Posted on

Dominasi Kereta Jepang di Kereta Api Lodaya

Kereta api eksekutif K1 09 ex-Gajayana ternyata belum mampu menggoyahkan dominasi kereta Jepang di Kereta Api Lodaya. Malah akhir-akhir ini sering bawa kereta api eksekutif K1 64 ex-K3 64 buatan Nippon Sharyo Jepang. Terutama di KA 79 dan KA 82, sehingga sang Macan bawa Samurai.  

Kereta Api Lodaya memang cuma dapat alokasi satu trainset kereta api eksekutif K1 09 ex-Gajayana buatan PT. INKA Madiun. Ada sekitar 6-8 kereta karya anak bangsa yang bisa dibawa dinas sama Sang Macan. Selama menghuni Dipo Kereta Api Bandung (BD), kereta api Lodaya nyaris selalu membawa pasukan tua angkatan 1960-an dimana kebanyakan kereta api eksekutifnya buatan Nippon Sharyo Jepang kaya K1 64 atau K1 66.

Continue reading Dominasi Kereta Jepang di Kereta Api Lodaya

Advertisements
Posted on

Sungai Cimanuk Garut: Arus Deras, Banjir dan Cerita Mistis

Sungai Cimanuk Garut adalah salah satu spot yang bakal dilewatin Kereta Api Bandung Garut, termasuk Kereta Api Lodaya. Sungai Cimanuk Garut banjir nyaris selalu menghiasi berita tiap musim hujan tiba. Tak hanya itu banyak pula cerita mistis Sungai Cimanuk Garut yang bermuara di Laut Jawa. 

SUNGAI CIMANUK GARUT ARUS DERAS BANJIR DAN CERITA MISTIS.

Selain di jalur utara, Sungai Cimanuk juga bakal dilewatin kereta api via jalur selatan Jawa Barat alias Priangan Timur sebelum masuk Stasiun Cibatu (CB). Tak terkecuali Kereta Api Bandung Garut yang berhenti di Stasiun Cipeundeuy (CPD), diantaranya Kereta Api Lodaya.

Di satu sisi, Sungai Cimanuk mungkin nggak setenar Sungai Citarum yang notabene terpanjang di Jawa Barat dan udah dinobatkan sebagai sungai terkotor di Dunia oleh World Bank. Meski keduanya sama-sama bermuara di Laut Jawa, keduanya beda hulu. Hulu Sungai Cimanuk ada di Pegunungan Mandalagiri Kabupaten Garut, sementara sungai Citarum hulunya di Gunung Wayang Pangalengan, Kabupaten Bandung, yang juga punya Situ Cisanti.

Continue reading Sungai Cimanuk Garut: Arus Deras, Banjir dan Cerita Mistis

Posted on

Kereta Api Lodaya, Kereta Api Bandung Garut

InSyaaAlloh masih ada kereta api Bandung Garut yang bisa bikin kamu nyaman sepanjang perjalanan dan cepat nyampe di tujuan, yakni Kereta Api Lodaya. Dengan tarif mulai Rp 70.000,00 kamu bisa jelajahi panorama Swiss Van Java. 

KERETA API LODAYA KERETA API BANDUNG GARUTKereta Api di Kabupaten Garut sejatinya punya sejarah panjang. Awal pembangunan jalur kereta api disini lanjutan dari Bandung (Cicalengka) ke Kroya. Dulu Stasiun Cibatu jadi titik sentral. Di sini ada percabangan ke Kota Garut hingga Cikajang. Tapi sayang percabangan itu kini non aktif karena sarana dan prasarana yang udah tua ditambah okupasi yang minim karena kalah saing sama angkutan jalan raya.

Meski nggak ada lagi kereta api yang langsung ke Kota Garut, bukan berarti kamu nggak bisa lagi naik kereta api ke Garut. Kebetulan semua kereta api dari Bandung ke Surabaya semuanya lewat Garut, kecuali kereta api Harina. Kamu bisa pilih kereta api bisnis, kereta api ekonomi, atau kereta api eksekutif.

Continue reading Kereta Api Lodaya, Kereta Api Bandung Garut

Posted on

Kereta Api Lodaya Eksekutif K1 67, Bekas Kereta Api Bima?

Kereta Api Lodaya sempat bawa kereta api eksekutif K1 0 67 15 JAKK di Bulan Maret 2018 lalu. Sekilas mirip K1 09 karena sama-sama pake jendela pesawat, cuma dari segi kenyamanan jelas jauh banget. Padahal K1 67 ini dulunya bekas kereta tidur SBGW yang pernah ada di Kereta Api Bima. 

Jendela boleh sama-sama kaya pesawat, tapi dari segi kenyamanan K1 67 beda jauh sama K1 09. Sejatinya K1 67 termasuk kereta api eksekutif angkatan tua, 1960-an. Tempat duduknya sendiri khas banget tahun 60-an. Nggak ada mejanya. Makanya sering diledekin zonk. Lebih menyedihkan lagi, sebagian K1 67 ada tembok ratapannya. Nah lho? Apa itu tembok ratapan?

Tembok ratapan itu tempat duduk yang nggak kebagian jendela. Itu biasanya di nomor 1C atau 13B. Kereta api eksekutif K1 67 sebetulnya punya rak bagasi di bagian ujung, tapi ada beberapa yang dihilangin dan diganti sama tempat duduk single seat. Kebetulan di K1 0 67 15 JAKK, yang dibawa Kereta Api Lodaya, tetap ada rak bagasi meski nggak ada single seat.

KERETA API LODAYA EKSEKUTIF K1 67 BEKAS KERETA API BIMA 1
Continue reading Kereta Api Lodaya Eksekutif K1 67, Bekas Kereta Api Bima?

Posted on

Kereta Api Lodaya Eksekutif Angkatan 1960-an.

Kereta Api Lodaya memang udah dapat alokasi kereta api eksekutif K1 09 ex-Gajayana. Tapi bukan berarti menghapus angkatan 60-an, karena ada kalanya sang macan membawa kereta api eksekutif tua tersebut. Tergantung mana yang siap operasi. 

Buat sebagian dari kamu keberadaan kereta api eksekutif angkatan tua di Kereta Api Lodaya boleh jadi sedikit bikin risih. Bukan apa-apa, pasalnya sang Macan udah dapat alokasi kereta api eksekutif K1 09 ex-Gajayana buatan PT.INKA Madiun yang disebut-sebut terbaik ke-2 setelah Argo Bromo Anggrek.

KERETA API LODAYA EKSEKUTIF ANGKATAN 60 AN -1

Continue reading Kereta Api Lodaya Eksekutif Angkatan 1960-an.