Posted on

Tiket Kereta Api Lebaran 2018: Estafet, Kenapa Nggak?

Enaknya sih dapat tiket kereta api lebaran yang langsung nyampe ke tujuan. Tapi seperti pengalaman yang udah-udah traffic yang padat sering kali bikin kita nggak kebagian, alhasil harus putar otak cari alternatif lain, diantaranya estafet. Transit di satu stasiun udah gitu lanjut sampe tujuan akhir. 

Mungkin hal seperti ini sangat kamu hindarin, estafet pindah-pindah kereta, boleh jadi kamunya berasa ribet atau gimana gitu. Tapi bisa juga jadi pilihan kalo seandainya kamu nggak kebagian tiket kereta api Lebaran 2018. Ya, daripada nunggu kereta api tambahan dan belum tentu dapat juga. Apalagi kalo pilihan kamu kereta api ekonomi yang banyak peminatnya karena murah dan nyaman.

Dari Daop 2 Bandung sendiri ada 4 rangkaian kereta api ekonomi reguler, antaralain Kereta Api Kahuripan (Kiaracondong-Blitar), Kereta Api Kutojaya Selatan (Kiaracondong-Kutoarjo), Kereta Api Pasundan (Kiaracondong-Surabaya Gubeng) dan Kereta Api Serayu (Cimahi-Kiaracondong-Purwokerto/Kiaracondong-Cimahi-Pasar Senen). Dari 4 kereta itu, Kereta Api Serayu punya 2 kali keberangkatan siang dan malam.

Kereta Api Kahuripan dan Kereta Api Kutojaya Selatan

TIket murah jadi alasan kenapa 2 kereta ini begitu diburu calon pemudik. Ya coba bayangin, cukup modal Rp 92.000,00 (termasuk admin) aja kamu udah bisa bablas sampe ke Blitar, begitu juga Rp 70.000,00 udah nyampe Kutoarjo. Mau nyambung ke Jogja atau Solo tinggal tambah lagi sekitar Rp 8.000,00 naik KRD Prameks. Makanya nggak heran cepat habis.

Sering kali yang pengen booking Kereta Api Kutojaya Selatan ke Kutoarjo malah nggak kebagian. Akhirnya pindah ke Kereta Api Pasundan yang tiketnya lebih mahal, Rp 94.000,00 (belum admin). Padahal cuma nyampe Kutoarjo doang. Tapi nggak ngaruh sih karena prinsipnya bisa mudik naik kereta api dengan ongkos murah aja udah bagus.

Sebenarnya bisa aja naik kereta api komersial yang tarifnya tanpa subsidi. Kalo lagi musim padat kaya lebaran tiket bisa naik, contoh aja Kereta Api Lodaya naik sampe 40%. Kelas bisnis biasanya cuma Rp 215.000,00 selama arus mudik dan balik lebaran tiketnya jadi Rp 330.000,00. Eksekutifnya juga sama, biasa Rp 320.000,00 naik jadi Rp 440.000,00.

Buat yang punya duit nggak jadi soal, tapi gimana yang budgetnya pas-pasan? Pasti bakal mikir sampe 2 kali pindah ke kereta api komersial. Pernah sih ada satu hari booking Kereta Api Malabar kelas eksekutif secara real time online tanpa bikin repot admin, tapi nggak disangka ternyata cuma nyampe Stasiun Kutoarjo. Nggak jelas si pemudik aslinya mau kemana.

Boleh jadi memang ke Kutoarjo, tapi mungkin aja pengen ke Jogja dan tiketnya habis jadi aja pilih nyampe Kutoarjo terus lanjut KRD Prameks atau Joglokerto.

Estafet Bisa Jadi Pilihan

Nah, ngomong-ngomong soal Kutoarjo, stasiun besar di Kabupaten Purworejo ini memang bisa dibilang stasiun transit yang punya nilai strategis. Di sini selain bisa lanjut ke Jogja atau Solo naik KRD Prameks, juga jadi titik terdekat ke Kota Wonosobo. Stasiun Kutoarjo jadi andalan warga Purworejo dan sekitarnya, terutama setelah layanan Kereta Api Feeder Purworejo di stop dan Stasiun Purworejo dimuseumkan.

Kamu mau ke Magelang atau Temanggung? Dari sini juga bisa. Hampir semua rangkaian kereta api jalur selatan yang dari Bandung atau Jakarta berhenti di sini. Makanya kenapa stasiun ini begitu strategis. Kaitannya sama tiket kereta api Lebaran 2018, Stasiun Kutoarjo bisa kamu jadiin pijakan buat estafet.

Misalnya tujuan akhir kamu ke Jogja, tapi tiket ke Jogja habis, kamu bisa pilih alternatif ke Kutoarjo. Turun di sini nanti tinggal lanjut KRD Prameks sampe ke Jogja. Begitu pula yang mau ke Solo bisa pake cara yang sama. Terus kalo kamu pengen ke Madiun, Kediri, Malang, Surabaya dan nggak dapat tiket langsung. Ambil aja jurusan Kutoarjo, nanti booking lagi sambungannya yang ke kota-kota itu.

Dari Kutoarjo kamu bisa ambil Kereta Api Logawa, atau bisa naik kereta api yang dari arah Jakarta/Bandung tinggal lanjut sampe habis. Biasanya kalo dari Kutoarjo suka ada aja kursi kosong. Itu bisa kamu manfaatin.

Alternatif transit lainnya bisa di Stasiun Tegal. Dari Bandung ada Kereta Api Ciremai Ekspres dan Harina. Adapun sambungannya kamu bisa naik Kereta Api Kamandaka kalo mau ke Semarang atau Purwokerto dan Kereta Api Kaligung ke Semarang.

Banyak sih kereta api sambungan yang bisa kamu manfaatin selain KRD Prameks, Kereta Api Logawa, Kereta Api Kamandaka dan Kereta Api Kaligung. Masih ada Kereta Api Joglokerto (Purwokerto-Solo Balapan), Kereta Api Wijaya Kusuma (Cilacap-Jogja-Solo Balapan), Kereta Api Malioboro Ekspres (Jogja-Malang), Kereta Api Sancaka (Jogja-Surabaya Gubeng), Kereta Api Ambarawa Ekspres dan Kereta Api Maharani (Semarang-Surabaya Pasar Turi).

Agak ribet memang kalo harus pindah-pindah kereta, tapi biar gimana juga namanya tiket kereta api lebaran banyak banget peminatnya. Bisa naik aja udah bagus. Selain itu jadwal perjalanan kereta api biarpun kadang ada delay itu lebih pasti dan terukur.

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *