Blog

Padalarang Tagog Apu Riwayatmu Kini

Padalarang Tagog Apu adalah salah satu petak bagian dari jalur tertua di Priangan. Lama nggak dilewatin kereta api kondisinya sangat miris. Banyak ditumbuhi rumput dan tanaman berduri. Ballast-nya pun hilang. Reaktivasinya sendiri keduluan jalur Cibatu-Garut

Petak ini terakhir kali dilewati kereta api tahun 2012 ketika Kereta Api Cianjuran alias Argo Peuyeum masih beroperasi. Rangkaian kereta lokal dengan formasi dua kereta ditarik lokomotif BB 301/304 punya Dipo Induk Bandung (BD) yang kini afkir ditumpuk di Purwakarta (PWK).

Pernah sekali ada angin segar jalur akan diaktifkan lagi di tahun 2014. Waktu itu PT. KAI mau dinasin KA Kiansantang melayani rute Bandung-Cianjur bersamaan KA Pangrango (Bogor Paledang-Sukabumi) dan KA Siliwangi (Sukabumi-Cianjur).

Continue reading “Padalarang Tagog Apu Riwayatmu Kini”
Advertisements

Sejarah Prabu Siliwangi dan Kereta Api Bandung

Sejarah Prabu Siliwangi ternyata punya pengaruh terhadap penamaan sejumlah rangkaian kereta api di Bandung. Selain Kereta Api Lodaya, Kereta Api Malabar juga ada kaitannya. Bahkan punya saudara di jalur legendaris.

Sadar atau nggak, setelah kita telusuri nama-nama Kereta Api Bandung yang dinas di lingkungan Daop 2 Bandung ternyata masih berhubungan sama sejarah Tatar Sunda.

Terutama Sejarah Prabu Siliwangi, disebut-sebut sebagai Raja Pajajaran terakhir. Entah berhubungan langsung sama tokoh tersebut atau ada kaitan, misalnya tempat-tempat tertentu yang menurut catatan sejarah ada jejak Prabu Siliwangi.

Continue reading “Sejarah Prabu Siliwangi dan Kereta Api Bandung”

Perang Bubat dan Pengaruhnya di Dunia Sepur

Perang Bubat (1357) dianggap sebagai pembantaian orang Sunda oleh Prajurit Kerajaan Majapahit di Lapangan Bubat. Tragedi yang lumayan jadi penghambat hubungan antara Sunda dan Jawa. Pengaruh di sepur juga ada. Alhamdulilah 24 Agustus 2017 hambatan itu lepas lewat rekonsiliasi.

Sejarah masa lalu memang nyaris selalu melekat di dunia perkeretaapian. Termasuk yang terjadi di zaman kerajaan bahkan sunda kuno. Tercatat sejumlah nama kereta api diambil dari situ. Sebut aja Kereta Api Lodaya yang diambil dari sejarah Kerajaan Sunda dan Prabu Siliwangi.

Lodaya adalah sosok maung (macan) putih jelmaan Prabu Siliwangi ketika berhadapan dengan Raden Kian Santang. Nama itu dipake buat rangkaian kereta api jarak jauh (KAJJ) rute Solo Balapan-Bandung PP mulai 20 Mei 2002 menggantikan Fajar Pajajaran dan Senja Mataram.

Continue reading “Perang Bubat dan Pengaruhnya di Dunia Sepur”

Jalur Kereta Api Bandung Garut

Jalur Kereta Api Bandung Garut mulai dibangun pada tahun 1887 hingga 1889. Start dari Stasiun Cicalengka dan Berakhir di Stasiun Garut. Dibangun sepaket sama jalur ke Cilacap, kini dalam proses reaktivasi dan ditarget aktif lagi tahun 2020.

Sukses menghubungkan Batavia dan Bandung, Pemerintah Kolonial Belanda pengen lanjutin jalur kereta api sampe ke Cilacap. Kedua kota itu terhubung kereta api di tahun 1884. Dibangunnya jalur kereta jelas berpengaruh besar dari segi ekonomi.

Bandung yang semula cuma desa terpencil di Priangan lantas terus berkembang menjadi sebuah Kota. Menjadi tujuan wisata favorit di era kolonial. Disamping daerah Priangan juga penghasil Teh, Kopi dan Kina. Keberadaan kereta api jelas mempermudah pengangkutan hasil bumi.

Continue reading “Jalur Kereta Api Bandung Garut”

Kereta Seribu Sebelum Pangandaran

Kereta Seribu ternyata udah ada jauh sebelum Pangandaran mulai beroperasi 2 Januari 2019. Cuma bedanya dalam wujud KRL Ekonomi Jabodetabek. Rute Manggarai-Pasar Minggu dulu cuma dibanderol Rp 1.000,00 saja. Bahkan penumpang nakal pun bablas ke Bogor.

Begitulah fenomena yang terjadi di zaman Jahiliyah. Kenapa kita bilang begitu? Nah buat kamu yang lahir tahun 2008 ke atas mungkin akan langsung rasain kondisi perkeretaapian Indonesia kaya sekarang. Aman dan nyaman.

Tahun 2009 tahapan perubahan dimulai seiring masuknya Pak Jonan sebagai Dirut PT. KAI. Hingga kita bisa sama-sama rasakan buah dari perbaikannya sekarang.

Continue reading “Kereta Seribu Sebelum Pangandaran”