Posted on

Kereta Api Lodaya Korban Argo Parahyangan (Gopar)?

Imbas tol Cikampek dan Cipularang macet okupasi Kereta Api Argo Parahyangan naik. Setiap harinya nyaris tak ada kursi kosong. Meski keretanya nggak dipake, Kereta Api Lodaya tetap bisa disebut korban titisan Sang Legenda, sejak kereta api Bandung-Jakarta jadi pilihan utama, sang macan pindah dipo hingga akhirnya mutasi ke Daop 6 Yogyakarta. 

Inilah kenyataan yang harus dialami oleh Kereta Api Lodaya, harus tersingkir ke Daop 6 Yogyakarta gara-gara Kereta Api Argo Parahyangan. Kita tak menyangkal fakta bahwa pindahnya Kereta Api Lodaya ke Dipo Solo Balapan (SLO) hingga mutasi ke Daop 6 Yogyakarta setelah okupasi Kereta Api Argo Parahyangan mengalami kenaikan dan frekuensi perjalanannya bertambah, gara-gara Jalan Tol Cikampek dan Cipularang sering macet.

Continue reading Kereta Api Lodaya Korban Argo Parahyangan (Gopar)?

Advertisements
Posted on

Dinamika Kereta Api Lodaya, Perpanjang Rute, Mutasi, hingga Ganti Kereta

Kereta Api Lodaya ganti kereta jadi stainless steel sebenarnya sesuai prediksi tapi siapa sangka bakal begitu cepat. Inilah dinamika baru dalam perjalanan sang macan penghubung Priangan dan Mataram. Sebelumnya pernah ganti nama, perpanjang rute dan mutasi. 

Kereta Api Lodaya mulai dinas 11 Maret 1992. Semula rutenya cuma Bandung-Yogyakarta PP, namanya juga bukan Lodaya melainkan Fajar Pajajaran untuk keberangkatan pagi dan Senja Mataram keberangkatan malam. Nama Lodaya baru dikenal setelah perpanjangan rute hingga Stasiun Solo Balapan (SLO). Di saat yang sama pula mulai ada layanan kereta eksekutif (K1) melengkapi kereta bisnis (K2) yang telah ada sebelumnya.

Continue reading Dinamika Kereta Api Lodaya, Perpanjang Rute, Mutasi, hingga Ganti Kereta

Posted on

Sayonara Kereta Api Lodaya (Bisnis)

Terhitung mulai 23 Oktober 2018, Kereta Api Lodaya ganti rangkaian jadi stainless steel. Sesuai prediksi akhirnya sang macan yang kini dioperasikan Daop 6 Yogyakarta dapat alokasi kereta baru sekaligus meniadakan layanan kereta bisnis (K2)-nya, diganti kereta ekonomi (K3) premium. 

Awal dinas kereta api Lodaya tanggal 11 Maret 1992 dengan nama Fajar Pajajaran dan Senja Mataram rute Bandung-Yogyakarta PP layanannya full kereta bisnis (K2), adapun kereta eksekutif (K1) baru hadir belakangan terutama setelah namanya berubah jadi Kereta Api Lodaya, nama yang diambil dari seekor macan jelmaan Prabu Siliwangi dalam mitologi Sunda atau singkatan dari Solo Bandung Raya, karena rutenya diperpanjang hingga Solo Balapan.

Kereta Api Lodaya awalnya dioperasikan oleh Daop 2 Bandung dan menggunakan trainset milik Dipo Kereta Api Bandung dan ditarik lokomotif punya Dipo Induk Bandung (BD), meski kadang juga pake punya dipo lain seperti Sidotopo (SDT) atau Jatinegara (JNG). Namun karena penuhnya Dipo dan Stasiun Bandung (BD), menjelang akhir 2017 Kereta Api Lodaya mutasi ke Dipo Solo Balapan (SLO).

Continue reading Sayonara Kereta Api Lodaya (Bisnis)

Posted on

Kereta Api Lodaya: ex-Kereta Eksekutif Taksaka (K1 08)

Tak lagi pake ex-Kereta Eksekutif Gajayana (K1 09), Kereta Api Lodaya kini lebih sering bawa ex-Kereta Eksekutif Taksaka K1 08 punya Dipo Jogjakarta (YK). Selain K1 64 buatan Jepang tentunya. 

Terjawab sudah keberadaan ex-Kereta Eksekutif Gajayana (K1 09) yang sempat jadi bagian dari Kereta Api Lodaya setelah mutasi ke Dipo Solo Balapan (SLO). Trainset yang sebelumnya dipake Kereta Api Lodaya kini ada di Daop 3 Cirebon dan digandengin ke Kereta Api Argo Jati rute Cirebon-Gambir PP. Sebagian lagi digandengin sama saudaranya di Kereta Api Purwojaya (Cilacap-Gambir) punya Daop 5 Purwokerto.

 photo kereta-api-lodaya-ex-kereta-eksekutif-taksaka-k1-08_zps0ud6smgb.png

Continue reading Kereta Api Lodaya: ex-Kereta Eksekutif Taksaka (K1 08)

Posted on

Kereta Api Lodaya: Kemanakah ex-Kereta Eksekutif Gajayana K1 09?

Kereta Api Lodaya pernah kebagian satu trainset ex-Kereta Eksekutif Gajayana K1 09 pasca mutasi ke Dipo Kereta Api Solo Balapan (SLO). Namun kemanakah mereka saat ini? Benarkah mutasi ke Daop 3 Cirebon? Akhir-akhir ini justru sang macan sering terlihat bawa kereta eksekutif angkatan lawas dan angkatan 2008.

Pertanyaan ini banyak muncul di benak para pecinta dan pecandu kereta api, khususnya Kereta Api Lodaya, apalagi si maung pernah kebagian satu trainset ex-kereta eksekutif Gajayana K1 09 yang disebut-sebut terbaik kedua setelah Argo Bromo Anggrek. Trainset itu kini entah kemana pasalnya kereta eksekutif yang dibawa justru malah angkatan lawas, semisal K1 0 64 buatan Nippon Sharyo Jepang.

Kereta Api Lodaya memang masih punya armada yang lebih baru, yakni ex-kereta eksekutif Taksaka dan Argo Lawu buatan tahun 2008, secara kedua kereta itu udah pake trainset yang lebih baru. Kereta Api Argo Lawu K1 16, malah Kereta Api Taksaka sekarang stainless steel. Tapi kemana ex-kereta eksekutif Gajayana yang sempat beberapa bulan dibawa masih jadi misteri.

 photo kereta-api-lodaya-kemanakah-ex-kereta-eksekutif-gajayana-k1-09_zpslb39tqsd.png

Continue reading Kereta Api Lodaya: Kemanakah ex-Kereta Eksekutif Gajayana K1 09?