Posted on Leave a comment

Announcer 3 Bahasa di Tokyo Haneda (Tokyo International Airport)

Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Jepang via Tokyo Haneda (Tokyo International Airport) dikejutkan sama announcer 3 bahasa: Jepang, Inggris, Mandarin. Ternyata banyak juga warga Greater China yang liburan ke Jepang. 

Satu hal yang udah diperhitungkan dari awal begitu tiba di Jepang ialah soal bahasa. Apalagi kebanyakan orang Jepang sangat mencintai dan menjunjung tinggi bahasanya sendiri. Karena itu mereka ogah mempelajari bahasa asing, termasuk Bahasa Inggris yang notabene bahasa Internasional.

Harus diakui bahasa jadi tantangan tersendiri di Jepang. Untungnya sekarang udah banyak petunjuk yang berbahasa Inggris. Jadi nggak melulu bahasa Jepang plus huruf kanji, katakana dan sejenisnya yang kita sama sekali nggak paham.

1-Announcer-3-Bahasa-di-Tokyo-Haneda-(Tokyo-International-Airport)

Adapun di Tokyo Haneda atau Tokyo International Airport tentu nggak ada yang namanya kendala bahasa. Secara itu bandara Internasional yang jadi salah satu gerbang masuk Jepang, khususnya Tokyo, pastinya banyak turis asing yang hilir mudik lewat bandara tersebut.

Makanya disitu kendala bahasa nggak terlalu dikhawatirkan. Petugas bandara mulai bagian imigrasi sampe ke security inSyaaAlloh hampir semua paham Bahasa Inggris. Begitu juga papan petunjuk dan announcer juga ada Bahasa Inggris-nya.

Bahasa Mandarin di Tokyo Haneda

Satu hal yang mengejutkan ialah announcer Tokyo Haneda Airport tersaji dalam 3 bahasa. Awalnya mimin pikir cuma 2 bahasa yakni Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris. Tapi nggak disangka-sangka ternyata ada Bahasa Mandarin. Jadilah announcer 3 bahasa di Tokyo Haneda.

Nggak tau kenapa Bahasa Mandarin ikut diakomodasi di Tokyo Haneda. Apakah itu juga menyasar turis dari Indonesia yang mulai banyak dipermudah masuk ke Jepang, seperti adanya Visa Waiver bagi pemegang e-passport sampe keberadaan sejumlah resto halal di Jepang.

Jika demikian adanya itu nggak sepenuhnya salah. Saat ini etnis Tionghoa sudah diakui sebagai salah satu suku bangsa di Indonesia. Begitu juga Bahasa Mandarin sudah mulai mendapat tempat di bumi pertiwi.

Turis Tiongkok di Jepang

Ternyata announcer Bahasa Mandarin di Jepang itu sebenarnya buat mengakomodasi turis asal Greater China: Tiongkok, Taiwan dan Hong Kong. Secara banyak penerbangan dari wilayah tersebut yang mendarat di Tokyo Haneda. Termasuk Cathay Pasific dan China Southern Airlines.

2-Announcer-3-Bahasa-di-Tokyo-Haneda-(Tokyo-International-Airport)

Selain di Tokyo Haneda, di luaran juga banyak dijumpai Turis Tiongkok, misalnya di Tokyo Tower. Ternyata mereka menjadikan Jepang sebagai salah satu tempat tujuan wisata.

Memang sih pemerintah kedua negara sempat terlibat konflik yang terkait sejarah masa lalu, tapi kalopun sampe sekarang masih ada, ternyata nggak sama sekali menyurutkan minat warga Tiongkok untuk datang ke Jepang. Ditambah lagi warga Jepang sendiri sangat welcome dan ramah sama turis.

Makanya nggak heran kalo di gerbang masuk Jepang disediain announcer Berbahasa Mandarin. Sama kaya sebagian besar orang Jepang, warga Tiongkok pun sangat mencintai bahasa dan budayanya sehingga nggak sedikit yang enggan belajar bahasa asing. Karena itu harus diakomodasi juga.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.