Posted on

Stasiun Buaran (BUA) Lama, Abadikan Sebelum Dirobohkan

8 November 2018 jadi hari terakhir Stasiun Buaran (BUA) lama melayani angkutan penumpang. Besoknya udah pindah ke gedung baru. Stasiun yang berdiri sejak awal 1990-an itu bukan sekedar non-aktif tapi juga terancam dirobohkan. 

Hari ini tanggal 8 November 2018 jadi hari terakhir Stasiun Buaran (BUA) lama melayani naik turun penumpang KRL Commuter Line. Karena mulai 9 November 2018 segala aktivitas layanan penumpang pindah ke stasiun baru yang posisinya 200 meter dari bangunan lama.

Continue reading Stasiun Buaran (BUA) Lama, Abadikan Sebelum Dirobohkan

Advertisements
Posted on

Akhir Hayat Stasiun Buaran (BUA) Lama

Fix mulai 9 November 2018 Stasiun Buaran (BUA) lama tak lagi melayani aktivitas penumpang. Semuanya pindah ke Stasiun Buaran (BUA) yang baru 200 meter sebelah barat. Posisi gedung baru jauh lebih strategis. 

Daop 1 Jakarta nggak lama lagi bakal punya stasiun non-aktif di jalur padat, apalagi kalo bukan Stasiun Buaran (BUA) lama. Stasiun yang dibangun awal tahun 1990-an ini memang tinggal tunggu waktu buat jadi stasiun mati alias non-aktif dan bernasib sama kaya Stasiun Rawabebek (RWB) yang kini rata dengan tanah.

Continue reading Akhir Hayat Stasiun Buaran (BUA) Lama

Posted on

Perjalanan Terakhir Kereta Api Patas Bandung Raya

Meski masih beberapa hari ke depan, trip di hari Minggu 28 Oktober 2018 tetap jadi Perjalanan Terakhir Kereta Api Patas Bandung Raya, karena jadwal yang beda dibanding weekdays. Okupasi minim jadi alasan penutupan layanan tersebut. 

Bukan barang baru dan sudah dinas selama 2 tahun jika dihitung awal masa dinas Kereta Api Patas Bandung Raya tanggal 5 Mei 2016. Namun sayang kereta api yang pakai trainset idle Kereta Api Kahuripan ini sepi peminat. Setiap harinya cuma bisa angkut 400 penumpang. Ini beda jauh sama Kereta Api Lokal Bandung Raya, 50.000-an penumpang.

Banyak faktor yang menjadi penyebab layanan baru tapi lama ini sepi peminat. Tapi paling menonjol tentu saja jadwalnya yang nggak begitu bersahabat. Bayangin aja start jam 4 pagi dari Stasiun Kiaracondong (KAC) ke Stasiun Cicalengka (CCL), siapa coba yang mau naik pagi-pagi buta? Arah Timur pula? Masih mending kalo ke Bandung (BD).

Continue reading Perjalanan Terakhir Kereta Api Patas Bandung Raya

Posted on

Sayonara Kereta Api Patas Bandung Raya

Karena okupasinya minim, cuma 400-an penumpang per hari, PT.KAI Daop 2 Bandung akhirnya membatalkan semua perjalanan Kereta Api Patas Bandung Raya mulai 1 November 2018. Sebagai gantinya, penumpang Patas bakal diakomodasi sama Kereta Api LODAYA (Lokal Bandung Raya). 

Kereta Api Patas Bandung Raya sejatinya bukan barang baru. Di tahun 1990-an pernah ada menggunakan rangkaian KRD Shinko/MCW 302 buatan Nippon Sharyo Jepang. KRD ini tetap didinasin sebagai Patas meski Kereta Api Lokal Bandung Raya ganti rangkaian jadi kereta biasa, sebagia keretanya juga modifikasi dari KRD, yakni KRD Shinko/MCW 301 tahun 1976.

Masa dinas KRD Patas Bandung Raya lama berlangsung sampai pertengahan tahun 2014 dan mulai berhenti dinas waktu PT.KAI Daop 2 Bandung memberlakukan single operation Kereta Api Lokal Bandung Raya yang meniadakan perjalanan Kereta Api Patas Bandung Raya (AC) dan KRD Patas Bandung Raya (Non-AC). Rangkaian Patas AC langsung dialokasi ke Lokal adapun KRD langsung dikandangin di DIpo Lokomotif Bandung.

 

Continue reading Sayonara Kereta Api Patas Bandung Raya

Posted on

Kereta Api Lodaya Korban Argo Parahyangan (Gopar)?

Imbas tol Cikampek dan Cipularang macet okupasi Kereta Api Argo Parahyangan naik. Setiap harinya nyaris tak ada kursi kosong. Meski keretanya nggak dipake, Kereta Api Lodaya tetap bisa disebut korban titisan Sang Legenda, sejak kereta api Bandung-Jakarta jadi pilihan utama, sang macan pindah dipo hingga akhirnya mutasi ke Daop 6 Yogyakarta. 

Inilah kenyataan yang harus dialami oleh Kereta Api Lodaya, harus tersingkir ke Daop 6 Yogyakarta gara-gara Kereta Api Argo Parahyangan. Kita tak menyangkal fakta bahwa pindahnya Kereta Api Lodaya ke Dipo Solo Balapan (SLO) hingga mutasi ke Daop 6 Yogyakarta setelah okupasi Kereta Api Argo Parahyangan mengalami kenaikan dan frekuensi perjalanannya bertambah, gara-gara Jalan Tol Cikampek dan Cipularang sering macet.

Continue reading Kereta Api Lodaya Korban Argo Parahyangan (Gopar)?