Gathering Lodaya Bandung di (Halte) Stasiun Gadobangkong

Gathering Lodaya Bandung pertama diadakan di (Halte) stasiun Gadobangkong pada 13 April 2019. Selain buat bantu-bantu di sana, event ini sekaligus dalam rangka Recruitment on The Spot (ROTS).

Alhamdulillah, Lodaya Bandung sebagai komunitas Railfans telah berhasil mengadakan kegiatan perdananya pada 13 April 2019. Meski kegiatan tersebut juga dibawah payung Save Railfans Indo (SRI). Padahal awalnya Lodaya Bandung bukanlah komunitas.

Berdiri pada 1 Juni 2019, semula cuma sekedar blog pribadi yang membahas tentang kereta api. Belum ada kepikiran sedikitpun untuk jadi komunitas. Sekalipun telah merangkul WA grup Para Pecandu Kereta (PPK) beberapa bulan setelahnya.

Continue reading “Gathering Lodaya Bandung di (Halte) Stasiun Gadobangkong”
Advertisements

Lodaya Bandung dan SRI itu Sama

Lodaya Bandung dan SRI itu sama. Tak ada yang beda dari keduanya. Namun sayang masih banyak yang beranggapan bahwa keduanya berbeda. Padahal SRI justru diinisiasi oleh Lodaya Bandung di tahun 2018 dan kini jadi perpanjangan tangan di luar Daop 2 Bandung.

Menyikapi adanya anggota WhatsApp Group Lodaya Bandung yang keluar dari grup Save Railfans Indonesia. Anggota tersebut masih ada di grup Lodaya tapi keluar dari grup SRI. Pengurus inti langsung menganggap bahwa dia telah keluar dari komunitas secara keseluruhan.

Namun sejatinya dia tidaklah keluar. Toh meski belum aktif dia masih ada di grup Lodaya Bandung atau dikenal dengan SRI Daop 2. Boleh jadi keluarnya dia dari grup utama karena ketidak tahuan. Demikian halnya dengan pengurus yang menganggap dia telah keluar secara total.

Continue reading “Lodaya Bandung dan SRI itu Sama”

Inspiration of Railfans

Inspiration of Railfans jadi visi besar Lodaya Bandung setelah kembali ke asal. Nggak hanya itu, visi tersebut juga dipake sama Save Railfans Indonesia (SRI) dan Para Pecandu Kereta (PPK). Karena semua masih dalam satu rumah.

Lodaya Bandung mulai eksis tahun 2017 sebagai blog pribadi yang bahas kereta api. Sebenarnya itu merupakan kelanjutan dari Manglayang Tour. Sebuah rintisan usaha yang udah ada dari tahun 2014. Bahkan kalo diliat ke belakang mulai dirintis tahun 2005. Cuma bisnisnya aja yang berubah.

Di tahun 2014, mulailah dirintis usaha tour and travel. Waktu itu namanya Khoibar Travel. Nggak lama berselang berubah jadi Manglayang Tour. Perubahan itu karena nama Khoibar dianggap terlalu asing. Karena sejatinya Khoibar berasal dari Bahasa Arab. Maka dari itu dipilihlah nama yang merepresentasi tanah Priangan.

Continue reading “Inspiration of Railfans”

Ketika Nama Lodaya Bandung Dipersoalkan

Lodaya Bandung sudah eksis sejak Juni 2017 dan sudah dikenal di kalangan Railfans sebagai referensi kereta api Indoensia. Namun sayang ketika hendak merangkul salah satu WhatsApp Grup untuk maju bersama sebagai suatu komunitas nama tersebut malah dipersoalkan, dianggap cuma nama kereta, padahal sejatinya merupakan identitas Sunda dan Priangan.

Inilah yang terjadi di akhir tahun 2018. Sebuah WhatsApp Grup yang coba dirangkul untuk diajak maju bersama lantas menolak mentah-mentah gagasan tersebut. Bukan cuma itu salah satu anggota pun sampai mempersoalkan nama Lodaya Bandung yang hendak digunakan. Menurutnya nama tersebut terlalu spesifik hanya mengacu ke Kereta Api Lodaya (Solo Bandung Raya).

Setelah melalui keriuhan di dalam grup akhirnya dukungan dari Lodaya Bandung pun ditarik. Dalam rangka memenuhi kemauan mereka. Kalo kata orang jawa “Sing Waras Yo Ngalah”. Hingga akhirnya mereka pun berjalan sesuai keinginan mereka sendiri. Sebenarnya apa alasannya mempersoalkan nama Lodaya? apakah nama tersebut benar cuma nama kereta?

Continue reading “Ketika Nama Lodaya Bandung Dipersoalkan”

(Logo Baru) Saat Super Azusa Gantikan KRD MCW 302

Posisi KRD MCW 302 yang pernah dinas KRD Patas Bandung Raya (KRD Patas Non-AC) akhirnya harus lengser dari logo resmi Lodaya Bandung. Terhitung mulai 29 November 2018 digantikan Super Azusa, salah satu KAJJ punya JR East Jepang. 

Lodaya Bandung ganti logo lagi, namun sekarang beda dari sebelum-sebelumnya. Bukan KRD MCW, bukan si hidung miring, bukan badak Sumatera, apalagi Mr. Puongs. Justru logo barunya kereta Jepang yang melayani rute Shinjuku-Matsumoto dibawah operator East Japan Railway Company atau JR East, yaitu Super Azusa.

Continue reading “(Logo Baru) Saat Super Azusa Gantikan KRD MCW 302”