Posted on

Kereta Api Lodaya, Kereta Api Siliwangi, Kereta Api Kiansantang

Inilah 3 (tiga) bersaudara dan punya keterkaitan nama di Daop 2 Bandung berdasarkan sejarah Tatar Sunda: Kereta Api Lodaya, Kereta Api Siliwangi, Kereta Api Kiansantang. Sayang dari ketiganya baru dua yang dinas. Kereta Api Lodaya (Bandung-Solo Balapan) dan Kereta api Siliwangi (Cianjur-Sukabumi). 

KERETA API LODAYA KERETA API SILIWANGI KERETA API KIANSANTANGDaop 2 Bandung punya banyak keunikan, baik dari segi sarana dan pra-sarana atau dari sisi kereta api-nya sendiri. Seperti kita tau, hampir 90% jalurnya pegunungan dengan pemandangan eksotis, bahkan dua diantaranya ekstrem yaitu jalur Priangan Timur mulai dari Stasiun Cicalengka (CCL) sampe Cirahayu (CAA) dan Cipatat.

Jembatan dan terowongan kereta api terpanjang di Indonesia, stasiun tertinggi di Indonesia adanya di Daop 2 Bandung. Mau yang aktif (Jembatan Cikubang, Terowongan Sasaksaat , Stasiun Nagreg) atau non-aktif (Jembatan Cikacepit, Terowongan Wilhelmina, Stasiun Cikajang). Bahkan Jembatan Cisomang yang disebut-sebut paling tinggi se-Asia Tenggara juga adanya di Daop 2 Bandung.

Nggak cuma itu, Daop 2 Bandung ternyata masih punya jalur kereta api view laut yang hampir mirip kaya di Plabuan (Daop 4 Semarang), meski nggak terlalu dekat sama lautnya. Posisinya ada di jalur Banjar-Cijulang yang statusnya kini masih non-aktif. Belum lagi terowongan Lampegan, tertua di Indonesia. Pokoknya urusan sarana dan prasarana unik Daop 2 Bandung punya semuanya.

Keunikan Kereta Api Daop 2 Bandung

Ternyata nggak cuma sarana dan prasarananya aja lho, bahkan sampe kereta api yang dinas di bawah Daop 2 Bandung juga punya keunikan. Pasti pikiran kamu bakal tertuju ke Kereta Api Argo Parahyangan, kereta api argo tapi kelasnya campuran. Bahkan ada satu trainset full K3 (Kereta api ekonomi), sampe-sampe ada meme “Argo Kok Ekonomi”.

Nggak salah sih kalo jawaban kamu mengarah ke titisan sang legenda itu, tapi jangan lupa ada satu kereta api lagi di Daop 2 Bandung yang unik, apalagi kalo bukan Kereta Api Lodaya. Apa sih uniknya? Pertama, Kereta Api Lodaya dinas di Daop 2 Bandung, kru-nya dari Daop 2, begitu juga 90% lokomotifnya punya Dipo Induk Bandung (BD) tapi hampir 50% keretanya punya Dipo Solo Balapan (SLO). Malah kadang bawa juga punya dipo lain.

Kedua, ini nih yang nggak disangka-sangka, Kereta Api Lodaya ternyata punya “adik” yakni Kereta Api Siliwangi (Cianjur-Sukabumi) dan Kereta Api Kiansantang (rencananya Bandung/Kiaracondong-Cianjur). Lho kok? Buat kamu yang nggak begitu ngerti sejarah budaya mungkin ini terasa aneh. Tapi buat yang paham inSyaaAlloh bisa diterima.

Kereta Api Lodaya, Kereta Api Siliwangi, dan Kereta Api Kiansantang punya keretikatan dari sisi nama, dimana ketiganya juga berkaitan sama Sejarah Tatar Sunda, khususnya Kerajaan Pajajaran. Dua nama pertama, Lodaya dan Siliwangi sejatinya berasal dari sosok yang sama yakni Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi, adapun Kiansantang ialah putra Prabu Siliwangi,

Ditelusuri dari sejarahnya, ketika Islam mulai masuk di Bumi Nusantara dan Raden Kiansantang telah memeluk agama Islam, ia berusaha meyakinkan bapaknya, Prabu Siliwangi, agar ikut masuk Islam. Usaha itu gagal, karena Prabu Siliwangi menolak. Singkat cerita, kerajaannya berubah menjadi hutan, Prabu Siliwangi dan pengikut setianya berubah jadi macan dan menghilang di hutan, yang belakangan diketahui sebagai Leuweung Sancang, Garut.

Prabu Siliwangi berubah jadi macan putih, atau dikenal dengan Macan Lodaya. Sementara pengikutnya berubah jadi macan loreng. Nama Kereta Api Lodaya sendiri mulai dipake tanggal 2 Mei 2000 bersamaan perpanjangan rute dari semula Bandung-Jogja jadi Bandung-Solo Balapan. Nama “Lodaya” juga disebut-sebut singkatan dari Solo Bandung Raya.

Beda sama Kereta Api Lodaya yang dari awal melayani rute jarak jauh, penghubung Priangan dan Bumi Mataram, Kereta Api Siliwangi ialah Kereta Api Lokal yang melayani rute Cianjur (CJ)-Sukabumi (SI). Mulai dinas 8 Februrai 2014, waktu itu Kereta Api Siliwangi satu rangkaian sama Kereta Api Pangrango, rute Cianjur (CJ)-Sukabumi (SI)-Bogor Paledang (PLG).

Jadi dari Bogor ke Cianjur namanya Pangrango, begitu balik kanan dari Cianjur ke Bogor ganti nama jadi Siliwangi. Sayang karena okupasinya nggak terlalu bagus, Kereta Api Siliwangi dirubah jadi kereta api lokal perintis di rute Cianjur (CJ)-Sukabumi (SI), layanan kelas full ekonomi (K3) dan tarif cuma Rp 3.000,00.

Meski wilayah operasionalnya sebagian besar ada di Daop 2 Bandung, Kereta Api Siliwangi didinasin dibawah Daop 1 Jakarta. Rangkaian yang dipakenya juga punya Daop 1 Jakarta yakni Dipo Induk Jatinegara (JNG) untuk lokomotif dan Dipo Jakarta Kota (JAKK) untuk rangkaian kereta. Jadi mirip sama Kereta Api Walahar Ekspres (Purwakarta-Tanjung Priok).

Sebenarnya setelah 2 kereta api launching buat ngisi koridor Priangan Selatan di jalur Padalarang-Manggarai, Kereta Api Pangrango dan Kereta Api Siliwangi, PT.KAI udah punya rencana dinasin Kereta Api Kiansantang, malah rangkaiannya udah sempat uji coba jalur Bandung-Cianjur, manfaatin idle Kereta Api Kahuripan.

Sayang karena sarana dan prasarana belum siap ditambah ada longsor di salah satu blok, Kereta Api Kiansantang batal dinas, bahkan hingga kini belum ada kejelasan kapan mulai melayani pelanggan yang sangat merindukan adanya kereta api Bandung-Cianjur atau ingin coba sensasi baru Kereta Api Bandung-Jakarta via Priangan Selatan. Mudah-mudahan bisa dinas di 2019.

 

Referensi: 

Arsip Budaya Nusantara. 2000. Asal Usul Harimau (Maung) Siliwangi. http://arsipbudayanusantara.blogspot.com/2012/09/asal-usul-harimau-maung-siliwangi.html

Danghiang Ki Sunda. 2015. Macan Putih dan Prabu Siliwangi yang Membumi di Tanah Sundahttp://dangiangkisunda.com/macan-putih-dan-prabu-siliwangi-yang-membumi-di-tanah-sunda-bagian-2/

Kereta Api Lodaya. Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Lodaya

Kereta Api Siliwangi. Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Siliwangi

Mencari Prabu Siliwangi. Historia.Id. https://historia.id/kuno/articles/mencari-prabu-siliwangi-vqrw8

Maung dan Prabu Siliwangi: Mitos atau Fakta? Tirto.Id. https://tirto.id/maung-dan-prabu-siliwangi-mitos-atau-fakta-ckLg

Sri Baduga Maharaja. Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Sri_Baduga_Maharaja

 

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.