Posted on Leave a comment

(Bukan Kaleng-Kaleng) Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi dan Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan 7051/7052

75% Trainset Kereta Api Argo Parahyangan udah ganti jadi Stainless Steel. Meski demikian buat kamu yang masih doyan sama trainset lama berbody mild steel jangan khawatir karena Titisan Sang Legenda masih punya trainset bukan kaleng-kaleng yaitu Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi (K3 16) dan Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan 7051/7052 (Goparani)

Awalnya kereta eksekutif stainless steel atau kaleng-kaleng cuma dipakai buat trainset PLB Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan yang dioperasikan Daop 1 Jakarta. Trainset sendiri punya Dipo Jakarta Kota (JAKK). Namun jelang tutup tahun 2018 semua kereta api Argo Parahyangan reguler khususnya kereta eksekutif-nya ganti rangkaian jadi kaleng-kaleng. 

Memang sih trainset lama yang mayoritas angkatan 2002 ex-Argo Gede boleh dibilang jauh dari layak. Kursi kadang goyang, footrest sering rusak, meja banyak yang hilang, sampai pintu bordes yang tadinya otomatis berganti jadi geser manual. Belum lagi jendela kadang buram, jadi susah kalo mau liat pemandangan di luar atau bikin video Trip Report. 

Meski demikian buat kamu yang masih kepengen liat trainset Kereta Api Argo Parahyangan yang bukan kaleng-kaleng inSyaaAlloh masih bisa, karena ada trainset reguler dan tambahan masih pake mild steel. 

Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi (K3 16)

Untuk rangkaian Kereta Api Argo Parahyangan reguler, trainset yang diganti ke kaleng-kaleng cuma kereta eksekutif-nya aja. Adapun Kereta Api Argo Parahyangan ekonomi tetap pake trainset ekonomi K3 16 yang sempat jadi kontroversi karena jarak antar kursi yang dianggap terlalu sempit. 

Photo by Herdi Ramdhani (@herdiramdhani_)

Pasca rangkaian kereta api Argo Parahyangan eksekutif (K1) ganti rangkaian jadi Stainless Steel atau kaleng-kaleng, kereta api Argo Parahyangan Ekonomi tetap setia dengan rangkaian K3 16-nya. Meski nggak sedikit penumpang mengeluh kondisi jarak antara kursi yang terlalu sempit tadi.

Secara fisik, Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi rangkaian K3 16 harus diakui masih layak pakai, selain umurnya juga masih 2 tahun. Beda sama kereta eksekutif yang udah nyaris 16 tahun, malah kadang nyangkut kereta eksekutif yang lebih tua seperti angkatan 1998, 1995, bahkan angkatan jadul seperti 1980-an dan 1960-an. 

Cuma kalo kondisinya banyak dikeluhkan penumpang, cepat atau lambat Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi juga bakal ganti trainset jadi Premium Stainless Steel yang sekarang udah rutin dibawa dinas Kereta Api Argo Parahyangan 31/32 idle Harina (Daop 2) dan idle Senja Utama Solo (Daop 1). 

Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan 7051/7052 (Goparani)

Bukan cuma Kereta Api Argo Parahyangan ekonomi, Goparani atau Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan 7051/7052 idle Sembrani juga bukan kaleng-kaleng. Rangkaiannya masih mild steel. Untuk Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan 7051/7052 menggunakan trainset K1 16 / K1 17 punya Sembrani. 

Photo by Nunu Salman Nugraha (@nunusalmann)

Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan 7051/7052 biasanya dinas weekend (Jum’at-Minggu) atau hari libur tergantung kebutuhan. Rangkaiannya dioperasikan oleh Daop 1 Jakarta. Inilah satu-satunya Kereta Api Argo Parahyangan yang nggak ada jadwal pemberhentian di Stasiun Bekasi (BKS). Jadi abis berangat dari Stasiun Gambir (GMR) langsung bablas dan baru berhenti di Stasiun Cimahi (CMI). 

Pemberhentian di Stasiun Bekasi (BKS) cuma tersedia di KA 7051 yang berangkat dari Stasiun Bandung jam 11.00 WIB. Sedikit info, Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan 7051/7052 ini sebelumnya sempat menggunakan idle Gajayana waktu rangkaiannya K1 09. Bahkan jalan setiap hari. Tapi karena okupasi minim akhirnya dihapus dan baru ketika penumpang padat dinas lagi pakai idle Sembrani. 


Kontributor Foto

Herdi Ramdhani (@herdiramdhani_)

Nunu Salman Nugraha (@nunusalmann)

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.