Posted on

Harga Tiket Kereta Api Ekonomi Bandung Naik

Tiket Kereta Api Ekonomi Bandung mengalami kenaikan terutama buat keberangkatan 7 Juli 2017 dan seterusnya. Besarannya bervariasi, meski nggak terlalu tajam buat beberapa budget traveler tetap aja berasa.

Beberapa pekan ke belakang kita dibikin penasaran karena tiket kereta api ekonomi reguler (PSO) keberangkatan 7 Juli 2017 dan seterusnya nggak bisa dibooking. Efeknya begitu kerasa terutama buat yang ngerencanain balik dari mudik Lebaran 2017 setelah tanggal itu, karena kalopun ada ekonomi itu yang non-subsidi dan ekonomi plus kaya Malabar dan Argo Parahyangan.

Menurut PT. KAI hal itu karena akan ada penyesuaian tarif kereta api ekonomi bersubsidi dan alhamdulillah sekarang udah bisa dibooking lagi seperti sebelumnya.

Harga Tiket Kereta Api Ekonomi Alami Kenaikan.

Cuma ada kabar buruk nih, harga tiket kereta api ekonomi reguler bersubsidi keberangkatan tanggal 7 Juli 2017 dan seterusnya nggak lagi sama dan mengalami kenaikna. Besaran kenaikan bervariasi, ada yang sedikit ada juga yang drastis.

Untuk tiket kereta api ekonomi Bandung (Daop 2 Bandung), kenaikannya mulai Rp 2.000,00 sampai dengan Rp 16.000,00. Berikut rinciannya.

  1. Kereta Api Kahuripan // Tarif Lama Rp 84.000,00 // Tarif Baru Rp 95.000,00 // Naik Rp 11.000,00
  2. Kereta Api Kutojaya Selatan // Tarif Lama Rp 62.000,00 // Tarif Baru Rp 65.000,00 // Naik Rp 3.000,00
  3. Kereta Api Pasundan // Tarif Lama Rp 94.000,00 // Tarif Baru Rp 110.000,00 // Naik Rp 16.000,00
  4. Kereta Api Serayu // Tarif Lama Rp 68.000,00 // Tarif Baru Rp 70.000,00 // Naik Rp 2.000,00

Kereta Api Serayu rute Kiaracondong – Purwokerto / Jakarta Pasar Senen mengalami kenaikan paling sedikit yakni cuma Rp 2.000,00. Rangkaian kereta api yang menjelajahi Bumi Priangan ini sebenarnya bisa jadi alternatif untuk rute Bandung ke Jakarta dan sebaliknya, selain Kereta Api Argo Parahyangan.

Kenaikannya paling kecil boleh jadi karena sering dijadiin pilihan paling akhir kalo tiket kereta api Argo Parahyangan habis terjual, atau bisa juga dari Jakarta mau nyepur ke Priangan Timur dimana Kereta Api Serayu jadi satu-satunya alternatif buat ke Garut, Tasikmalaya sampai dengan Banjar. Kalo urang Bandung mah masih ada Kutojaya Selatan.

Kereta Api Pasundan Paling Tinggi.

Adapun besaran kenaikan terbesar untuk Kereta Api Ekonomi Bandung dialami oleh Kereta Api Pasundan. Semula tiket kereta api ekonomi yang dulunya bernama Badrasurya ini Rp 94.000,00. Mulai 7 Juli 2017 naik Rp 16.000,00 jadi Rp 110.000,00. Itu juga belum termasuk biaya admin.

Kereta Api Pasundan jadi alternatif keberangkatan pagi buat yang mau jalan-jalan ke Surabaya. Jadwal berangkat dari Stasiun Kiaracondong jam 05.35 WIB dan nyampe di Surabaya Gubeng jam 21.42 WIB.

Sementara keberangkatan dari Stasiun Surabaya Gubeng jam 08.10 WIB tiba di Stasiun Kiaracondong jam 23.25 WIB. Untuk rute KA 179 yang dari Surabaya memang bukan keberangkatan paling awal, karena yang paling pertama berangkat ke Bandung itu Kereta Api Argo Wilis kelas eksekutif di jam 07.00 WIB.

Nggak Drastis Tapi (Mungkin) Ngeberatin.

Kenaikan harga tiket kereta api ekonomi Bandung tersebut memang nggak begitu drastis. Meski demikian buat sebagian traveler yang kepengen traveling ngirit mungkin ngeberatin dan berasa banget.

Terutama buat yang biasa ke Jogja atau Solo naik Kereta Api Kahuripan. Biasanya Rp 84.000,00 ditambah admin Rp 7.500,00 jadi Rp 91.500 atau masih dibawah Rp 100.000,00. Tapi per 7 Juli 2017 besaran tarif yang mesti kamu bayar nggak lagi dibawah Rp 100.000,00. Artinya total yang harus kamu bayar jadi Rp 102.500,00 (tiket Rp 95.000,00 tambah admin Rp 7.500,00).

Tapi jangan khawatir, kamu masih bisa kok jalan-jalan ke Jogja atau Solo dibawah Rp 100.000,00. Alternatifnya kamu bisa naik Kereta Api Kutojaya Selatan yang tarifnya sekarang Rp 65.000,00. Jadwalnya juga lebih bersahabat. Berangkat dari Kiaracondong jam 21.00 WIB tiba di Kutoarjo jam 04.30 WIB.

Dari Stasiun Kutoarjo kamu bisa ngelanjutin perjalanan naik KRD Prameks keberangkatan paling pertama jam 06.00 WIB. Tarif KRD Prameks Rp 8.000,00 ditambah Rp 72.500,00 (tiket Kutojaya Selatan include admin) total yang kamu keluarin Rp 80.500,00 atau anggaplah Rp 81.000,00. Nggak sampe Rp 100.000,00 kan? Segitu udah bisa ke Jogja atau Solo meski harus transit.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *