Posted on Leave a comment

Kereta Api Lodaya, Kereta Api Eksekutif Terbaik Kedua

Pindah ke Dipo Solo Balapan (SLO), Kereta Api Lodaya kebagian alokasi kereta api eksekutif terbaik kedua di Indonesia, yakni trainset K1 09 ex-Gajayana. 

Harus diakui kondisi Stasiun Bandung, berikut Dipo Kereta Api Bandung, saat ini udah sangat padat. Masih banyak tersimpan kereta-kereta dalam kondisi TSO atau Tidak Siap Operasi, kaya K3076 dan KP3076 ex-KRD MCW 301 yang dulu pernah jadi bagian dari Kereta Api Lokal Bandung Raya. Ditambah lagi tingginya frekuensi perjalanan Kereta Api Argo Parahyangan ke Jakarta dampak dari jalan tol yang terus macet.

KERETA API LODAYA KERETA API EKSEKUTIF TERBAIK KEDUA

Boleh jadi itulah alasan kenapa rangkaian Kereta Api Lodaya reguler akhirnya harus pindah ke Dipo Kereta Api Solo Balapan (SLO). Belum lagi sekarang bahkan ada satu trainset Kereta Api Argo Parahyangan yang harus ngungsi ke jalur kosong di Stasiun Kiaracondong (KAC).

Tapi dibalik kepindahan ini ada hikmah yaitu Kereta Api Lodaya kebagian alokasi trainset K1 09 ex-Gajayana yang jadi kereta api eksekutif terbaik kedua di Indonesia setelah Kereta Api Argo Bromo Anggrek. Meski sekarang kursi K1 09 udah diseragamin sama lainnya, pake kulit, bukan lagi beludru.

Di antara keunggulan Kereta Api Eksekutif K1 09 ini guncangannya lebih halus, malah katanya generasi K1 16 dan 17 masih kalah. Bagian dalamnya sendiri terkesan mewah, padahal kita tau Kereta Api Lodaya itu tarifnya paling murah untuk kereta api jarak jauh arah timur di Daop 2 Bandung. Beda jauh sama Kereta Api Gajayana yang udah bersaing sama tiket Low Cost Carrier (LCC).

Mencoba Kereta Api Lodaya Eksekutif K1 09

Kang mimin sendiri dapat kesempatan menjajal Kereta Api Lodaya Eksekutif K1 09 di bulan Maret 2018. Ceritanya waktu itu lagi Joyride Bandung-Tasikmalaya-Bandung, naik Kereta Api Lodaya. Berangkat naik Kereta Api Lodaya 80 duduk di kereta api bisnis (K2), nah begitu balik kanan ke Bandung naik Kereta Api Lodaya 79 barulah dapat kesempatan duduk di Kereta Api Lodaya Eksekutif K1 09.

Ternyata memang benar, Kereta Api Lodaya Eksekutif K1 09 betul-betul nyaman banget. AC-nya lumayan adem sementara cuaca waktu itu lagi panas-panasnya. Bahkan admin sampe ketiduran padahal lagi bikin video trip report yang mau diupload ke YouTube. Masih senyaman dulu waktu dinas Kereta Api Gajayana, cuma sayang kursinya nggak lagi pake beludru, tapi diganti kulit.

Guncangannya sendiri lebih halus, bahkan kalo mau dibilang boleh bersaing sama K1 18 stainless steel yang sekarang lagi nge-trend. Jadi beruntunglah walaupun harus pindah ke Dipo Kereta Api Solo Balapan (SLO), Kereta Api Lodaya kebagian trainset kereta api eksekutif terbaik kedua setelah Kereta Api Argo Bromo Anggrek, K1 09.

K1 09, Kereta Api Eksekutif Jendela Pesawat.

Kereta Api Lodaya Eksekutif K1 09 masuk jajaran armada Kereta Api Eksekutif jendela pesawat buatan PT.INKA Madiun. Beberapa tahun ke belakang, kereta api eksekutif jenis ini diperkenalkan dan sempat bikin heboh perkeretaapian Indonesia. Dulu K1 09 dialokasi khusus buat Kereta Api Gajayana di rute Gambir-Malang dan jadi yang termewah waktu itu, mengalahkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek.

Setahun berselang, muncul lagi K1 10 yang dipake Kereta Api Argo Jati Gambir-Cirebon. Ini juga masuk jajaran elite dtambah lagi kapasitasnya lebih sedikit dari kereta api eksekutif yang biasanya 50 penumpang. K1 09 dan K1 10 sama-sama buatan PT.INKA Madiun.

Ternyata nggak cuma dua trainset itu aja, kereta api eksekutif yang usianya lebih tua juga ada yang dibikin jendela pesawat. Taruhlah K1 67, K1 80, K1 82 dan K1 99. Cuma sayang karena kereta tua, kondisinya nggak senyaman Kereta api Lodaya Eksekutif K1 09. Misalnya kursi tanpa meja alias zonk, dan ada yang nggak kebagian jendela alias tembok ratapan untuk singe seat-nya, kaya di K1 82, sebagian K1 67 dan K1 99.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.