Posted on

Kereta Api Lodaya Eksekutif K1 67, Bekas Kereta Api Bima?

Kereta Api Lodaya sempat bawa kereta api eksekutif K1 0 67 15 JAKK di Bulan Maret 2018 lalu. Sekilas mirip K1 09 karena sama-sama pake jendela pesawat, cuma dari segi kenyamanan jelas jauh banget. Padahal K1 67 ini dulunya bekas kereta tidur SBGW yang pernah ada di Kereta Api Bima. 

Jendela boleh sama-sama kaya pesawat, tapi dari segi kenyamanan K1 67 beda jauh sama K1 09. Sejatinya K1 67 termasuk kereta api eksekutif angkatan tua, 1960-an. Tempat duduknya sendiri khas banget tahun 60-an. Nggak ada mejanya. Makanya sering diledekin zonk. Lebih menyedihkan lagi, sebagian K1 67 ada tembok ratapannya. Nah lho? Apa itu tembok ratapan?

Tembok ratapan itu tempat duduk yang nggak kebagian jendela. Itu biasanya di nomor 1C atau 13B. Kereta api eksekutif K1 67 sebetulnya punya rak bagasi di bagian ujung, tapi ada beberapa yang dihilangin dan diganti sama tempat duduk single seat. Kebetulan di K1 0 67 15 JAKK, yang dibawa Kereta Api Lodaya, tetap ada rak bagasi meski nggak ada single seat.

KERETA API LODAYA EKSEKUTIF K1 67 BEKAS KERETA API BIMA 1

Bekas Kereta Api Bima

Ngomongin kereta api eksekutif K1 67, termasuk K1 0 67 15 JAKK yang dibawa Kereta Api Lodaya, nggak bakal lepas dari Kereta Api Bima jaman old waktu masih punya layanan kereta tidur. Ya, kereta api Lodaya eksekutif K1 67 dulunya pernah dipake Kereta Api Bima sebagai kereta tidur jenis SBGW, atau kereta tidur kelas 2, buatan Gorlitz Jerman Timur.

Sedikit info Kereta Api Bima pertama kali dinas 1 Juni 1967 melayani rute Jakarta Kota (JAKK)-Surabaya Kota (SB) untuk perjalanan malam hari. Makanya dikasih nama Bima, singkatan dari Biru Malam, karena livery keretanya sendiri biru total. Nama Bima juga diambil dari salah satu tokoh perwayangan.

Di masanya Kereta Api Bima ini sangat revolusioner sebagai kereta pertama yang dilengkapi fasilitas AC freon kaya kereta sekarang. Cuma bedanya dulu AC-nya dialirin dari bawah. Kereta Api Bima jadi yang pertama dilengkapi kereta pembangkit dan tentunya fasilitas mewah layaknya hotel berbintang dalam bentuk kereta tidur yang dibagi dua kelas: kelas satu (SAGW) dan kelas dua (SBGW).

Keberadaan kereta tidur ini terus berlangsung sampe awal 1980-an, memasuki dekade itu layanan kereta api Bima sedikit demi sedikit mulai berubah jadi kereta api eksekutif biasa. Dimulai tahun 1984 saat kedatangan kereta eksekutif buatan Arad Rumania. Meski masih bawa 1-2 SBGW kenyamanan kereta api Bima terus menurun hingga di awal 1990-an semua kereta SBGW berhenti dinas dan dirubah jadi kereta api eksekutif biasa.

KERETA API LODAYA EKSEKUTIF K1 67 BEKAS KERETA API BIMA 2

Bekas kereta tidur SBGW ini dikasih kode K1 67 XX XX (sekarang K1 0 67 XX). Interiornya dirubah total dengan menghilangkan sekat-sekat kamar tidur. Nah karena itulah K1 0 67 15 JAKK yang dibawa Kereta Api Lodaya boleh jadi dulunya bekas kereta tidur SBGW punya kereta api Bima.

Masih ada sih beberapa kereta api eksekutif K1 0 67 sejenis, baik yang jendelanya kaya pesawat (retrofit) maupun jendela ukuran besar kaya punya kereta api eksekutif argo.

 


Referensi:

Kereta Api Ekspres Malam Bima. Mas Bagus Adventure. http://masbagusadventure.blogspot.com/2010/03/kereta-api-express-malam-bima.html

Advertisements
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.