Kereta Api Lokal Bandung Raya

Kereta Api Lokal Bandung Raya

Ditarik Lokomotif CC 206

Biasanya Kereta Api Lokal Bandung Raya dibawa dinas Lokomotif CC 201 atau CC 203 punya Dipo Induk Bandung (BD). Tapi ada kalanya lokomotif bertenaga besar sekelas CC 206 a.k.a. si Puongs yang justru menarik kereta komuter ini.

Momen dimana KA Lokal Bandung Raya ditarik lokomotif CC 206. Foto lama dan masih pake logo lama pula.


Ditarik Puongs tentu jadi momen tersendiri. Karena biasanya si Puong biasa dinas Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) kelas komersial. Kecuali KA Kertajaya (Surabaya Pasar Turi – Jakarta Pasar Senen) dan Tawang Jaya (Semarang Poncol – Jakarta Pasar Senen) aja yang ekonomi subsidi.

Selain itu ada KA Siliwangi, lokalan yang kini melayani rute Cianjur-Ciranjang ini juga rutin ditarik si Puongs melintasi bumi Priangan sebelah selatan. Termasuk menembus terowongan Lampegan yang legendaris.

Nah cuma kalo komuter na wargi Bandung yang ditarik Puongs itu baru namanya momen. Ini terjadi jelang akhir tahun 2018 kemarin. Sempat juga beberapa kali sebelum masuk bulan Ramadhan di tahun ini. Dan sangat mungkin akan terjadi lagi.

Mengingat bulan Oktober direncakanan reaktivasi jalur Cibatu-Garut udah beroperasi sampe Pasir Jengkol. Nah KA 350A mungkin aja dibablasin ke Pasir Jengkol dan ditarik Puongs. Kita tunggu aja.

Disingkat jadi Lodaya

Ada hal unik yang kita temuin di Kereta Api Lokal Bandung Raya. Apalagi kalo bukan namanya bila disingkat akan jadi Lodaya. Ya, Lodaya alias Lokal Bandung Raya. Sekaligus memperkuat bukti bahwa Lodaya bukan sekedar nama kereta akronim dari Solo-Bandung Raya.

Lodaya itu udah semacam identitas Sunda. Bahkan sejatinya Lodaya ialah sosok Maung (macan putih) jelmaan Prabu Siliwangi ketika berhadapan dengan anaknya, Raden Kian Santang.

Sejarah ini jugalah yang jadi pertimbangan penamaan Kereta Api Lodaya untuk KAJJ jurusan Solo Balapan di tahun 2002. KAJJ yang sekarang dioperasikan Daop 6 Yogyakarta. Nah kalo ada yang bilang KA Lodaya itu Daop 2, otomatis merujuk ke Kereta Api Lokal Bandung Raya.

Advertisements