Posted on

Murah Meriah Kereta Api Lokal Bandung Raya

Bukan tulisan baru tapi rasanya masih tetap perlu berbagi info sama kamu kalo di Bandung Raya ada moda transportasi berbasis rel bebas macet, apalagi kalo bukan Kereta Api Lokal Bandung Raya. 

Cukup bayar Rp 6.000,00 aja kamu udah bisa jalan dari Cicalengka di Bandung Timur ke Padalarang di Bandung Barat. Ujung ke ujung gitu lho. Jauh lebih murah dan efisien daripada naik transportasi lain, sebut aja angkot, dimana udah pasti kamu bakal harus gonta ganti di jalan. Belum lagi kalo abangnya lagi rese bisa-bisa diturunin di tengah jalan.

Murah Meriah Kereta Api Lokal Bandung Raya

Andalan Baraya Commuters

Rangkaian kereta api lokal atau komuter memang udah jamak di kota-kota besar. Di Jakarta misalnya punya KRL Commuter Line yang sekarang udah ngangkut hampir 1 juta orang setiap harinya dari daerah pinggiran kaya Cikarang atau Bogor menuju ibukota Jakarta. Rata-rata penumpangnya itu pekerja kantoran di Jakarta. Tapi nggak jarang ada pelajar atau mahasiswa ikut numpang disitu.

Kebayang di jam sibuk penuhnya kaya apa. Bisa berdiri aja udah bagus. Kebanyakan nggak terangkut dan akhirnya kepaksa deh mentok-mentoknya panggil transportasi online.

Di Bandung juga nyaris serupa. Bedanya rangkaian kereta api lokal di Bandung bukan KRL, tapi kereta biasa yang didinasin sebagai Kereta Api Lokal Bandung Raya. Awalnya rangkaian Kereta Api Lokal Bandung Raya pake Kereta Rel Diesel (KRD) / Diesel Multiple Unit (DMU). Mulai dari generasi KRD MCW 301, KRD MCW 302 sampe KRDE INKA hasil modifikasi KRL Ekonomi Hollec yang pernah dinas di Jabodetabek.

Cuma mulai tahun 2014 rangkaian KRD udah nggak lagi dinas sebagai lokalan, baik itu reguler atau patas. Semua diseragamin jadi pake rangkaian kereta api biasa yang ditarik lokomotif, CC 201 gantian sama CC 203 / CC 204. Namanya tetap Kereta Api Lokal Bandung Raya, meski nggak sedikit yang masih nyebut KRD Lokal Bandung Raya, meski nggak lagi pake KRD.

Murah Meriah

Berapa harga tiket kereta api lokal Bandung Raya? Jangan khawatir, cukup merogoh kocek antara Rp 5.000,00-Rp 6.000,00 kamu udah bisa naik lokalan ini dari Padalarang sampe Cicalengka. Kereta Api Lokal Bandung Raya berhenti di hampir semua stasiun yang ada di koridor itu, kecuali Stasiun Gedebage. Kenapa nggak berhenti di Stasiun Gedebage?

Stasiun Gedebage saat ini memang cuma difungsiin sebagai stasiun kereta api barang jurusan Stasiun Pasoso di Tanjung Priok. Jadi nggak lagi melayani naik turun penumpang. Kalopun ada kereta api Lokal Bandung Raya berhenti di Stasiun Gedebage biasanya buat persilangan atau disusul sama Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) karena petak Kiaracondong-Cicalengka masih single track.

Untuk stasiun besar, pastinya nggak akan jauh-jauh dari Stasiun Kiaracondong, Stasiun Bandung, Stasiun Cimahi dan Stasiun Padalarang. 3 stasiun yang disebut di awal malah melayani keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Jadi kamu juga bisa manfaatin Kereta Api Lokal Bandung Raya yang ongkosnya murah meriah sebagai feeder, tentu saja jamnya harus disesuaikan supaya jangan sampe ketinggalan kereta.


Note:

Leave a Reply