Posted on

Jalur Kereta Api Mati di Jakarta (1): Manggarai-Jakarta Kota Bawah

Tanpa kita sadari ternyata ada beberapa jalur kereta api mati di Jakarta, salah satunya antara Stasiun Manggarai dan Stasiun Jakarta Kota (bawah) yang mati setelah ada jalur layang. Sisakan bekas jembatan di depan Masjid Istiqlal.

Jalur kereta api mati alias rel mati mulai ada sejak zaman penjajahan Jepang tahun 1942-1945. Di era itu beberapa jalur terutama peninggalan perusahaan kereta api swasta Belanda banyak yang ditutup.

Relnya dicabut dan dipindah ke tempat lain misalnya di jalur Maos-Purwokerto Timur punya SDS relnya dipindahin ke Kachanaburi Thailand sama jalur Rancaekek-Tanjungsari punya SS dibawa ke Bayah buat dibikin jalur kereta api baru di sana, menghubungkan Saketi-Bayah.

Continue reading Jalur Kereta Api Mati di Jakarta (1): Manggarai-Jakarta Kota Bawah

Advertisements
Posted on

Kereta Jepang di Indonesia (1): Lokomotif Uap C32 Seri JNR C12

Bukan KRL Rheostatik atau KRD MCW 301, ternyata kereta Jepang di Indonesia yang pertama Lokomotif Uap C32 Seri JNR C12 didatengin di masa penjajahan Dai Nippon untuk didinasin di Surabaya. Sayang nggak satupun yang tersisa.

Kebanyakan memang taunya kereta Jepang di Indonesia pertama kali ada tahun 1976 dimana pemerintah Orde Baru lewat Kementerian Perhubungan waktu itu datangin KRL Rheostatik Mild Steel Batch-1 sama KRD Shinko MCW 301 dari Jepang untuk modernisasi armada kereta api lokal perkotaan.

Continue reading Kereta Jepang di Indonesia (1): Lokomotif Uap C32 Seri JNR C12

Posted on

Kereta Jepang di Indonesia dari Masa ke Masa

Hampir 99% rangkaian KRL Commuter Line sekarang ini berasal dari negeri matahari terbit, rata-rata bekas setelah sebelumnya pernah dinas di sana. Ternyata keberadaan kereta Jepang di Indonesia udah dari dulu.

Memang sih sebelum kedatangan armada KRL JR 205 yang sekarang begitu dominan di jalur KRL Commuter Line Jabodetabek, bersama JR 203, Tokyo Metro 5000, 6000 dan 7000 series, Tokyo Metro 05, sampe Tokyu 1000, 8000 dan 8500 series, armada perkeretaapian lokal pernah didominasi kereta Jepang.

Continue reading Kereta Jepang di Indonesia dari Masa ke Masa

Posted on

Lokomotif si Gombar, Sang Legenda Priangan

Lokomotif si Gombar (DD52) pernah jadi legenda perkeretaapian tanah Priangan. Jadi mallet terakhir yang didatengin Staatspoorwagen (SS), kini jejaknya udah susah ditemuin lagi karena dilebur semua.

Jauh sebelum lokomotif CC206 beroperasi, pernah ada jenis lokomotif uap bertenaga yang sanggup taklukkan jalur ekstrem pegunungan terutama di tanah Pasundan yang sekarang masuk wilayah Daop 2 Bandung. Beberapa ruas disini memang terkenal ekstrem, baik tanjakan atau turunan.

Continue reading Lokomotif si Gombar, Sang Legenda Priangan

Posted on

Stasiun Tanjung Priok, Pelopor Layanan KRL

Stasiun Tanjung Priok selain punya design unik juga jadi stasiun pertama di Indonesia yang melayani perjalanan KRL. Berbagai kontroversi pernah mewarnai perjalanan hidup bangunan megah ini.

Ngomongin soal KRL Tanjung Priok Kota kayanya kurang lengkap kalo nggak sekalian dibahas seputar Stasiun Tanjung Priok yang posisinya pas banget di depan Terminal Bus Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. Stasiun ini punya design bangunan yang benar-benar beda sama stasiun peninggalan Belanda lainnya. Terutama dari segi atap.

Continue reading Stasiun Tanjung Priok, Pelopor Layanan KRL