Posted on

Kereta Api Argo Parahyangan Daop 1 Jakarta

Aslinya didinasin Daop 2 Bandung tapi ada beberapa kereta api Argo Parahyangan yang justru dinas dibawah Daop 1 Jakarta, 2 diantaranya punya trainset sendiri. 

Sempat mengalami kemunduran gara-gara Tol Cipularang, jalur Kereta Api Bandung Jakarta kini kembali seksi dan jadi jalur gemuk. Ini semua nggak lepas dari kondisi jalan tol yang semakin macet, terutama tol Cikampek. Hasilnya Kereta Api Argo Parahyanggan reguler yang didinasin Daop 2 Bandung nggak bisa lagi menampung tingginya animo penumpang Bandung-Jakarta, terutama weekend, lha weekdays aja penuh ya.

Daop 2 Bandung sendiri sebenarnya udah jalanin 3 trainset tambahan yakni Kereta Api Argo Parahyangan Premium, Kereta Api Argo Parahyangan 31 dan 32 idle Harina, Kereta Api Argo Parahyangan 7049 dan 7050. Itu juga udah dibantu sama Kereta Api Serayu yang didinasin Daop 5 Purwokerto. Adapun Kereta Api Argo Parahyangan 33 dan 34 idle Turangga udah jadi reguler.

Daop 1 Jakarta Ambil Bagian.

TIngginya minat penumpang Kereta Api Bandung Jakarta akhirnya membuat Daop 1 Jakarta menangkap peluang ini untuk ikut ambil bagian dinasin Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan. Semula Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan yang didinasin Daop 1 Jakarta pinjam idle Kereta Api Sembrani (KA 7051-7052) dan idle Kereta Api Senja Utama Solo (KA 7061-7062).

Kalo sebelumnya cuma dinas 2 trainset Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan, sekarang tambah 2 trainset lagi yakni PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan (11163-11234) dan Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan (11165-11752). Dua trainset ini udah pake rangkaian sendiri, KA 11163-111234 rangkaian baru K1 18 berbody Stainless Steel dan KA 11165-11752 ex-Kereta Api Argo Wilis yang keretanya masih dicap Dipo Bandung (BD).

Wajar kalo Daop 1 Jakarta ikut serta dinasin Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan, karena selama ini KAJJ yang dinas dibawah Daop 1 Jakarta masih dirasa agak kurang, meski kebanyakan rute Jawa Tengah dan Jawa Timur, antara lain: Kereta Api Bima, Kereta Api Gumarang, Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan,  Kereta Api Jayabaya, Kereta Api Jayakarta Premium, Kereta Api Sembrani, dan Kereta Api Tegal Ekspres. Ditambah Argo Jati Fakultatif ke Cirebon.

Selebihnya kereta api lokal macam Kereta Api Jatiluhur, Kereta Api Lokal Merak, Kereta Api Pangrango, Kereta Api Siliwangi, Kereta Api Walahar Ekspres, dan tentu saja KRL Commuter Line dibawah PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) —anak perusahaan PT.KAI,

Ex-Kereta Api Argo Wilis.

Khusus Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan 11165-11752 ex-Kereta Api Argo Wilis, rangkaiannya pernah dipake dinas Kereta Api Sembrani Tambahan di masa angkutan Lebaran 2018 kemarin, juga sekali waktu dipake dinas Kereta Api Mutiara Timur Tambahan dibawah Daop 8 Surabaya. Sampe akhirnya dikirim balik ke Bandung untuk dinas memperkuat Kereta Api Argo Parahyangan yang semakin diminati.

Uniknya waktu dikirim balik ke Bandung, rangkaiannya didinasin sebagai Kereta Api Turangga Tambahan. Agak aneh sih kedengarannya, tapi ternyata bakal dinas Kereta Api Argo Parahyangan dan kini jadi benern meski dinas dibawah Daop 1 Jakarta. Rangkaiannya sendiri masih dicap Dipo Bandung (BD).

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.