Advertisements

Gadobangkong dan Kereta Cepat Jakarta Bandung

Gadobangkong dan Kereta Cepat, percis di depan Halte sekarang lagi ada proyek pembangunan moda transportasi futuristik penghubung Jakarta Bandung. Area yang dulunya pemukiman penduduk kini rata dengan tanah.

Ada pemandangan baru di depan Halte Gadobangkong. Proyek Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung. Sejatinya jalur keretanya sejajar sama jalan Tol Cikampek dan Cipularang.

Di tol Cikampek, jalur kereta cepat ada di sebelah kanan arah ke Timur. Udah itu belok ke arah Bandung sejajar sama Tol Cipularang. Meski demikian ada sebagian trase yang dibikin sejajar sama jalur kereta eksisting punya KAI.


Gadobangkong dan Kereta Cepat Jakarta Bandung

Dari Kota Raya Walini, jalur kereta cepat agak sedikit menjauh dari jalan tol Cipularang. Justru sedikit mendekat sama jalan lama dan ketemu sama jalur eksisting di sekitar Tiber Padalarang. Nah disitu mulai sejajar sampe ke Halte Gadobangkong.

Dari halte Gadobangkong, jalur kereta cepat Jakarta Bandung nyeberang jalan nasional terus belok menembus Gunung Bohong sampe akhirnya ketemu dan sejajar lagi sama Jalan Tol sampe ke terminusnya di Stasiun Tegaluar Kabupaten Bandung.

Trase awalnya memang cuma dari Halim ke Tegaluar. Namun ada usulan dari Gubernur Jabar supaya kereta cepat dilanjut ke Bandara Kertajati (KJT) di Majalengka. Guna mendukung bandara baru yang akan jadi pintu masuk utama ke Bumi Priangan.


Gadobangkong dan Kereta cepat Jakarta Bandung 2

Gadobangkong dan Kereta Cepat: Rata Dengan Tanah

Percis di depan Halte Gadobangkong dulunya merupakan pemukiman penduduk. Namun sekarang pemandangannya udah beda. Sebagian besar rumah penduduk terutama yang berdiri di tanah PT.KAI udah rata dengan tanah.

Itu karena PT. KAI jadi bagian dari Holding BUMN bernama PT Pilar Sinergi BUMN bersama Wika, Jasa Marga, dan PT. Perkebunan Nusantara VIII. Bersama dengan China Railway International Co.Ltd mendirikan PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang akan jadi operator kereta cepat.

Meski demikian di Gadobangkong belum keliatan ada Pekerja Tiongkok sebagaimana Tiber Padalarang. Pasalnya pengerjaan di sini masih berupa pembebasan lahan dan pembongkaran bangunan di area yang akan dilewati Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Di kalangan Railfans, Gadobangkong jadi salah satu spot buat fotografi maupun Vlog Kereta Api. Nanti dengan ada Kereta Cepat, jadi tambah lagi targetnya.


Bangunan Toko Kelontong depan Halte Gadobangkong sisakan rangka
Gadobangkong dan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Toko Kelontong Itupun Rata Dengan Tanah.
Toko Kelontong Sejuta Kenangan buat Railfans, termasuk Komunitas Lodaya Bandung. kini rata dengan tanah. Kena imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Toko Kelontong Itupun Tinggal Kenangan

Di depan Halte Gadobangkong (GK) ada warung atau lebih tepatnya toko kelontong. Toko ini jadi favorit Railfans yang adakan kegiatan di sini. Seringnya para Railfans membeli air mineral, berbagai jenis minuman (termasuk minuman ringan), hingga makanan ringan (snack).

Harga snack yang dijual di Toko Kelontong inipun sangat murah. Malah bisa dibilang cuma disini masih bisa membelanjakan uang Rp 1.500,00. Nah uang segitu kalo di Bandung udah nggak ada artinya lagi. Paling juga buat masuk toilet Mall BIP Merdeka.

Buat Komunitas Lodaya Bandung yang udah 4 kali mengadakan Sosialisasi di Halte Gadobangkong (GK), Toko ini menyimpan sejuta kenangan. Jadi andalan anggota komunitas buat jajan. Namun saat kegiatan terakhir 18 Mei 2019 lalu semua udah berubah.

Memang sih momennya barengan sama Puasa Ramadhan. Hanya saja toko itu udah nggak ada lagi. Bangunannya tinggal menyisakan rangka dan siap dirobohkan. Malah anggota Lodaya Bandung menyaksikan langsung proses pembongkaran Toko Kelontong Sejuta Kenangan itu.

Beberapa hari kemudian bangunannya udah rata dengan tanah. Fix, Toko Kelontong itu Tinggal Kenangan. Entah dimana lagi bisa belanjain duit Rp 1.500,00.


Advertisements

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: