Sejarah Prabu Siliwangi dan Kereta Api Bandung

Sejarah Prabu Siliwangi ternyata punya pengaruh terhadap penamaan sejumlah rangkaian kereta api di Bandung. Selain Kereta Api Lodaya, Kereta Api Malabar juga ada kaitannya. Bahkan punya saudara di jalur legendaris.

Sadar atau nggak, setelah kita telusuri nama-nama Kereta Api Bandung yang dinas di lingkungan Daop 2 Bandung ternyata masih berhubungan sama sejarah Tatar Sunda.

Terutama Sejarah Prabu Siliwangi, disebut-sebut sebagai Raja Pajajaran terakhir. Entah berhubungan langsung sama tokoh tersebut atau ada kaitan, misalnya tempat-tempat tertentu yang menurut catatan sejarah ada jejak Prabu Siliwangi.

Continue reading “Sejarah Prabu Siliwangi dan Kereta Api Bandung”
Advertisements

Perang Bubat dan Pengaruhnya di Dunia Sepur

Perang Bubat (1357) dianggap sebagai pembantaian orang Sunda oleh Prajurit Kerajaan Majapahit di Lapangan Bubat. Tragedi yang lumayan jadi penghambat hubungan antara Sunda dan Jawa. Pengaruh di sepur juga ada. Alhamdulilah 24 Agustus 2017 hambatan itu lepas lewat rekonsiliasi.

Sejarah masa lalu memang nyaris selalu melekat di dunia perkeretaapian. Termasuk yang terjadi di zaman kerajaan bahkan sunda kuno. Tercatat sejumlah nama kereta api diambil dari situ. Sebut aja Kereta Api Lodaya yang diambil dari sejarah Kerajaan Sunda dan Prabu Siliwangi.

Lodaya adalah sosok maung (macan) putih jelmaan Prabu Siliwangi ketika berhadapan dengan Raden Kian Santang. Nama itu dipake buat rangkaian kereta api jarak jauh (KAJJ) rute Solo Balapan-Bandung PP mulai 20 Mei 2002 menggantikan Fajar Pajajaran dan Senja Mataram.

Continue reading “Perang Bubat dan Pengaruhnya di Dunia Sepur”

Tarif Parsial Kereta Api Jarak Jauh

Tarif Parsial Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) adalah tarif khusus yang berlaku di rute jarak pendek dan menengah. Biasanya untuk manfaatin sisa kursi yang belum terjual. Tersedia 2 jam sebelum berangkat. Bisa dibooking langsung di loket, via Vending Machine, atau KAI Access.

Dihapusnya tarif khusus Kereta Api Argo Parahyangan ternyata membuat sebagian besar pelanggan di segmen khusus tersebut sedikit kecewa. Padahal cukup membantu terutama di koridor Bekasi-Gambir. Mereka nggak harus tergantung sama KRL Commuter Line.

Harga tiket Rp 25.000,00 sebenarnya termasuk paling murah untuk jarak tempuh sekitar 30 menit itu. Namun sayang mulai 8 Juni 2019 kita nggak bisa lagi manfaatin itu karena PT. KAI menetapkan kebijakan satu harga buat Titisan Sang Legenda yang kini laris manis.

Continue reading “Tarif Parsial Kereta Api Jarak Jauh”

Bordes Kereta Lokal, Cimekar ke Cimahi

Bordes kereta lokal, perjalanan naik lokal bandung raya dari Cimekar ke Cimahi. Keseruanpun terbawa hingga ke atas KA. Nostalgia ekonomi jaman old.

Tak terasa hari sudah semakin siang. Acara Lodaya Bandung Gathering and Education di Stasiun Cimekar (CMK) pun berakhir. Itu berarti saatnya untuk pulang. Tentu pulangnya naik kereta karena hampir nggak ada pilihan lain. Dari Stasiun ke Cibiru sendiri lumayan jauh.

KA Lokal Bandung Raya tiba di Stasiun Cimekar (CMK). Siap mengantar kami semua ke Stasiun Cimahi (CMI), sesuai domisili mayoritas anggota Komunitas Lodaya Bandung. Keretanya penuh banget. Kita semua nggak kebagian tempat duduk. Akhirnya memutuskan untuk ngebordes.

Continue reading “Bordes Kereta Lokal, Cimekar ke Cimahi”

Kembali ke Bandung Timur, Stasiun Cimekar (CMK)

Kembali ke Bandung Timur untuk pertama kalinya sejak Februari 2019. Selama satu semester kegiatan selalu di barat. Kali ini mengambil tempat di Stasiun Cimekar (CMK)

Kebayang kaya gimana bosannya hampir enam bukan terfokus di spot barat. Mulai dari Padalarang, Gadobangkong, Cimahi hingga Cimindi. Disini nggak ada lagi KAJJ selain KA Argo Parahyangan yang hampir selalu lewat.

Waktu itu KA Ciremai Ekspres cuma dua kali lewat pagi dan malam. Begitu pula KA Harina yang cuma malam dan pagi-pagi buta. Paling tambahannya cuma KA Pangandaran aja. Selain KA Lokal Bandung Raya yang hampir selalu wara wiri di sini.

Continue reading “Kembali ke Bandung Timur, Stasiun Cimekar (CMK)”