Posted on

3 Gerbong Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi

Selain K3 2016 dan K3 2017 alias Premium, ternyata Kereta Api Argo Parahyangan juga “punya” gerbong ekonomi 106 penumpang yang cuma ada di weekend dan hari Senin doang.

Kaya nggak abis-abis ya ngomongin Kereta Api Argo Parahyangan, titisan legenda yang sekarang mulai punya layanan kelas ekonomi. Padahal di zamannya Parahyangan dulu belum pernah sekalipun ada layanan kelas ekonomi atau kelas 3 (tiga) di era PNKA/PJKA. Malah waktu awal dinas tanggal 31 Juli 1971 layanan kereta api Parahyangan full K2 (bisnis).

21 Oktober 2016 Kelas Bisnis Jadi Ekonomi

Tanggal 21 Oktober 2016 Kereta Api Argo Parahyangan mulai melayani kelas ekonomi pake rangkaian gerbong K3 2016 ex-Mutiara Selatan, sementara gerbong kelas bisnis yang sebelumnya ada justru dikasih ke saudara mudanya itu. Ini akibat dari petisi di Change.Org yang nuntut PT. KAI balikin kelas bisnis di Kereta Api Mutiara Selatan.

Meski demikian, kelas bisnis sejatinya belum sepenuhnya hilang dari Kereta Api Argo Parahyangan. Toh masih ada di KA 31 dan KA 32 tiap Sabtu-Minggu sama di KA 21 dan KA 24 setiap hari Senin. Itu juga bukan rangkaian asli, tapi boleh pinjam punya Kereta Api Harina yang kebetulan idle di pagi hari.

Sebenarnya, idle Harina juga punya 1 gerbong kelas ekonomi kapasitas 106 penumpang yang sama kaya kereta api ekonomi reguler. Belakangan, satu gerbong ekonomi itu juga mulai diadain di Kereta Api Argo Parahyangan. Seiring titisan sang legenda udah rutin bawa gerbong ekonomi K3 2016 di rangkaian reguler.

Di masa angkutan Lebaran 2017, lagi-lagi Kereta Api Argo Parahyangan tambah layanan kelas ekonomi, dimana kali ini yang dipake adalah gerbong paling anyar yakni K3 2017 Premium, penyempurnaan dari gerbong K3 2016. Awalnya dinas sebagai Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan Fakultatif rute Bandung-Jakarta Pasar Senen pinjam idle Mantab Lebaran.

Usai masa angkutan Lebaran 2017, rangkaian fakultatif jurusan Jakarta Pasar Senen itu masih jalan, tapi pinjam rangkaian Kereta Api Senja Utama Solo kelas bisnis karena kereta api Mantab Lebaran cuma dinas di masa angkutan Lebaran. Itu juga sebagai rangkaian tambahan.

Tingginya animo masyarakat yang naik kereta api di rute Bandung-Jakarta imbas dari jalan tol yang makin macet, PT. KAI meluncurkan layanan baru, Kereta Api Argo Parahyangan Premium di bulan September 2017 rute Bandung-Jakarta Gambir. Rangkaiannya K3 2017 Premium. Moment dimulainya “bully” Argo kok ekonomi.

Praktis beroperasinya kereta api Argo Parahyangan Premium menjadikan titisan sang legenda kini punya 3 jenis gerbong kelas ekonomi, berikut rinciannya:

Kelas Ekonomi 106 Penumpang (e.g. K3094xxx)

Tipe gerbong ini sama kaya yang dipake di Kereta Api Ekonomi reguler bersubsidi, misalnya Kereta Api Serayu rute Purwokerto-Kiaracondong-Jakarta Pasar Senen PP. Banyak variasinya memang. Ada yang peninggalan PNKA, PJKA dan Perumka. Buatan tahun 2000-an juga ada kaya yang dulu pake livery nutrisari.

Gerbong ini memang cuma ada satu, dan di rangkaian KA 31 dari Bandung sama 32 dari Gambir yang jalan tiap Sabtu-Minggu, sama di KA 21 dan 24 saban Senin. Karena bukan rangkaian asli dari Kereta Api Argo Parahyangan tapi pinjam punya Kereta Api Harina yang kebetulan idle di pagi dan siang hari.

K3 2016

Pelopor kelas ekonomi di Kereta Api Argo Parahyangan pengganti kelas bisnis yang udah melegenda sejak era Kereta Api Parahyangan jadul. Gerbong ini sebenarnya limpahan dari Kereta Api Mutiara Selatan, karena sebelumnya memang dipake di rangkaian kereta api rute Bandung-Malang via Surabaya Gubeng itu.

Karena penumpang Kereta Api Mutiara Selatan pada protes sama K3 2016 yang katanya jarak antar kursinya terlalu sempit, menyiksa, dan nggak cocok buat jarak sejauh Bandung-Malang. Sampe dibikinin petisi di Change.Org juga. Akhirnya PT. KAI melunak balikin Kereta Api Mutiara Selatan jadi kelas bisnis lagi.

Cuma harus ada konsekuensi yang diambil. Kereta Api Argo Parahyangan waktu itu masih operasikan kelas bisnis dan harus merelakannya dioper ke Kereta Api Mutiara Selatan untuk selanjutnya diganti K3 2016 ex-Mutiara Selatan.

K3 2017 Premium

Mulai dinas di masa angkutan Lebaran 2017 sebagai Kereta Api Argo Parahyangan Tambahan Fakultatif rute Bandung-Jakarta Pasar Senen PP. Waktu itu rangkaiannya masih pinjam punya Mantab Lebaran yang kebetulan idle di pagi dan siang hari.

September 2017 rangkaian K3 2017 Premium mulai dipake secara reguler seiring mulai beroperasi Kereta Api Argo Parahyangan Premium. K3 2017 Premium merupakan penyempurnaan dari gerbong K3 2016. Menjawab protes dari sebagian besar pengguna kereta api yang ngeluh soal jarak antar kursi yang sempit.

K3 2017 Premium memang sedikit lebih lega dan kursinya reclining atau sandaran bisa diatur. Meski masih sama kaya K3 2016 ada yang searah kereta sama ada yang mundur belakangin kereta. K3 2017 Premium juga punya gerbong disabilitas 64 penumpang.

Beroperasinya Kereta Api Argo Parahyangan Premium ternyata memicu adanya meme “Argo Kok Ekonomi”. Padahal kalo mau dilihat ke belakang, Argo tapi ekonomi bukan barang baru karena pernah terjadi di Kereta Api Cianjuran alias Kereta Api Argo Peuyeum rute Padalarang-Cianjur yang sekarang nggak lagi beroperasi.

 

Advertisements

Leave a Reply