Advertisements

Komunitas Lodaya Bandung mulai dirintis pada 6 Januari 2019. Waktu itu masih beranggotakan 7 orang. Hasil dari rekrutmen Save Railfans Indo (SRI) angkatan ke-1. Namun seiring berjalan waktu, anggota pun bertambah, terbantu oleh Para Pecandu Kereta (PPK). Diikuti Squad Awim Bawe dan Tim Hacob.

Meski punya sejarah panjang dan jadi komunitas tertua di lingkup aliansi Save Railfans Indo (SRI), ternyata Lodaya Bandung mulai resmi jadi komunitas pada tanggal 6 Januari 2019. Itu artinya sebagai komunitas Railfans masih sangat baru.

Lodaya Bandung sejatinya merupakan kelanjutan dari sebuah usaha mandiri yang mulai dirintis pada tahun 2005. Secara nama dan situs baru mulai ada pada 1 Juni 2017 bertepatan dengan bulan Ramadhan. Waktu itu statsnya masih berupa situs pribadi.

Namun untuk awal rintisan 2005 tersebut tidak diketahui secara pasti tanggalnya. Yang jelas rintisan tersebut sempat mengalami pasang surut bahkan mengalami kejatuhan di awal tahun 2010.

Baru di 2013 bangkit kembali dan tepat 1 April 2014 di rebranding menjadi usaha Tour and Travel dengan nama Khoibar. Beberapa bulan berselang Khoibar Tour and Travel berganti nama menjadi Manglayang Tour. Bertahan hingga 2017 sebelum jadi Lodaya Bandung.


Join Para Pecandu Kereta (PPK)

Sampai di bulan Oktober 2017 Lodaya Bandung memperkenalkan Channel YouTube dan merangkul WhatsApp Group Para Pecandu Kereta (PPK). Membangun semacam ikatan sehingga tak perlu membuat WhatsApp Group sendiri. Grup itupun akhirnya berhasil dimaksimalkan.

Di antara bukti keberhasilan optimalisasi Para Pecandu Kereta (PPK) adalah Instagram @pecandukereta yang dijadikan semacam akun repost. Tadinya IG tersebut bernama @lodayabandung.

Namun karena campur aduk antara postingan sendiri dan repost, akun itupun dirubah menjadi @pecandukereta dan ditegaskan sebagai akun repost. Fungsinya jelas merepost foto dan video (termasuk cinematic).

Foto-foto yang berhasil di repost berpeluang untuk dimasukkan ke konten situs Lodaya Bandung. Adapun video dan cinematic-nya masuk ke Lodaya Bandung YouTube Channel. Channel tersebut pun kini sudah bukan lagi channel pribadi, melainkan komunitas.

Rekrutmen Komunitas Lodaya Bandung dari Kontes Foto Para Pecandu Kereta (PPK)

Rekrutmen melalui jalur aliansi Save Railfans Indonesia (SRI) angkatan-1 dinilai kurang maksimal. Karena itu diputuskan untuk melakukan rekrutmen melalui jalur Kontes Foto Para Pecandu Kereta (PPK). Di sini setiap foto dan video yang di jadikan konten akan mendapat point.

Kontes hanya diperuntukkan anggota yang berasal dari Daop 2 Bandung. Mengingat Lodaya Bandung juga berada di Daop 2. Hasilnya melalui seleksi ini terpilih 10 anggota terbaik. Inilah cikal bakalnya Para Pecandu Kereta (PPK) sebagai Squad di Lodaya Bandung. Pada saat kontes masih sub-komunitas.

Ini juga sebagai bentuk komitmen di awal tahun untuk memajukan Para Pecandu Kereta (PPK). WhatsApp Group boleh dibilang sedikit mati suri. Karena punya potensi bagus makanya dikembangkan dan dilakukan rekrutmen anggota, salah satunya melalui seleksi foto tersebut.

Menjelang Lebaran 2019, Para Pecandu Kereta (PPK) dinaikkan statusnya menjadi Squad di Lodaya Bandung. Berisi 10 besar pemenang kontes Foto PPK dan sejumlah anggota lama juga tetap dipertahankan. Termasuk foundernya. Uniknya dari 10 besar itu 1/2 nya merupakan Tim Hacob yang suka bikin konten cinematic.

Squad Awim Bawe dan Jalur ROTS

Komunitas Lodaya Bandung juga melaksanakan rekrutmen melalui jalur ROTS (Recruitment on The Spot). Mayoritas rekrutan dari jalur ini masuk ke Squad Awim Bawe. Nama squad ini masih tergolong baru tapi lumayan solid. Squad ini basisnya di Cimahi (CMI).

Squad Awim Bawe sudah pernah ikut beberapa kegiatan Komunitas Lodaya Bandung. Terakhir pada saat evaluasi semester 1 juga turut serta. Nantinya Squad ini akan terus dikembangkan dan dimaksimalkan bersama Para Pecandu Kereta (PPK) dan Tim Hacob.

Pada Hakikatnya Tetap Satu Komunitas Lodaya Bandung

Meski ada Squad Awim Bawe, Para Pecandu Kereta (PPK) dan Tim Hacob. Pada hakikatnya Komunitas Lodaya Bandung tetaplah satu. Tak ada perbedaan mencolok pada masing-masing squad tersebut. Semua punya keunggulan masing-masing yang bisa disinergikan.

Sinergi dari ketiga squad inilah yang akan membawa komunitas lebih maju lagi ke depannya. Karena satu sama lain saling melengkapi. Terlebih dalam hal konten di website dan Channel YouTube.

Begitupun ketika sedang ada kegiatan. Ada yang bagian dokumentasi foto dan ada bagian dokumentasi video. Dimana untuk video ini dibagi lagi jadi dua yakni video biasa dan cinematic. Disinilah sinergi ketiga Squad tersebut muncul.

Advertisements
%d bloggers like this: