memang baru ada di 1 Juni 2017. Itupun sebagai blog pribadi yang membahas tentang perkeretaapian Indonesia. Blog yang dibikin sebagai kelanjutan dari Manglayang Tour yang dirintis 1 April 2014.

Nah namanya Manglayang Tour juga itu usaha perorangan di bidang jasa Pariwisata. Khususnya online ticketing. Ditarik lagi ke belakang, sebetulnya usaha ini udah dirintis sejak 2005 cuma tanggal pastinya aja yang belum jelas.

Sejarah Lodaya Bandung, Berdiri 1 April 2014 Sebagai Bisnis Perorangan

Bisa aja sih kita tetapkan kelahiran Komunitas Lodaya Bandung tahun 2005. Tapi selain tanggalnya nggak jelas, usaha rintisan awal itu pun mengalami pasang surut. Dari 2005 mengalami vakum di 2006-2007 dan baru bergerak lagi tahun 2008.

Bertahan selama 2 tahun, di 2010 malah mengalami collaps jadi korban penipuan. Sebelum akhirnya mulai dibangkitkan lagi di tahun 2013. Tepat di 1 April 2014 rintisan usaha tersebut mulai menemukan jati dirinya. Khoibar Tour and Travel sebagai jasa pariwisata meski perorangan.

Nggak lama berselang, 10 Oktober 2014, namanya diganti jadi Manglayang Tour setelah terjadi split off atau pemisahan antara Jasa Pariwisata dan usaha retail. Tadinya jasa pariwisata merupakan bagian dari Khoibar Solution dan di bulan tersebut Khoibar Solution difokuskan di retail.

Manglayang Tour bertahan selama 3 tahun. Sampai di 1 Juni 2017 ketika namanya dirubah menjadi Lodaya Bandung. Secara Lodaya mulai terpikir sejak 2015. Ceritanya waktu itu mau bikin semacam Newsletter dengan nama Lodaya.

Itu karena Manglayang Tour lebih banyak pasarin tiket KA Lodaya rute Solo Balapan-Bandung. Waktu itu di segmen Bandung-Jogja PP. Jadi ada ide buat bikin Newsletter pake nama Lodaya. Nah karena kagok kalo cuma Newsletter akhirnya dijadiin nama situs aja.

Lodaya Bandung mulai online 1 Juni 2017 sebagai kelanjutan dari Manglayang Tour. Dibuat khusus membahas seputar perkeretaapian Indonesia.

Periode awal Lodaya Bandung mulai ada trend WhatsApp Group Railfans. Meski udah mulai dikenal, Lodaya Bandung nggak ikut trend tersebut dan lebih memilih fokus mengembangkan situs. Untuk WhatsApp Group Lodaya Bandung pilih menggandeng Para Pecandu Kereta (PPK).

Disinilah awal mula terjadinya hubungan erat dengan Para Pecandu Kereta (PPK) yang sekarang jadi Squad di Komunitas Lodaya Bandung. Oktober 2017 Lodaya Bandung mulai launching Channel YouTube.

2018 Mulai Bikin Instagram (IG) dan Merintis Railshop

Tahun 2018 Lodaya Bandung mulai memasuki babak baru. Image sebagai blog pribadi perlahan mulai dirubah jadi situs web referensi perkeretaapian Indonesia. Sebagai langkah awal format situs web pun dirubah.

Perubahan tersebut terutama buat mengakomodir Railshop yang mulai dirintis. Railshop jelas jualan atribut Railfans mulai dari kaos sampe stiker bertema kereta api. Nah di sini mulai menjajaki usaha retail padahal awal berdirinya usaha di bidang jasa. Jasa dan retail itu beda.

Memang nggak langsung ada karena harus melakukan berbagai tahapan termasuk riset harga pasar. Supaya jangan sampai nantinya harga produk Lodaya Bandung lebih mahal daripada railshop lainnya. Sambil jalan Lodaya Bandung mulai bikin Instagram (IG).

Akun instagram tersebut diproyeksikan sebagai akun repost. Nama IG-nya sendiri pecandukereta, jelas refer ke Para Pecandu Kereta (PPK). Disini Para Pecandu Kereta (PPK) mulai jadi bagian integral dari Lodaya Bandung.

Mendirikan SRI (Save Railfans Indo)

15 Oktober 2018, Lodaya Bandung (sekaligus mewakili Para Pecandu Kereta) bersama sejumlah komunitas kecil railfans dan seorang bismania mendirikan aliansi SRI (Save Railfans Indo). Sebagai wujud keprihatinan atas maraknya pembajakan foto.

Waktu itu namanya belum SRI tapi SBF (Stop Bajak Foto). Bukan sekedar pembajakan foto tapi juga geram atas keberadaan sebuah akun instagram yang bajak foto dan kasih caption asal-asalan.

Karena dalam perjalanannya SBF nggak cuma menangani para pembajak foto. Tapi juga perusuh di dunia Railfans. Hingga akhirnya ganti nama jadi Save Railfans Indo (SRI).

Periode awal Save Railfans Indo (SRI) ditandai dengan keberadaan Ujian Para Master Online (UPMO). Semacam tes pengetahuan seputar perkeretaapian Indonesia. UPMO ini sebetulnya menyasar si pemilik IG yang fotonya bajakan dan caption asal-asalan itu.

Namun dalam perjalanannya banyak RF coba menjajal UPMO. Keberadaan UPMO lantas jadi kontroversial. Setelahnya UPMO dihapus, secara sasaran utama juga udah dapat dan mengerjakan soal-soal yang diujikan di UPMO.

Akhir 2018 Save Railfans Indo (SRI) mulai penjajakan untuk jadi komunitas Railfans. Atau kalopun bukan komunitas, aliansi komunitas-komunitas railfans.

6 Januari 2019 jadi Sejarah Baru

Bersamaan dengan Open Recruitment Save Railfans Indo (SRI). Lodaya Bandung mulai berbenah jadi komunitas Railfans. Proses seleksi di SRI menghasilkan 7 anggota untuk Komunitas Lodaya Bandung pada tanggal 6 Januari 2019.

Nah disinilah sejarah baru Lodaya Bandung sebagai komunitas Railfans. Mulai dari 7 anggota dengan 2 anggota aktif. Sebulan berselang Lodaya Bandung kembali melakukan Open Recruitment melalui jalur Kontes Foto Para Pecandu Kereta (PPK).

Dari sini terpilih 10 besar yang langsung direkrut jadi anggota Komunitas Lodaya Bandung. Karena dirasakan masih sangat kurang, dibukalah jalur baru yang dinamakan Recruitment on The Spot (ROTS).

Awalnya ROTS punya syarat harus hunting bareng pengurus 3 kali dan 2 kali trip. Bisa juga gabungan keduanya. Namun seiring berjalan waktu syarat ROTS diringankan.

Anggota Komunitas Lodaya Bandung pun terus bertambah hingga mencapai 30 orang lebih. Kebanyakan direkrut dari ROTS atau promosi dari grup binaan SRI. Semua anggota tersebut dibagi ke dalam 2 Squad: Squad Awim Bawe dan Squad Para Pecandu Kereta (PPK).

Lagi-lagi Para Pecandu Kereta (PPK) mengalami kemajuan. Semula cuma dirangkul, terus jadi grup binaan, sub-komunitas, hingga akhirnya jadi Squad Lodaya Bandung.

Sejarah Lodaya Bandung

Siap Hidupkan Lagi Unit Bisnis

Komunitas Lodaya Bandung boleh jadi unik dibanding yang lain. Disini sama sekali nggak ada uang kas. Terus gimana caranya mendanai kegiatan-kegiatannya?

Awal berdiri Lodaya Bandung itu jasa usaha Tour and Travel. Pastinya unit bisnis meski masih bersifat perorangan. Nah unit bisnis itu siap dihidupkan lagi untuk menyokong pendanaan komunitas. Jasa Tour and Travel termasuk salah satu yang akan direaktivasi.

Selain itu Lodaya Bandung juga merealisasikan Lodaya Shop yang udah mulai dirintis sejak 2018. Khusus menjual segala pernak-pernik Kereta Api Indonesia. Termasuk kaos dan gantungan kunci yang umum di kalangan Railfans.

Lodaya Shop siap menampung semua hasil dari kreativitas para anggota Komunitas Lodaya Bandung. Misalnya ada yang bisa bikin stiker bakal dijual di sini. Termasuk juga yang bisa sablon kaos, dan sebagainya. Bahkan rute Trains Simulator sekalipun.

Advertisements