Posted on

Trip Report Kereta Api Lodaya 80, Kereta Api Bandung Tasik Rp 70 Ribu

Antara kepengen banyakin ngetrip naik kereta api bisnis (K2) yang populasinya kian menurun dan nyoba tarif parsial. Trip Report Kereta Api Lodaya 80 (Lodaya Pagi), Kereta Api Bandung Tasik Rp 70.000,00. 

Berangkat dari rasa penasaran sama tarif khusus kereta api komersial di koridor Bandung-Banjar, waktu itu masih harus go show di stasiun minimal 2 jam sebelum berangkat. Biasanya sih harga tiket kereta api komersial di jalur itu hampir sama kaya ke Jawa Tengah atau Jogja. Kereta Api Lodaya sendiri hitungannya tetap sama kaya ke Jogja/Solo. Eksekutif Rp 230.000 – 320.000,00 dan Bisnis Rp 145.000,00 – Rp 215.000,00.

Tarif khusus (parsial) tujuannya buat maksimalkan kapasitas kereta yang kadang nggak full, terutama di waktu off season. Di Kereta Api Lodaya, tarif parsial kelas bisnis Rp 70.000,00 dan eksekutif Rp 80.000,00.

Continue reading Trip Report Kereta Api Lodaya 80, Kereta Api Bandung Tasik Rp 70 Ribu

Advertisements
Posted on

Trip Report Kereta Api Jayabaya 3: Tiba di Daop 4 Semarang

Fase akhir Trip Report Kereta Api Jayabaya dari Jakarta ke Cepu, apalagi kalo bukan wilayah Daop 4 Semarang. Start dari Stasiun Tegal nyampe akhir perjalanan di Stasiun Cepu. Inilah jalur lokalannya Daop 4 Semarang. Sayang pas masuk sini hari udah malam, cuma dapat view Gunung Slamet, selain stasiun yang dilewatin.

Akhirnya sampe juga di etape terakhir perjalanan panjang Jakarta-Cepu menelusuri jalur Pantai Utara Pulau Jawa. Buat orang yang kebiasaan lewat selatan, ini jadi pengalaman pertama sekaligus nggak akan pernah terlupakan. Pasalnya cuma 2 kereta dari Bandung yang lewat jalur utara, yakni Kereta Api Ciremai Ekspres dan Kereta Api Harina. Selebihnya lewat jalur selatan.

Continue reading Trip Report Kereta Api Jayabaya 3: Tiba di Daop 4 Semarang

Posted on

Trip Report Kereta Api Jayabaya 2: Gunung Ciremai Diselimuti Awan

Cirebon ke Tegal memang nggak terlalu jauh, meski demikian kita bisa menikmati pemandangan Gunung Ciremai dari kejauhan selepas Stasiun Cirebon Prujakan (CNP). Fase kedua Trip Report Kereta Api Jayabaya melewati view itu meski gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut diselimuti awan. 

Lanjutin postingan sebelumnya, Trip Report Kereta Api Jayabaya 1: Jakarta ke CIrebon, kita udah nyampe di Stasiun Cirebon Prujakan (CNP). Artinya tanpa terasa 1/3 perjalanan udah dilewati mulai dari Stasiun Jakarta Pasar Senen (PSE), nyempet berhenti di Stasiun Karawang (KW), Cikampek (CKP) dan Jatibarang (JTB) dengan 2 spot yaitu kuburan kereta afkir Stasiun Cikaum dan Sungai Cimanuk.

Di fase pertama itu kereta api Jayabaya BLB di Stasin Cirebon Kejaksaan (CN). Kenapa BLB? Nungguin antrian masuk Stasiun Cirebon Prujakan (CNP). Kereta Api Jayabaya nggak punya jadwal berhenti di Kejaksaan. Satu-satunya kereta api ekonomi yang berhenti di situ cuma Kereta Api Singosari (Pasar Senen-Blitar). Setelah BLB Selama kurang lebih 7 menit, kereta langsung bergerak ke Stasiun Cirebon Prujakan (CNP).

Continue reading Trip Report Kereta Api Jayabaya 2: Gunung Ciremai Diselimuti Awan

Posted on

Trip Report Kereta Api Jayabaya 1: Jakarta ke Cirebon

Trip report Kereta Api Jayabaya bagian pertama dari perjalanan Jakarta ke Cepu tanggal 29 April 2018. Di fase pertama, sang pelopor livery selendang pecut ini berhenti di Stasiun Karawang, Stasiun Cikampek, Stasiun Jatibarang dan Stasiun Cirebon Prujakan. Tumpukan kereta afkir dan Sungai Cimanuk jadi pemandangan menarik. 

Dreams come true, sama kaya kesampeannya keinginan nyobain kereta baru K1 18 Stainless Steel tempo hari, ngejajal kereta api ekonomi AC angkatan 2014 ke bawah jadi impian lainnya. Maklum nggak ada di Daop 2 jadi kalo mau nyoba mesti ke Jakarta atau Purwokerto dulu. Alhamdulillah di tanggal 29 April 2018 admin berkesempatan ngejajal sang pelopor livery selendang pecut, Kereta Api Jayabaya.

Continue reading Trip Report Kereta Api Jayabaya 1: Jakarta ke Cirebon

Posted on

Pertama Kali naik PLB Kereta Api Argo Parahyangan Stainless Steel

Coba merasakan pengalaman pertama naik PLB Kereta Api Argo Parahyangan Stainless Steel. Kereta eksekutif terbaru buatan PT.INKA Madiun. Sayang karena sebagian besar perjalanannya abis matahari tenggelam, cuma dari Gambir ke Bekasi aja yang berhasil di shoot. Selebihnya cuma fasilitas yang ada di K1 18. Meski demikian ada satu yang nggak terlupakan yakni announcer telat ngumumin kereta masuk Stasiun Cimahi (CMI). 

Setelah sempat beberapa kali tertunda, akhirnya berhasil juga naik dan ngerasain sensasi kereta api eksekutif terbaru buatan PT. INKA Madiun (K1 18) berbody stainless steel. Kereta ini memang beda banget sama kereta ekesekutif lainnya. Selain body stainless steel yang anti karat dan tahan sama cuaca hujan atau panas, kursi di dalam lebih enak meski bukan beludru, meja lipat lebih elegan, dan guncangan lebih minim daripada kereta lainnya.

Kamis, 22 Maret 2018, admin mencoba naik kereta terbaru yang didinasin sebagai PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan atau Kereta Api Argo Parahyangan Stainless Steel. Begitu orang nyebutnya secara body-nya memang terbuat dari stainless steel.

Continue reading Pertama Kali naik PLB Kereta Api Argo Parahyangan Stainless Steel