Posted on

Kereta Api Lodaya: Kemanakah ex-Kereta Eksekutif Gajayana K1 09?

Kereta Api Lodaya pernah kebagian satu trainset ex-Kereta Eksekutif Gajayana K1 09 pasca mutasi ke Dipo Kereta Api Solo Balapan (SLO). Namun kemanakah mereka saat ini? Benarkah mutasi ke Daop 3 Cirebon? Akhir-akhir ini justru sang macan sering terlihat bawa kereta eksekutif angkatan lawas dan angkatan 2008.

Pertanyaan ini banyak muncul di benak para pecinta dan pecandu kereta api, khususnya Kereta Api Lodaya, apalagi si maung pernah kebagian satu trainset ex-kereta eksekutif Gajayana K1 09 yang disebut-sebut terbaik kedua setelah Argo Bromo Anggrek. Trainset itu kini entah kemana pasalnya kereta eksekutif yang dibawa justru malah angkatan lawas, semisal K1 0 64 buatan Nippon Sharyo Jepang.

Kereta Api Lodaya memang masih punya armada yang lebih baru, yakni ex-kereta eksekutif Taksaka dan Argo Lawu buatan tahun 2008, secara kedua kereta itu udah pake trainset yang lebih baru. Kereta Api Argo Lawu K1 16, malah Kereta Api Taksaka sekarang stainless steel. Tapi kemana ex-kereta eksekutif Gajayana yang sempat beberapa bulan dibawa masih jadi misteri.

 photo kereta-api-lodaya-kemanakah-ex-kereta-eksekutif-gajayana-k1-09_zpslb39tqsd.png

Bersama Kereta Api Purwojaya.

Kepindahan Kereta Api Lodaya ke Dipo Solo Balapan (SLO) boleh jadi imbas semakin penuhnya Dipo dan Stasiun Kereta Api Bandung (BD). Meski harus pindah, Kereta Api Lodaya beruntung bisa kebagian salah satu trainset terbaik di Indonesia yakni ex-kereta eksekutif Gajayana K1 09.

Setelah Kereta Api Gajayana pake K1 16/17, trainset lamanya otomatis nganggur. Padahal nggak diganti pun trainset lama tersebut boleh bersaing sama Argo Bromo Anggrek punya. Bahkan di masanya, Kereta Api Gajayana pernah dapat predikat kereta eksekutif terbaik kedua setelah Kereta Api Argo Bromo Anggrek.

Karena nganggur, ex-kereta eksekutif Gajayana dialokasi ke kereta lain yang kondisinya mulai uzur. Satu trainset dipake Kereta Api Purwojaya (Gambir-Cilacap PP), sekaligus merubah layanan Kereta Api Purwojaya yang semula campuran eksekutif-bisnis jadi kereta eksekutif. Juga otomatis mengurangi populasi kereta bisnis (K2) di Daop 5 Purwokerto, operator Kereta Api Purwojaya. Waktu itu kereta bisnis (K2) masih dipake Sawunggalih.

Awal 2018 seiring kepindahan Kereta Api Lodaya ke Dipo Solo Balapan (SLO), satu trainset ex-kereta eksekutif Gajayana akhirnya dikasih ke Maung. Jadilah Kereta Api Lodaya kebagian kereta eksekutif terbaik kedua di Indonesia. Meski masih cadangin rangkaian lawas angkatan 60-80an.

Kembali ke Kereta Lawas dan ex-Kereta Eksekutif Taksaka

Namun kebersamaan dengan kereta eksekutif terbaik itu nggak berlangsung lama. Sejak Agustus 2018, Kereta Api Lodaya kembali ke kereta lawas, kereta eksekutif K1 64 upgrade dari K3 64 buatan Nippon Sharyo Jepang. Di saat yang sama juga kebagian ex-Kereta Eksekutif Taksaka K1 08. Kereta Api Taksaka sendiri ganti jadi kereta eksekutif new image “Stainless steel” K1 18.

Sebenarnya sih K1 08 nggak jelek-jelek dan nggak tua-tua banget. Masih setahun lebih tua dari ex-kereta eksekutif Gajayana K1 09. Cuma dimana keberadaan K1 09 tetap misterius dan bikin penasaran.

Pindah ke Daop 3 Cirebon?

Ternyata ada kabar menyebut ex-Kereta Eksekutif Gajayana kini ada di Daop 3 Cirebon. Pernah sekali terlihat dibawa Kereta Api Argo Jati Gambir-Cirebon. Kereta-nya sendiri masih cap SLO kaya waktu masih dibawa Kereta Api Lodaya. Benarkah ex-Kereta Eksekutif Gajayana benar-benar pindah ke Daop 3?

Jika benar, cukup beralasan kepindahan itu. Apalagi kereta api Cirebon terutama yang rutenya Cirebon-Jakarta kaya Kereta Api Argo Jati, Kereta Api Cirebon Ekspres, dan Kereta Api Tegal Bahari dapat saingan Tol Cipali. Tentu PT.KAI nggak mau kejadian pensiunnya Kereta Api Parahyangan gara-gara Tol Cipularang terulang di kereta Cirebon.

Jadi kalo benarpun sekarang udah di Daop 3, tetap positive thinking. Semua demi kebaikan Kereta Api Indonesia juga, bukan sekedar Kereta Api Lodaya atau Kereta Api Cirebonan (Kereta Api Argo Jati, Kereta Api Cirebon Ekspres, Kereta Api Tegal Bahari).

Advertisements

One thought on “Kereta Api Lodaya: Kemanakah ex-Kereta Eksekutif Gajayana K1 09?

  1. […] sudah keberadaan ex-Kereta Eksekutif Gajayana (K1 09) yang sempat jadi bagian dari Kereta Api Lodaya setelah mutasi ke Dipo Solo Balapan (SLO). Trainset […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.