Posted on

Jalur Kereta Api Bandung Cianjur Pake Rel Tipe R54

Reaktivasi jalur kereta api Bandung Cianjur mulai tahap pergantian rel dari tipe lama ke tipe baru, R54, guna mendukung lokomotif sekelas CC201 hingga CC206. 

Reaktivasi jalur kereta api Bandung-Cianjur semakin menemui titik terang. Bantalan beton mulai ada di sejumlah titik. Ya salah satu jalur kereta api tertua di Indonesia ini tengah bersiap untuk kembali dilewatin kereta api setelah kereta api terakhir lewat sini sekitar tahun 2012-2013, Kereta Api Argo Peuyeum (Padalarang-Cianjur).

Kereta Api Argo Peuyeum berhenti dinas selain karena okupasi nggak sesuai harapan, terutama setelah upgrade jadi kereta api bisnis Rp 10.000,00, juga karena alasan teknis. Ketiadaan armada lokomotif BB301 dan BB304 salah satunya. Padahal cuma lokomotif buatan Jerman ini yang bisa melewati jalur kereta api Bandung-Cianjur. Tipe rel yang masih jadul ditambah adanya jalur ekstreme bikin lokomotif CC sulit lewat sini.

Continue reading Jalur Kereta Api Bandung Cianjur Pake Rel Tipe R54

Advertisements
Posted on

Jalur Kereta Api Bandung Cianjur Mulai Tahap Pergantian Rel

Jalur kereta api Bandung-Cianjur yang non aktif selama 6 tahun kini mulai masuk tahap pergantian rel. Kalo tak ada halangan inSyaaAlloh 2019 jalur eksotis ini aktif lagi. 

Entah efek Gubernur baru atau gimana, reaktivasi dan revitalisasi jalur kereta api Bandung-Cianjur mulai menunjukkan titik terang. Kalo sebelumnya terkesan adem ayem meski udah sering ada kereta ukur dan lori inspeksi mondar mandiri disitu, sekarang malah udah mulai siap-siap penggantian rel berikut bantalannya.

Salah satu kendala jalur kereta api Bandung-Cianjur memang ada di infrastruktur, selain keberadaan jalur ekstrem Cipatat. Rel yang dipake masih tipe lama, belum bisa mengakomodasi lokomotif sekelas CC 206, bahkan CC 201 aja nggak bisa lewat disitu. Rel cuma bisa mendukung lokomotif BB301 dan BB304. Itu juga nggak bisa bawa lebih dari 2 kereta karena jalur ekstreme di Cipatat.

Continue reading Jalur Kereta Api Bandung Cianjur Mulai Tahap Pergantian Rel

Posted on

Reaktivasi Jalur Rel Mati Bandung-Ciwidey: Penuhnya Dipo Kereta Bandung

Selain soal pembebasan lahan buat reaktivasi jalur rel mati Bandung-Ciwidey, nggak kalah penting juga soal armada yang nanti bakal dipake kalo jalur itu hidup lagi. Masalahnya sekarang Dipo Kereta Bandung (BD) dalam kondisi penuh. 

Gubernur Jawa Barat mendukung penuh reaktivasi jalur rel mati di Daop 2 Bandung, salah satunya jalur rel mati Bandung-Ciwidey yang bisa support kawasan wisata Bandung Selatan kaya Kawah Putih. Begitu juga dari Kementerian Perhubungan udah kasih lampu hijau bahkan menunjuk PT. KAI buat jadi investor. Cuma bukan perkara gampang karena jalur itu udah puluhan tahun mati suri.

 photo REAKTIVASI JALUR REL MATI BANDUNG CIWIDEY PENUHNYA DIPO KERETA BANDUNG_zpsqgjhsdx6.jpg

Continue reading Reaktivasi Jalur Rel Mati Bandung-Ciwidey: Penuhnya Dipo Kereta Bandung

Posted on

Gimana Nasib Jalur Rel Mati Kiaracondong Karees?

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendukung reaktivasi sejumlah jalur rel mati di Daop 2 Bandung. Salah satunya jalur rel mati Bandung Ciwidey. Terus gimana nasib jalur rel mati Kiaracondong Karees yang nyaris terlupakan? 

Sekian tahun jadi wacana kini mendekati realita. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendukung reaktivasi jalur rel mati di Daop 2 Bandung. Di antaranya jalur rel mati Bandung-Ciwidey yang mulai ditutup tahun 1971 dampak dari kecelakaan tragis di Cukanghaur, Soreang. Lama nggak dilewatin kereta api, beberapa titik udah diisi bangunan permanen, malah ada yang rel-nya hilang.

Namun kini ada angin segar karena gubernur yang baru dilantik itu mendukung. Lebih dari itu beliau ingin agar warga Jawa Barat mulai membudayakan naik kereta api, guna menekan pemakaian kendaraan pribadi yang berujung kemacetan parah di sejumlah ruas jalan. Disini kita dukung penuh beliau.

Continue reading Gimana Nasib Jalur Rel Mati Kiaracondong Karees?

Posted on

Kabar Gembira! Gubernur Jawa Barat Dukung Reaktivasi Jalur Rel Mati Bandung-Ciwidey

Ini jadi semacam sarapan pagi paling sedap. Gubernur Jawa Barat yang baru, Ridwan Kamil, mendukung reaktivasi jalur rel mati Bandung-Ciwidey dan sejumlah jalur non-aktif lainnya di Daop 2 Bandung. 

Seperti angin segar atau gimana, inilah kado istimewa kita wargi Bandung yang terus menanti sejumlah jalur rel mati di Bandung dihidupkan kembali. Bukannya apa-apa, kemacetan di Bandung Raya terutama weekend jelas bikin gregetan. Coba aja jarak yang harusnya bisa ditempuh paling lama 30 menit bisa sampe 1 jam.

Terlebih lagi jalur selatan ke Ciwidey, salah satu lokasi wisata favorit di Bandung yang sekarang lagi ngetrend. Setiap akhir pekan atau musim liburan tiba akses menuju lokasi wisata Ciwidey kaya Kawah Putih mesti macet. Keberadaan tol Soroja memang cukup membantu tapi boleh jadi cuma jadi solusi jangka pendek. Berkaca dari Tol Cipularang yang kini sering macet sehingga kereta api kembali dilirik.

Continue reading Kabar Gembira! Gubernur Jawa Barat Dukung Reaktivasi Jalur Rel Mati Bandung-Ciwidey