Posted on

Kereta Jepang di Indonesia (5): KRL JR East 103, KRL Rheostatik Mild Steel Ber-AC

Sempat disinggung di postingan tentang Timbul Tenggelam Kereta Api Cisadane (dan KRL Cisadane Ekspres), rasanya kurang afdhol kalo nggak sekalian dibahas khusus KRL JR East 103, KRL Rheostatik Mild Steel Ber-AC yang notabene jadi salah satu Kereta Jepang di Indonesia. KRL ini sekarang udah nggak lagi dinas dan dirucat di Stasiun Cikaum. 

KRL JR East 103 awalnya dikira dinas KRL Cisadane Express¬†rute Manggarai-Tangerang di zamannya Divisi Jabotabek. Cuma setelah dikaji literatur lebih dalam ternyata lebih sering dinas KRL Benteng Ekspres di Jakarta Kota (JAKK)-Tangerang (TNG). KRL Cisadane Express sendiri pake Toei 6000 Series, termasuk yang kabin rakitan kaya 6227F “Lohan”. Kalopun (mungkin) pernah pake KRL JR East 103 itu sangat jarang.

KRL JR East 103 KRL Rheostatik Mild Steel Ber AC

Continue reading Kereta Jepang di Indonesia (5): KRL JR East 103, KRL Rheostatik Mild Steel Ber-AC

Advertisements
Posted on

Kereta Jepang di Indonesia (1): Lokomotif Uap C32 Seri JNR C12

Bukan KRL Rheostatik atau KRD MCW 301, ternyata kereta Jepang di Indonesia yang pertama Lokomotif Uap C32 Seri JNR C12 didatengin di masa penjajahan Dai Nippon untuk didinasin di Surabaya. Sayang nggak satupun yang tersisa.

Kebanyakan memang taunya kereta Jepang di Indonesia pertama kali ada tahun 1976 dimana pemerintah Orde Baru lewat Kementerian Perhubungan waktu itu datangin KRL Rheostatik Mild Steel Batch-1 sama KRD Shinko MCW 301 dari Jepang untuk modernisasi armada kereta api lokal perkotaan.

Continue reading Kereta Jepang di Indonesia (1): Lokomotif Uap C32 Seri JNR C12