Dukungan Lodaya Bandung buat Keraton Bengawan Railfans (KBRF)

Dukungan Lodaya Bandung buat Keraton Bengawan Railfans (KBRF) jadi bukti nyata untuk sama-sama maju dan meninggalkan ego. Siap untuk transfer ilmu meski baru ROTS dan Squad.

Alhamdulillah setelah sekian lama mati suri dan tanpa aktivitas, SRI Wilayah 6 mulai bangkit. Ini semua tak lepas dari kebijakan lama. Dimana hanya ada satu pintu masuk, seleksi bersama aliansi SRI (seleksi terpusat).

Hasilnya dari angkatan 1 Daop 6 Yogyakarta hanya kebagian kurang dari 5 anggota. Kondisi yang kurang lebihnya sama dengan Lodaya Bandung di 6 Januari 2019.

Lodaya Bandung berhasil mengatasi problem minimnya anggota. Kontes Foto Para Pecandu Kereta (PPK) dan Recruitment on The Spot (ROTS) jadi solusi terhadap permasalahan ini. Pola yang sama juga mulai diikuti oleh wilayah lain. Termasuk SRI Wilayah 6 Yogyakarta.

Dukungan Lodaya Bandung: Turun Langsung

Minimnya jumlah anggota SRI Wilayah 6 Yogyakarta mengundang perhatian tersendiri dari Lodaya Bandung. Meski secara keanggotaan udah banyak bertambah lewat jalur Kontes Foto dan ROTS, kami tak mau meninggalkan rekan-rekan di wilayah lain. Terutama yang kekurangan.

Sama-sama mencari solusi terbaik, akhirnya diputuskan kami akan turun langsung ke Wilayah 6 Yogyakarta terutama untuk pelaksanaan Recruitment on The Spot (ROTS). Disini kami sekaligus mengarahkan mereka agar kedepan bisa melaksanakan ROTS secara mandiri.

Putusan untuk turun langsung dan pengarahan untuk ROTS ke depan adalah bentuk nyata dukungan Lodaya Bandung untuk SRI Wilayah 6 Yogyakarta.

Dukungan Lodaya Bandung buat Keraton Bengawan Railfans (KBRF)

Nama Keraton Bengawan Railfans (KBRF)

Dukungan selanjutnya ialah nama untuk komunitas SRI Wilayah 6 Yogyakarta. Sejumlah nama sempat digodog mulai dari nama Gunung seperti Merapi, nama Mataram yang terkait sejarah Kesultanan Mataram di masa lalu, dan lainnya.

Sebagian besar anggota SRI Wilayah 6 Yogyakarta akhirnya memutuskan nama Keraton Bengawan Railfans (KBRF) sebagai nama komunitas tersebut. Ini jadi komunitas ke 5 dibawah naungan aliansi Save Railfans Indo (SRI).

Untuk komunitas memang ada yang membentuk SRI dan terbentuk oleh SRI. Dua komunitas pendiri SRI ialah Lodaya Bandung (Wilayah 2 Bandung) dan Kedung Sepur Railfans (Wilayah 4 Semarang). Beserta sejumlah WhatsApp Group.

Adapun komunitas yang terbentuk SRI: Batavia Railway (Wilayah 1 Jakarta), Wilis Railway (Wilayah 7 Madiun), dan Keraton Bengawan Railfans (Wilayah 6 Yogyakarta).

Nama Keraton Bengawan dipilih karena kaitan erat dengan unsur budaya. Seperti kita tau, di Daop 6 ada dua keraton yaitu Keraton Jogja dan Keraton Solo. Keduanya adalah sisa-sisa kejayaan Kesultanan Mataram di masa lalu.

Bengawan jelas nggak bisa lepas dari Sungai Bengawan Solo, sungai terpanjang di Pulau Jawa. Nggak cuma mengalir di Surakarta Hadiningrat aja, sungai ini juga melintas sebagian wilayah Jawa Timur dan jadi batas antara Daop 4 Semarang (Cepu) dan Daop 8 Surabaya (Bojonegoro).

Karena membelah Pulau Jawa antara bagian barat dan timur. Sungai Bengawan Solo sampe dibikin lagu keroncong oleh seniman Gesang. Jadi ada unsur budayanya juga disini. Terus dipadu sama sisa peninggalan Kesultanan Mataram. Jadilah Keraton Bengawan.

Dukungan Lodaya Bandung: Role Model

Dukungan Lodaya Bandung buat Keraton Bengawan Railfans (KBRF) lainnya adalah Role Model. Dimana KBRF diperbolehkan mengikuti model struktur komunitas Lodaya Bandung. Diantaranya keberadaan Squad.

Di Lodaya Bandung sekarang ada 3 Squad: Awim Bawe, Para Pecandu Kereta (PPK), dan Tim Hacob. Nah ini bisa dicontoh sama KBRF untuk membangun dan memajukan komunitasnya.

Apalagi setelah dipelajari Daop 6 Yogyakarta itu bukan cuma Jogja dan Solo. Disitu masih ada Klaten, Sragen, Sumberlawang, Magelang hingga Temanggung. Dua nama terakhir dulu pernah dilintasi kereta api, tapi sekarang udah non-aktif.

Saat ini ada Squad Lempuyangan yang siap diintegrasikan ke Keraton Bengawan Railfans (KBRF) supaya masuk dalam naungan aliansi SRI. Dari namanya aja jelas mewakili Kota Jogjakarta. Diharapkan nantinya juga ada Squad yang mewakili kota-kota tadi. Termasuk yang keretanya non-aktif.

Jadi disini Lodaya Bandung siap untuk transfer ilmu ke KBRF. Meski baru 2 aja, ROTS dan Squad. Bukan masalah karena dalam hadits Nabi juga disebut, “Sampaikanlah walau cuma satu ayat.”

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.