Jembatan Cimeta Padalarang: Awal dan Akhir

Jembatan Cimeta Padalarang memang nggak setenar Tiber Padalarang. Meski posisinya nggak jauh. Tempat ini juga cocok jadi spot buat foto dan video kereta.

Jembatan ini jadi yang pertama dilewatin dari Padalarang menuju Cikampek. Adapun rute sebaliknya ini adalah jembatan terakhir sebelum melewati jalur datar. Ukurannya sih nggak panjang malah cenderung pendek.

Makanya kenapa Jembatan Cimeta Padalarang bisa disebut sebagai awal dan akhir. Karena itu tadi, kereta jurusan Jakarta via Cikampek akan lewat sini sebelum masuk jalur pegunungan. Sementara yang ke Bandung ini jadi akhir dari jalur pegunungan di Priangan Barat.

Posisi masih di sekitaran Padalarang. Dari Tiber Padalarang juga nggak terlalu jauh. Tinggal trekking sedikit melewati kolong tol udah ketemu Jembatan Cimeta.

Rangkaian KA Argo Parahyangan melintas Jembatan CImeta Padalarang. Foto: Ryuzi Gati Utomo.

Posisi Spot Ideal di Jembatan Cimeta Padalarang

Pertanyaan selanjutnya, kira-kira di sebelah mana ya posisi spot yang enak di sini? Paling bagus memang di tengah. Tapi untuk ke tengah kamu harus melewati dulu bentang pertama dari jembatan ini. Untuk melewatinya jelas gampang-gampang susah.

Perlu kehati-hatian dan kurang rekomen buat kamu yang takut ketinggian. Apalagi kalo musim hujan. Bantalan di jembatan yang bisa jadi pijakan kita boleh jadi dalam kondisi licin.

Spot di tengah antara 2 bentang jembatan Cimeta cocok buat kereta dari arah Bandung. Dalam kondisi menikung melewati petak jembatan pendek ini. Cuma sekali lagi kalo mau ke tengah harus hati-hati. Perhatikan juga Jadwal Perka (Perjalanan Kereta Api) di jalur Padalarang – Cikampek.

Adapun untuk kereta dari arah barat (Jakarta/Cikampek) bisa di ambil dari ujung bentang jembatan pertama. Tapi meski nggak harus nyeberang jembatan tetap harus safety.

Sebenarnya ambil spot Jembatan Cimeta Padalarang juga bisa dari bawah. Karena di bawah itu area sawah dan dekat perkampungan penduduk. Cuma untuk ke bawah harus menuruni tanah karena posisinya ada di bawah rel. Kelebihannya dari bawah jauh lebih safety.

Nah gimana? tertarik ambil spot di sini? Jangan lupa tetap safety hunting ya. Selamat hunting dan salam Railfans.

KAIS Rail One sewaktu masih di Jawa melintas Jembatan Cimeta.
Foto: Zaidan Pratama

Kontributor Foto:

Ryuzi Gati Utomo (@ryuzigatiutomo)
Zaidan Pratama (
@zaidanpratama721)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.