Advertisements
Home > Blog > Trip Report Naik Kereta Api > KA Lokal Jakarta Bandung (KA Lokal Cibatuan)

KA Lokal Jakarta Bandung (KA Lokal Cibatuan)

KA Lokal Jakarta Bandung memangnya ada ya? Sebetulnya sih nggak. Tapi bisa kok kita dari Jakarta ke Bandung naik Lokalan meski transit dulu di Purwakarta. Lanjut KA Lokal Cibatuan.

Kereta Api kini jadi moda transportasi favorit dari Jakarta ke Bandung. Itu semua nggak lepas dari kondisi jalan tol yang makin macet. Terutama setelah ada sejumlah proyek di Tol Cikampek. Waktu tempuh kedua kota yang biasanya 3 jam bertambah bisa sampai 6 jam lebih.

Dulu sebelum jalan tol ada, kereta api pernah jadi primadona. Sekali waktu bahkan bawa rangkaian panjang. Dengan double traksi CC 201. Namun semuanya berubah di 2005. keberadaan tol Cipularang menggeser popularitas kereta api.

Hingga akhirnya di 30 April 2010, KA Parahyangan harus pensiun setelah terus merugi. Operasionalnya digabung ke KA Argo Gede sehingga melahirkan KA Argo Parahyangan.

Ternyata Jalan Tol yang digadang-gadang mempersingkat waktu tempuh cuma jadi solusi jangka pendek. Pelan tapi pasti Tol Cipularang dilanda kemacetan. Makin parah setelah ada proyek pembangunan di jalur Cikampek. Hasilnya kereta api kembali dilirik.

Saat ini Jakarta Bandung dilayani 2 kereta api, KA Argo Parahyangan dan KA Serayu. Keduanya selalu penuh setiap akhir pekan. Namun ternyata selain dua KA itu ada satu alternatif lagi. KA Lokal, meski waktu tempuhnya jauh lebih lama. Penasaran?


KA Lokal Jakarta Bandung: KRL Commuter Line, KA Walahar Ekspres, KA Lokal CIbatuan.

KA Lokal Jakarta Bandung: Buaran, Tambun, Purwakarta, Bandung

Anggaplah perjalanan dimulai dari Stasiun Buaran (BUA) di Jakarta Timur. Stasiun nampak modern dan baru. Meski sebenarnya masih ada bangunan lama 2 km arah timur yang kini tak lagi digunakan.

Bersama dengan pembangunan DDT Manggarai-Cikarang, semua stasiun direvitalisasi. Semua stasiun yang direvitalisasi masih tetap berdiri di lokasi asal. Kecuali stasiun Buaran (BUA) digeser 2 km arah barat. Titik yang jauh lebih strategis karena dekat Halte Busway Fly Over Buaran.


Stasiun Buaran (BUA), Titik Awal Keberangkatan KA Lokal Jakarta Bandung.
Stasiun Buaran (BUA), Titik Awal Keberangkatan KA Lokal Jakarta Bandung.
Stasiun Buaran (BUA) hanya melayani KRL Commuter Line
Stasiun Buaran (BUA) hanya melayani KRL Commuter Line

Tentunya stasiun ini cuma melayani KRL Commuter Line jurusan Jakarta Kota (JAKK), Bekasi (BKS) hingga Cikarang (CKR). Nah karena kita mau naik KA Walahar Ekspres dari Stasiun Tambun (TB) maka kita naiknya KRL Commuter Line arah Cikarang.

Harga tiketnya Rp 3.500 pembayaran bisa pakai Kartu Multi Trip (KMT) atau Kartu e-money.

Sampai di Stasiun Tambun (TB) kita tap out dulu. Kalo misalnya kamu belum sempat booking tiket KA Walahar Ekspres via KAI Access berarti harus beli di loket.


Transit kedua KA Lokal Jakarta Bandung
Stasun Tambun (TB), halaman depan. Stasiun Transit Kedua KA Lokal Jakarta Bandung
Stasiun Tambun (TB) bagian dalam
KA Walahar Ekspres tiba di Stasiun Tambun (TB)

Disarankan nih, kamu booking dulu di aplikasi itu. Bukannya apa-apa, antisipasi kalo tiket habis atau antrian panjang di loket Stasiun Tambun (TB). Harga tiket Rp 6.000,00.

KA Walahar Ekspres berangkat dari Stasiun Tambun (TB) jam 11.30 WIB dan tiba di Stasiun Purwakarta (PWK) jam 12.30 WIB. Waktu tempuh kurang lebih 1 jam.

Berhenti di Stasiun Lemahabang, Kedunggedeh, Karawang, Klari, Kosambi, Dawuan, Cikampek, dan Cibungur. Stasiun terakhir jadi satu diantara dua stasiun pemberhentian di Daop 2 Bandung.

Nah begitu tiba di Stasiun Purwakarta (PWK) kita tunggu lagi keberangkatan KA Lokal Cibatuan jam 15.30 WIB. Lama banget dong? Memang iya.

Disinilah lamanya waktu tempuh untuk menunggu kereta lanjutan. Tadi dari Buaran ke Tambun kita juga tunggu Walahar dan sekarang disini tunggu Cibatuan.

Terus apakah kita bisa langsung antri beli tiket? Nggak, karena loket Cibatuan baru dibuka 2 jam sebelum keberangkatan. Mau lebih aman tentu saja booking via KAI Access dan bayar pake Link Aja.

Tak terasa udah jam 3 sore aja. Kereta yang dinanti pun akhirnya tiba. Masuk di jalur 3 Stasiun Purwakarta. Dekat sama tumpukan KRL Jabodetabek dan kereta-kereta afkir lainnya. KA Lokal Cibatuan siap mengantarkan kita ke tujuan akhir Stasiun Bandung (BD).

Perjalanan Ke Bandung

Pukul 16.00 KA Lokal Cibatuan berangkat meninggalkan Stasiun Purwakarta (PWK) menuju Stasiun Cibatu (CB) di Kabupaten Garut. Kereta ini terbilang unik. Kereta lokal tapi menempuh perjalanan sangat jauh. Melintas 5 wilayah sekaligus.

Start dari Kabupaten Purwakarta, terus lewat Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, hingga Kabupaten Garut. Harusnya sih ini udah tergolong kereta api jarak jauh (KAJJ). Paling nggak jarak menengah lah kaya KA Pangrango punya Daop 1.


Stasiun Purwakarta, persinggahan KA Lokal Jakarta Bandung
Stasiun Purwakarta (PWK) jadi Stasiun transit penumpang KA Lokal Jakarta Bandung yang terdiri dari KRL Commuter Line, KA Walahar Ekspres dan KA Lokal Cibatuan
Tumpukan KRL Ekonomi Jabodetabek di Stasiun Purwakarta
Tumpukan KRL Ekonomi Jabodetabek di Stasiun Purwakarta
Kereta afkir ex-Banyuwangi (BW) siap ditumpuk di Stasiun Purwakarta
Kereta afkir ex-Banyuwangi (BW) siap ditumpuk di Stasiun Purwakarta
Bekas KRD Patas dan Lokomotif BB 301/4 milik Dipo Bandung (BD)
Bekas KRD Patas dan Lokomotif BB 301/4 milik Dipo Bandung (BD)
Crane Kirow menumpuk kereta ex Banyuwangi (BW)
Crane Kirow menumpuk kereta ex Banyuwangi (BW)

INTERMEZZO 1:
KEDATANGAN KERETA AFKIR EX-BANYUWANGI (BW)

Ada momen di tengah-tengah perjalanan KA Lokal Jakarta Bandung 10 April 2019 kemarin. Ketika transit di Stasiun Purwakarta (PWK) satu trainset berisi kereta afkir ex-Banyuwangi (BW) siap ditumpuk berdampingan dengan tumpukan kereta yang udah ada.

Dulu setiap kali bahas Stasiun Purwakarta (PWK) pasti nggak akan pernah lepas dari tumpukan KRL di halaman belakang. Namun kini perlahan tumpukan KRL mulai hilang. Sebagian besar KRL afkir mulai dirucat hingga tak bersisa lagi.

Ternyata lahan yang sebelumya dipake buat tumpuk KRL afkir akan dipakai untuk menupuk kereta-kereta afkir lainnya. Bisa jadi dari berbagai daerah. Namun asal Banyuwangi inilah rombongan pertama yang datang.

Sebelumnya 2 unit loko BB ex-Dipo Bandung (BD), trainset ex-KRD Patas Bandung Raya, dan K3 76 (MCW 301) konservasi Cimahi (CMI) telah lebih dulu ditumpuk di sini.

Kini giliran ex-Banyuwangi melengkapi barisan kereta-kereta afkir di halaman belakang Stasiun Purwakata (PWK). Diduga barisan kereta itu dulunya pernah dinas KA Mutiara Timur yang udah berubah jadi kaleng-kaleng.


Namun karena dari dulu udah lokal, maka sampe sekarang pun tetap demikian. Jadilah kita katakan Lokalan rasa KAJJ. Sejatinya kereta ini jurusan Cibatu, tapi perjalanan kita berakhir di Stasiun Bandung (BD).

Perjalanan dari Purwakarta ke Bandung sejatinya nggak ada beda sama KA Argo Parahyangan dan KA Serayu. Spot-spotnnya tetap sama. Misalnya Sungai Cikao di awal, Spot bendungan Jatiluhur, Jembatan Cisomang, Terowongan Sasaksaat, Jembatan Cikubang hingga Tiber Padalarang.

Begitupula stasiun-stasiun yang dilintasi sama. Cuma bedanya KA Lokal Cibatuan berhenti di semua stasiun tersebut. Kecuali Stasiun Cisomang, Stasiun Gadobangkong dan Stasiun Ciroyom.


Trip KA Lokal Jakarta Bandung naik KA Lokal Cibatuan. Melewati Stasiun dan Jembatan Cisomang, Stasiun Cikadondong, Rendeh, Maswati, Terowongan Sasaksaat, Stasiun Sasaksaat dan Jembatan Cikubang
Trip KA Lokal Jakarta Bandung melewati spot-spot di atas. Mulai Stasiun dan Jembatan Cisomang, Stasiun Cikadondong, Rendeh, Maswati, Sasaksaat. Terowongan Sasaksaat dan Jembatan Cikubang.

Silang KA 27 di Stasiun Cikadondong (CD)

KA Lokal Cibatuan berhenti di setiap stasiun. Tapi paling lama berhenti di Stasiun Cikadondong (CD) karena menunggu silang sama KA Argo Parahyangan 27 jurusan Gambir (GMR). Itu karena jalur dari Cikadondong ke Rendeh sampai Padalarang masih single track.

Adapun sebelumnya cuma dapat single track di petak Sukatani-Plered. Abis itu double track Plered ke Cikadondong melewati Jembatan Cisomang. Nah spot bekas jalur lama Cisomang sempat diabadikan.


Sempat Mengabadikan jalur lama Cisomang.
Sempat Mengabadikan jalur lama Cisomang.
KA Lokal Jakarta Bandung (KA Lokal Cibatuan) disilang KA Argo Parahyangan 27 di Stasiun Cikadondong (CD)

Selepas KA 27 melintas langsung, KA Lokal Cibatuan diberangkatkan lagi. Kali ini kita akan melewati full single track. Masih sama keretanya berhenti di semua stasiun yang dilewati. Mulai Rendeh, Maswati, Sasaksaat, Cilame, dan terakhir Padalarang. Sebelum double track lagi sampe Bandung (BD).

Di momen ini perjalana KA Lokal Jakarta Bandung ini terasa beda begitu lewat Terowongan Sasaksaat dan Jembatan Cikubang. Disini kita bisa backride dan ambil foto dari kereta terbelakang. Wajar karena KA Lokal Jakarta Bandung, KA Lokal Cibatuan, nggak pake nomor tempat duduk.

Beda banget kalo naik KA Argo Parahyangan atau KA Serayu. Lebih-lebih kalo pilih kereta eksekutif hampir pasti gak bisa backride. Karena harus ke kereta terakhir kelas Premium. Serayu juga sama, udah pake nomor seat. Itupun kadang di kereta terakhir ada Pembangkit atau Bagasi.

KA Lokal Jakarta Bandung Tiba di Stasiun Bandung (BD) Maghrib

Nggak terasa perjalanan panjang KA Lokal Jakarta Bandung nyampe juga di Stasiun Padalarang (PDL). Disini kereta berhenti untuk naik turun penumpang. Pasalnya ada penumpang menuju Cibatu yang naik dari sini. Atau sekedar ngelokal ke Bandung pengen lebih cepat.


Stasiun Padalarang (PDL), Stasiun Cimahi (CMI), dan Stasiun Cimindi (CMD) sebagai pemberhentian akhir KA Lokal Jakarta Bandung sebelum tiba di Stasiun Bandung (BD)


Mulai dari Padalarang kita akan full double track. Pastinya nggak ada lagi ritual susul dan silang. Kereta melaju cepat melewati Stasiun Gadobangkong (GK). Masuk Stasiun Cimahi (CMI) untuk naik turun penumpang. Setelah itu berangkat lagi.

Stasiun Cimindi (CMD) jadi pemberhentian terakhir KA Lokal Cibatuan. Karena dari sini kereta akan terus melaju dan nggak berhenti di Stasiun Ciroyom (CIR). Akhirnya kereta pun tiba di Stasiun Bandung (BD) pada jam 18.21 WIB.

Demikian perjalanan panjang dan lama KA Lokal Jakarta Bandung. Meski begitu kalo kamu kepengen hemat bepergian Jakarta Bandung, inilah solusinya. InSyaaAlloh masih ada lagi konten terkait dengan trip sensasional ini.


Alhamdulillah, perjalanan KA Lokal Jakarta Bandung tiba di Stasiun Bandung (BD)
Alhamdulillah, perjalanan KA Lokal Jakarta Bandung tiba di Stasiun Bandung (BD)
KA Lokal Cibatuan di Stasiun Bandung (BD)
KA Lokal Cibatuan ditarik CC 203 95 05 BD
KA Lokal Cibatuan ditarik CC 203 95 05 BD
Stasiun Bandung (BD)
Stasiun Bandung (BD)

Squad on The Trip:
1. Raditya
2. Ardhi Wiryawan (@ardhi_photography96)
3. Dzakwan Aziz (@dzakmawey)
4. Ridwan Maulana
5. Ryuzi Dhava Utomo (@ryuzigatiutomo)


Tarif dan Jadwal Perjalanan KA Lokal Jakarta Bandung

A. KA Walahar Ekspres: Tambun (TB) – Purwakarta (PWK)
– KA 324 = Berangkat TB 10.52 WIB // Tiba PWK 12.33 WIB
– KA 326 = Berangkat TB 11.57 WIB // Tiba PWK 13.45 WIB

Tiket KA Walahar Ekspres = Rp 6.000,00

B. KA Lokal Cibatuan: Purwakarta (PWK) – Bandung (BD)
– KA 396 = Berangkat PWK 16.00 // Tiba BD 18.21 WIB

Tiket KA Lokal Cibatuan = Rp 8.000,00

Untuk KRL Commuter Line dari Buaran (BUA) ke Tambun (TB) tersedia keberangkatan KA 1472B jam 07.46 WIB, KA 1324B jam 08.41 WIB dan KA 1336B 09.39 WIB. Harga tiket Rp 3.500 menggunakan kartu emoney atau KMT (Kartu Multi Trip).

Total tarif KA Lokal Jakarta Bandung = Rp 17.500,00


TIPS:
Untuk KRL Commuter Line kadang mengalami delay. Jadi amannya ambil perjalanan ke Stasiun Bekasi (BKS) dari situ bisa ke Stasiun Tambun (TB) naik Ojek Online dengan tarif kurang lebih Rp 12.000,00.

Total Tarif bila ditambah Ojol Bekasi-Tambun = Rp 29.500,00. Masih jauh lebih murah dibanding naik KA Serayu apalagi KA Argo Parahyangan.

Tarif Ojek Online bisa berubah berdasarkan kondisi traffic sepanjang jalan raya Bekasi-Tambun.

Advertisements

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: